Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Jokowi Minta PSSI Hentikan Liga 1 akibat Kericuhan Kanjuruhan: Sampai Perbaikan Pengamanan Selesai

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta PSSI menghentikan sementara pelaksanaan Liga 1 2022/2023 menyusul ricuh pascalaga Arema FC vs Persebaya.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi meminta PSSI menghentikan sementara pelaksanaan Liga 1 2022/2023 menyusul ricuh pascalaga Arema FC vs Persebaya. 

TRIBUNTERNATE.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta PSSI menghentikan sementara pelaksanaan Liga 1 2022/2023.

Hal ini menyusul kericuhan yang terjadi pascalaga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu (1/10/2022).

Kericuhan yang menewaskan 129 orang (per Minggu (2/10/2022) pagi) ini membuat laga Liga 1 harus dihentikan.

Baca juga: Kapolda Jatim Sebut Gas Air Mata di Kerusuhan Kanjuruhan Sesuai Prosedur, padahal Pelanggaran FIFA

Jokowi tidak menyebut secara spesifik sampai kapan Liga 1 dihentikan.

Namun, sang presiden menyebut sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan selesai dilaksanakan.

Baca juga: Kericuhan Pascalaga Arema Vs Persebaya di Pemberitaan Internasional, Singgung Piala Dunia Indonesia

Perintah ini diungkapkan oleh Jokowi melalui YouTube Sekretariat Presiden.

"Saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang, saudara-saudara kita dalam tragedi sepak bola di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur," ucap Jokowi.

Jokowi sudah memerintahkan para pejabat bawahannya untuk ikut andil menangani situasi ini.

"Saya telah meminta Menteri Kesehatan dan Gubernur Jawa Timur untuk memonitor khusus pelayanan medis bagi korban yang sedang dirawat di rumah sakit agar mendapatkan pelayanan terbaik."

"Saya juga telah memerintahkan kepada Menpora, Kapolri, dan Ketua Umum PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepak bola dan juga prosedur pengamanan penyelenggaraannya," paparnya.

Baca juga: Trending Twitter, Fakta Tragedi Kanjuruhan dalam Laga Arema FC Vs Persebaya yang Tewaskan 127 Orang

Selain meminta Kapolri untuk melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus kericuhan ini, Jokowi juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan Liga 1.

Jokowi menyoroti soal prosedur pengamanan yang ternyata juga berdampak tidak semestinya dalam kerusuhan ini.

"Saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai perbaikan dan evaluasi prosedur pengamanan dilakukan," tegasnya.

Jokowi menyesali terjadinya kekacauan ini dan berharap ini yang terakhir kalinya terjadi di Indonesia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ternate
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved