Ricuh Seusai Laga Arema VS Persebaya, Morotai United Minta Panitia Liga I Serius Urus Sepakbola

Pengurus Morotai United (MU) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara,  meminta panitia panitia Liga I serius mengurusi sepak bola.

Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com/Fizri Nurdin
Husen Mony, Pengurus Morotai United (MU), meminta panitia liga I serius menangani sepak bola di Indonesia, Minggu (3/10/2022) 

TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI- Pengurus Morotai United (MU) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara,  meminta panitia panitia Liga I serius mengurusi sepak bola.

Kekesalan tersebut disampaikan karena pertandingan Arema V S  Persebaya, pada Sabtu (1/10/2022) malam diwarnai kericuhan seusai laga.

Kericuhan terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, itu menyebabkan 129 orang tewas.

Kepada Tribunternate.com Husen Mony mengatakan,  kaget melihat  terjadi kericuhan antar suporter Arema dan Persebaya sesusai laga.

"Tentu kejadian ini sangat mengagetkan kami. Kami merasa bahwa kejadian tadi malam itu merupakan kejadian terburuk sepanjang pertandingan di Indonesia,"katan Husen ditemui di kediamannya, Minggu (3/10/2022).

"Kalau saya melihat pengurus tidak serius.  Karena harusnya ini dipertimbangkan untuk meminimalisir penonton dua bela pihak,"katanya.

Baca juga: KONI Ternate: Insiden Arema VS Persebaya Jadi Pelajaran Klub Sepak Bola di Indonesia

Bagi Husen kejadian seperti ini sudah sering terjadi harusnya panitia lebih jelih, apalagi Suporter-suporter tim-tim yang biasanya buat kekacauan harus dibatasi.

"Karena sering kita lihat Arema dan Surabaya ini kan suporternya cukup luar biasa. Ya, kalau Surabaya dan Arema ini ketemu itu penontonnya pasti membludak,"

"Kami dari klub-klub yang ada di Maluku Utara sangat sesalkan. Kami harap panitia Liga I  jeli melihat persoalan ini,"pintanya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Ternate
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved