Pemilu 2024
Akademisi Minta Bawaslu Halmahera Utara Bersikap Profesional pada Rekrutmen Panwascam Tahun Ini
Akademisi Universitas Hein Namotemo meminta Bawaslu Halmahera Utara untuk bersikap provesional terhadap rekrutmen Panwascam tahun ini.
TRIBUNTERNATE.COM - Akademisi Universitas Hein Namotemo Halmahera Utara, Gunawan Abas meminta.
Agar penerimaan anggota Panwascam tahun ini, yang dilakukan Bawaslu Halmahera Utara, harus transparan dan provesional.
Di mana tahap pendaftaran anggota Panwascam Halmahera Utara, sudah berakhir Rabu (27/9/2022) kemari.
Bawaslu Halmahera Utara selaku pelaksana mencatat, serapan rekrutmen Panwascam tahun ini sebanyak 218 pelamar.
Baca juga: Ketua DPD PKS Kota Ternate, Hariadi Hardy: Saat Ini, Kami Belum Putuskan untuk Berkoalisi
Sementara dua kecamatan diperpanjang, yaitu Kecamatan Loloda Utara dan Kecamatan Loloda Kepulauan.
Sebab tidak memenuhi kuota 30 persen perempuan, sesuai pada aturan yang berlaku.
"Perekrutan jajaran pengawas Ad hoc, harus transparan dan profesional, "pintanya, Rabu (28/9/2022).
Dalam rekrutmen, Bawaslu Halmahera Utara diminta harus bisa menjaring Panwascam, yang punya kapasitas dan memahami tentang Pemilu.
Sebab, pengawas Ad hoc terbukti punya peran besar, dalam menykseskan Pemilu 2024 nanti.
"Yang direkrut Panwascam tentu punya kapasitas, karena menjalankan fungsi pengawasan pada tahapan Pemilu 2024, "imbuhnya.
Sembari menjelaskan, Panwascam menjadi ujung tombak pelaksanaan, pengawasan pada saat Pilkada.
Baca juga: Presiden Jokowi Sebut Belum Tahu Status Sofifi, Meski Selalu Semobil dengan Gubernur Maluku Utara
Karena itu, Bawaslu Halmahera Utara harus lebih selektif, dalam melakukan rekrutmen anggota Panwascam tahun ini.
"Dalam rekrutmen Panwascam, harus teransparan atau istila orang dekat yang bisa membekup dalam tes kelulusan, semua harus sesuai dengan potensi dan pemahaman tentang kepemiluan."
"Yang menjadi anggota Panwascam di Halmahera Utara, betul-betul berjalan transparan, akuntabel sebagai fungsi pengawasan, "pungkasnya. (*)