Liga Champions
Saktinya Guardiola, Sekali Teriak Erling Haaland Langsung Cetak Gol di Laga Man City Vs Copenhagen
Kehebatan Pep Guardiola sebagai pelatih kembali tampak di laga Manchester City vs FC Copenhagen yang berakhir 5-0.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Kehebatan Pep Guardiola sebagai pelatih kembali tampak di laga Manchester City vs FC Copenhagen.
Pertandingan Liga Champions yang digelar di Etihad Stadium pada Kamis (6/10/2022) dini hari WIB tersebut berakhir dengan kemenangan 5-0 atas tuan rumah.
Sang bintang Manchester City, Erling Haaland mencetak gol pembuka pada menit ketujuh setelah adanya perintah dari Pep Guardiola.
Baca juga: Real Madrid Siap Rebut Erling Haaland, Manfaatkan Klausul Rilis Manchester City Senilai Rp 3 Triliun
Dikutip TribunTernate.com dari manchestereveningnews.co.uk, sebelum Erling Haaland mencetak gol, Joao Cancelo sempat tak mengambil kesempatan untuk memberi umpan silang dan memilih berbalik.
Setelah Manchester City kembali menguasai bola, Pep Guardiola berteriak pada Joao Cancelo dan memberi isyarat padanya untuk siap menerima bola dan memberi umpan silang.
Baca juga: Man City Permalukan Man United 6-3, Alasan Erik ten Hag Tak Mainkan Ronaldo: Ini seperti Penghinaan
Dalam 10 detik, Cancelo mendapatkan bola lagi dan dia melakukan persis apa yang disuruh Guardiola.
Dia berlari menuju kotak penalti, mengirim umpan silang, dan dibelokkan ke arah Haaland yang kemudian berbuah gol.
Cancelo memang melakukan assist, namun Guardiola adalah arsitek sejati dari gol pembuka tersebut.
Setelah mencetak gol pembuka, Haaland kembali mencetak gol pada menit 32.
Disusul gol dari Davit Khocholava pada menit 39, Riyad Mahrez pada menit 55, dan Julian Alvarez pada menit 76.
Baca juga: Liverpool dan Man City Rebutan Bintang Wolves: Klopp Pernah Tolak, Guardiola Puji Pemain Terbaik
Pep Guardiola Tidak Suka Dipuji
Pep Guardiola masuk dalam daftar pelatih sepak bola terbaik.
Mendapat gelar itu dan disertai banyak pujian, Pep Guardiola malah kesal, dikutip dari skysports.com.
Ia ingin publik fokus kepada para pemainnya, misalnya Erling Haaland yang begitu berprestasi.
Bukan malah fokus pada peran pelatih seperti dirinya.
Baca juga: Kehebatan Thomas Tuchel Jadi Motivasi Guardiola Gaet Haaland: Ditolak Chelsea, Jadi Bintang di City
Saat wawancara, Pep Guardiola membahas beberapa pertanyaan tentang seberapa cepat Erling Haaland beradaptasi dengan kehidupan di Manchester City.
Sang juru taktik mengatakan, pemain harus mendapat pujian atau apresiasi lebih dibandingkan manajer atau pelatih.
Menurut Pep Guardiola, pelatih klub sepak bola selalu mendapat pujian berlebihan.
Para pelatih dianggap punya pengaruh utama terhadap para pemain.
Hal ini membuat Pep Guardiola lebih banyak membahas tentang anak emasnya, Erling Haaland.
Guardiola sempat kesal saat laga melawan Sevilla, di mana skuadnya mengoper bola terlalu cepat kepada Haaland, meski laga itu berakhir kemengan 4-0 atas The Citizens.
Pelatih asal Spanyol ini juga menyinggung soal Haaland bakal ketemu mantan timnya, Borussia Dortmund di putaran kedua Liga Champions pada Kamis (15/9/2022) pukul 02.00 WIB.
Guardiola yang dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik di Liga Premier percaya bahwa keahlian para pemainnyalah yang paling menentukan hasil.
"Ini bukan soal apa yang harus kalian lakukan, tapi kapan kalian harus melakukannya. Itulah mengapa sepak bola itu sangat sulit," ujarnya.
"Saya mengatakan berkali-kali ketika kami membuat (analisis) dari video-video pertandingan dan kami mem-pause dan berkata 'Lihatlah, ada ruang di sana', ini palsu."
"Bagaimana kalian harus membuat keputusan, berapa kali kalian melakukannya, ini semua diserahkan kepada para pemain. Saya sudah bilang berkali-kali: Kami, para manajer, terlalu dipuja-puja atas pengaruh kami."
"Pertandingan itu milik mereka (para pemain), keputusan harus dibuat dan mereka dapat melakukannya (dalam pertandingan) dan mengulangnya lagi sebanyak yang mereka inginkan.
Untuk Haaland, Guardiola menyebut pemain Norwegia itu belum menunjukkan performa maksimal.
Menurutnya, Haaland masih punya banyak ruang untuk terus meningkatkan performa.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)