Selasa, 2 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Harapan Chelsea Pupus Dapatkan Striker AC Milan, gara-gara Dihalangi Paolo Maldini?

Paolo Maldini menegaskan bahwa bintang Portugal itu ingin tetap tinggal di Italia.

Tayang:
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@iamrafaeleao93
Pemain AC Milan, Rafael Leao, yang diincar Chelsea. Paolo Maldini menegaskan bahwa bintang Portugal itu ingin tetap tinggal di Italia. 

TRIBUNTERNATE.COM - Harapan Chelsea untuk mendapatkan striker AC Milan, Rafael Leao pupus.

Hal ini disebut-sebut gara-gara sang direktur, Paolo Maldini.

Paolo Maldini menegaskan bahwa bintang Portugal itu ingin tetap tinggal di Italia.

Baca juga: Kesalahan Besar Thomas Tuchel sebelum Dipecat dari Chelsea, Kini Harus Diperbaiki Graham Potter

Dikutip TribunTernate.com dari mirror.co.uk, Paolo Maldini mulai menampik rumor bahwa AC Milan bisa kehilangan Rafael Leao yang kemungkinan hengkang ke Chelsea.

Leao muncul sebagai target transfer yang potensial untuk The Blues pada musim panas ini.

Baca juga: Chelsea Punya Kunci untuk Kalahkan Liverpool dan MU Cari Pengganti Kante: Berkat Graham Potter?

Ia telah membukukan 11 gol dan delapan assist di semua kompetisi musim lalu.

Penyerang Portugal itu begitu mengesankan dan Chelsea sepertinya akan terus mengejarnya meski sempat ditolak sang legenda Italia.

Maldini yang kini menjabat direktur teknis, semakin meragukan kemungkinan Chelsea bisa menggaet Leao.

Leao kabarnya juga tidak dapat memperpanjang kontraknya karena perselisihan yang tengah berlangsung dengan Sporting CP atas kepindahan sebelumnya ke Lille.

Baca juga: Graham Potter Diminta Todd Boehly Ikuti Gaya Lampard: Agar Chelsea Tak Ulangi Kesalahan Liverpool

Situasi sulit Leao ini dinilai Maldini juga sebagai penghambatnya untuk pindah ke Stamford Brige.

"Leao sedang dalam situasi sulit yang datang dari kepindahannya ke Lille, yang sangat memengaruhinya dan berarti dengan siapa kesepakatan dibuat bisa sering berubah," paparnya.

Maldini mengklaim bahwa Leao bahagia bersama AC Milan dan akan terus berkarier di sana untuk saat ini.

"Rafa berterima kasih kepada kami dan saya tertarik dengan apa yang dia katakan kepada kami."

"Dia paham bahwa jalannya pada tahun-tahun mendatang memang harus di Milan, dia memahami itu dan memberitahu kami banyak hal," ujar Maldini.

Baca juga: Nasib NGolo Kante di Chelsea: Dulu Dipertahankan Thomas Tuchel, Kini Terancam Diusir Graham Potter

Meski tak memungkiri bahwa hengkangnya Leao dari AC Milan bukanlah hal yang mustahil, namun Maldini seperti mengisyaratkan hal itu tak akan terjadi dalam waktu dekat.

"Akan ada negosiasi tapi kami tahu bahwa para pemain bagus harus dibayar sesuai dengan nilainya."

"Jika timnya semakin berkembang, Leao akan memiliki segalanya untuk bersaing secara maksimal."

"Tentu saja, tidak ada pemain yang tidak bisa pindah di tim mana pun seluruh dunia," ungkap Maldini.

Baca juga: Syok Thomas Tuchel Dipecat, Eks Chelsea Kini Wanti-wanti Graham Potter soal Pengeluaran The Blues

Todd Boehly Ingin Graham Potter Tiru Frank Lampard

Pemilik baru Chelsea, Todd Boehly, ingin mengembalikan gaya kepelatihan Frank Lampard.

Graham Potter bakal diminta mengikuti gaya Frank Lampard demi menghindari kesalahan yang dilakukan Liverpool.

Dikutip TribunTernate.com dari football.london, memang, Todd Boehly belum lama berkuasa di Chelsea.

Namun, dia memberi wewenang Graham Potter, yang juga belum lama di Chelsea, untuk merombak skuadnya.

Dengan dipilihnya Graham Potter sebagai pengganti Thomas Tuchel yang dipecat, pelatih baru diharapkan membawa kesegaran ide-idenya dari Brighton.

Kita baru melihat debut Potter yang membawa Chelsea pada hasil imbang saat melawan RB Salzburg di Liga Champions.

Pastinya ada banyak rencana yang akan dilaksanakan Potter untuk The Blues, di antaranya terkait usia para pemain.

Di bawah Tuchel hingga saat ini, Chelsea termasuk klub dengan rata-rata umur pemain tertua di Liga Inggris, menurut CIES Football Observatory.

The Blues memiliki delapan pemain berumur di atas 30 tahun, sedangkan usia rata-rata keseluruhan adalah 27,8 tahun.

Hanya Fulham dan West Ham yang punya umur rata-rata pemain lebih tua dari Chelsea.

Sedangkan Liverpool juga sama 27,8 tahun seperti Chelsea dan keduanya sedang berjuang keras, tak seperti Arsenal dan Manchester City yang kini di atas angin.

Liverpool pun kini performanya semakin memburuk.

Maka dari itu, umur para pemain menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh Potter.

Di bawah Lampard, Chelsea dipuji lantaran ada banyak talenta muda yang dimainkan berasal dari akademi The Blues.

Di antaranya Mason Mount, Callum Hudson-Odoi, dan Reece James yang mulai bersinar.

Ada pula Kai Havertz dan Timo Werner di tim muda Chelsea.

Sedangkan sekarang sudah berbeda. Dua musim Lampard bersama The Blues, usia rata-rata para pemain dalam setiap musim adalah 25,3 hingga 25,8 tahun.

Potter mungkin tertarik untuk mengatasi situasi ini pada jendela transfer mendatang.

Atau mungkin akan memberi kesempatan para pemain muda dari akademi untuk maju.

Potter juga dikenal suka untuk memainkan para pemain muda.

Bisa dilihat di Brighton di bawah kepelatihan Potter, memiliki pemain umur rata-rata termuda keenam (2020-2021) dan ketujuh (2021-2022) di Liga Inggris.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved