Kalimat Arogan Polwan Pekanbaru yang Aniaya Pacar Adiknya: Saya Ini Polisi, Jangan Sepelekan Saya

"Saya dijambak, ditampar, diseret, dicubit dan dipukul sejadi-jadinya. Saya dikurung di kamar dan dimatikan lampu," kata korban yang bernama Riri.

Editor: Rizki A
preventionweb.com
Ilustrasi penganiayaan. Seorang polwan di Pekanbaru diduga melakukan penganiayaan terhadap pacar adiknya. 

TRIBUNTERNATE.COM - Seorang Polisi Wanita (Polwan) diduga melakukan penganiayaan terhadap pacar adiknya.

Diketahui, polwan tersebut berinisial IDR.

Dalam kasus penganiayaan itu, IDR dan ibunya, YUL, telah ditetapkan sebagai tersangka.

Polwan IDR menganiaya pacar adiknya karena tidak merestui hubungan mereka.

Sementara itu, korban penganiayaan IDR diketahui bernama Riri Aprilia Martin (25), warga Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Riau.

Aksi penganiayaan ini sempat viral di media sosial.

Saat melakukan penganiayaan, pelaku sempat mengatakan kalimat arogan.

"Saya ini Polwan, saya ini Brigadir, saya ini polisi jangan sepelekan saya," ucap IDR kepada korban yang tak lain adalah calon adik iparnya.

Riri mengungkapkan dugaan penganiayaan yang ia alami lewat akun Instagram miliknya, @ririapriliaaaaa.

Baca juga: Diminta Warganet untuk Beri Label Gula pada Produk Es Teh Indonesia, BPOM Sebut Itu Bukan Ranahnya

Baca juga: Dikritik Soal Kandungan Gula, Es Teh Indonesia Langsung Layangkan Somasi, Ini Sosok Pendirinya

Dalam pengakuannya, Riri dipukul bertubi-tubi hingga mengalami trauma mental.

Foto luka lebam di lengan kirinya yang disebut akibat penganiayaan itu juga turut diunggah.

"Saya dijambak, ditampar, diseret, dicubit dan dipukul sejadi-jadinya. Saya dikurung di kamar dan dimatikan lampu," kata Riri dalam unggahannya.

Perempuan berusia 25 tahun itu menyebutkan, penganiayaan itu dipicu lantaran dirinya dilarang menjalin hubungan cinta dengan adik dari Polwan itu.

"Saya ini Polwan, saya ini Brigadir, saya ini polisi jangan sepelekan saya," sebut Riri menirukan perkataan oknum Polwan penganiayanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved