Viral Curhatan Ibu Gadis Difabel: Anak Dicabuli Tetangga yang Tunawicara, Penanganan Polisi Lamban

Dalam foto potongan chat yang beredar disebutkan bahwa anaknya baru akan menjalani visum tiga hari setelah lapor polisi.

Editor: Ifa Nabila
preventionweb.com
Ilustrasi pencabulan. Aksi pencabulan terjadi di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

"Ramainya laporan yang beredar di media sosial sekali lagi kami mohon maaf."

"Pada dasarnya kepolisian khususnya Polsek Sewon dalam hal ini sudah melakukan upaya pelayanan masyarakat," jelasnya.

Terpisah, Ombudsman RI Perwakilan DIY juga merepons kejadian tersebut.

Kepala Ombudsman RI DIY, Budhi Masturi mengatakan, setelah mengetahui kejadian itu, pihaknya langsung menghubungi Itwasda Polda DIY.

Pihaknya mendapat kejelasan bahwa sebenarnya petugas kepolisian sudah mengantarkan korban bersama orangtuanya ke RSUD Wirosaban.

Namun, pihak rumah sakit baru bisa melakukan visum pada hari Senin.

"Ini berarti problem pelayanannya ada di rumah sakit, Jumat itu kan hari kerja tapi tidak ada dokter spesialis terkait yang melayani."

"Sehingga harus menunggu Senin. Menurut saya penundaan visum berpotensi menghilangkan jejak kejahatan di tubuh korban," jelasnya, dikutip dari TribunJogja.com.

Budhi menyatakan, pihak kepolisian telah melakukan upaya pelayanan.

Akan tetapi terkendala ketiadaan dokter spesialis yang bertugas di RSUD Wirosaban pada hari Jumat.

"Masalahnya apa tidak ada diskresi rumah sakit untuk mendatangkan dokter spesialis di rumah sakit pada hari Sabtu atau Minggu?" terangnya.

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, Kompas.com/Markus Yuwono, TribunJogja.com/Santo Ari)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kasus Gadis Disabilitas Dirudapaksa Viral, Ibu Korban Curhat Anaknya Baru Bisa Visum setelah 3 Hari

Sumber: Tribun Ternate
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved