Liga Inggris
Jurgen Klopp Berusaha Tenang demi Darwin Nunez meski Ngaku Ngeri Sendiri Lihat Kondisi Liverpool
Sebagai pemain baru, Darwin Nunez memang dalam kondisi yang tidak mudah dengan Liverpool yang saat ini terpuruk.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, sepertinya berusaha tenang untuk pemain barunya, Darwin Nunez.
Sebagai pemain baru, Darwin Nunez memang dalam kondisi yang tidak mudah dengan Liverpool yang saat ini terpuruk.
Jurgen Klopp pun berusaha menenangkannya padahal dirinya sendiri sempat mengaku merasa ngeri melihat kondisi Liverpool saat ini.
Baca juga: Jurgen Klopp Sadar Suporter Liverpool Juga Tidak Yakin saat Jagoan Lawan Brighton: Bikin Jantungan
Dikutip TribunTernate.com dari theguardian.com, Jurgen Klopp sempat mengajak bicara Darwin Nunez dan meyakinkannya bahwa semua akan baik-baik saja.
Jurgen Klopp menyampaikan pada pemain Uruguay itu bahwa kondisi tim memang sedang tidak stabil sehingga adaptasinya pun terhambat.
Baca juga: Liverpool Vs Brighton Berakhir Seri 3-3, Jurgen Klopp Curhat Tidak PD dan di Bawah Tekanan
Nunez yang baru direkrut pada Juli 2022 dari Benefica baru menjadi starter dua kali.
Dia mencetak gol dalam dua penampilan pertamanya untuk Liverpool, yakni saat melawan Manchester City dalam Community Shield serta Fulham dalam Liga Inggris.
Kemudian disusul dengan pelarangan bertanding tiga kali karena melakukan kekerasa pada bek Crystal Palace, Joachim Anderson.
Nunez pun hanya bisa duduk di bangku cadangan selama tiga pertandingan terakhir.
Baca juga: Sosok Ini Bakal Jadi Pengganti Jurgen Klopp sebagai Pelatih Liverpool: Jika Dia Dipecat The Reds
Pertandingan terakhir Liverpool adalah melawan Brighton yang berakhir imbang dan membuat Klopp juga frustasi.
Meski demikian, Klopp berusaha meyakinkan Nunez bahwa waktunya nanti akan tiba untuk dirinya bersinar.
"Dia bagus. Tentu saja dia masih beradaptasi. Pemain baru datang dan semua orang membicarakannya dan ingin mereka segera bersinar," kata Klopp.
"Namun ada juga yang (bersinar) dari waktu ke waktu, dan ada juga yang tidak."
"Baru kemarin kami bicara panjang lebar dengannya (Nunez) melalui (asisten manajer) Pep Lijnders, karena bahasa Portugal saya masih belum bagus."
"Kami mengatakan padanya bahwa kami semua tenang," paparnya.
Baca juga: Graham Potter Bikin Banyak Perubahan di Chelsea hingga Dihujat, Akhirnya Menang Lawan Crystal Palace
Menurut Klopp, penting bagi pemain baru untuk bisa merasakan lingkungan yang tenang atau ikut panik terbawa suasana.
Klopp mencoba memahami kondisi Nunez yang sempat cedera hamstring dan kini dilarang dalam tiga pertandingan.
Kondisi Nunez tidaklah mudah sehingga Klopp mencoba membangun suasana tenang di skuadnya.
Jurgen Klopp Ngeri Lihat Kondisi Liverpool
Jurgen Klopp mencurahkan isi hatinya setelah pertandingan Liverpool melawan Brighton & Hove Albion FC pada Sabtu (1/10/2022).
Laga tersebut berakhir seri 3-3, melanjutkan tren buruk Liverpool akhir-akhir ini.
Jurgen Klopp menyadari bahwa, para suporter Liverpool pun merasa khawatir melihat performa klub idolanya.
Kekhawatiran para suporter Liverpool juga kerap terjadi jika selisih gol cuma satu.
Baca juga: Chelsea Diuntungkan Jelang Lawan AC Milan, Graham Potter Ungkap Kondisi NGolo Kante dkk yang Cedera
"Kalian ingat pertandingan-pertandingan di sini beberapa tahun lalu, di saat kami cuma unggul satu gol dan itu sering terjadi, semua orang seperti nyaris kena serangan jantung karena kami tidak (bertanding) meyakinkan pada saat-saat ini," ungkapnya.
Klopp menyebut performa Liverpool memang tidak meyakinkan dan hasil seri pun dirasa seperti kekalahan.
"Itu agak mengingatkan saya seperti hari ini. Saya tidak bisa mengatakan bahwa saya 100 persen yakin bahwa kami tidak akan kebobolan gol ketika kami unggul 3-2. Hasil 3-3 rasanya seperti kalah padahal tidak," ujar Klopp.
Menurut Klopp, para pemain sebenarnya bisa bermain jauh lebih baik, dan tugasnya hanyalah sebatas melatih dengan menyampaikan ilmu.
Klopp membutuhkan kestabilan dan konsistensi dari para pemainnya supaya bisa membentuk pertahanan yang baik, yang mana kini tak dimiliki Liverpool.
Sang juru taktik sampai merasa ngeri sendiri ketika menyaksikan skuadnya bertanding.
Jurgen Klopp Tidak PD dan Merasa di Bawah Tekanan
Jurgen Klopp curhat soal rasa kepercayaan diri yang rendah hingga merasa di bawah tekanan.
Laga kandang yang digelar di Stadion Anfield itu membuat Liverpool semakin terpuruk karena kehilangan poin untuk kelima kalinya dalam tujuh pertandingan.
Brighton, di bawah kepelatihan baru Roberto De Zerbi, awalnya memimpin 2-0 melalui gol ganda Leandro Trossard pada menit 4 dan 17.
Kemudian Liverpool berusaha menyamakan kedudukan melalui gol Roberto Firmino pada menit 33 dan 54.
Kemudian disusul gol dari Adam Webster pada menit 63 yang membuat Liverpool unggul sementara.
Namun, Leandro Trossard rupanya mencetak hattrick pada menit 83 sehingga kedudukan sama.
Jurgen Klopp mengakui rasa kepercayaan diri skuadnya kini sedang tidak tinggi di masa-masa sulit seperti ini.
"Tingkat kepercayaan diri kami sekarang tidak terlalu tinggi," ujar Klopp, dikutip dari theguardian.com.
"Di saat-saat sulit seperti ini, Anda harus berjuang sangat keras sehingga melangkah demi selangkah Anda baru bisa mendapatkan momentum untuk kembali percaya diri," sambungnya.
Pelatih asal Jerman itu sempat percaya diri saat Liverpool memimpin pertandingan, namun sayang momen itu tak berlangsung lama.
Ia juga menyadari bahwa kondisi skuadnya kini sedang berada di bawah tekanan.
Terlebih Klopp juga sadar bahwa Brighton tak bisa dianggap remeh.
"Kami berada di bawah tekanan, kami tidak mengabaikannya, kami tidak meningkatkan (tekanan) itu setiap hari, tapi tekanan selalu ada," ungkap Klopp.
"Kami ingin melakukan jauh lebih baik, meraih lebih banyak poin, memperbaiki posisi di klasemen dan kemudian kami tertinggal 2-0 melawan rival yang sangat bagus."
"Mereka selalu membuat kami bermasalah di sini. Mereka bermain di antara garis dengan sangat baik, kami harus terus berjuang," tuturnya.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)