Selasa, 28 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Spanyol

Termasuk Soal Robert Lewandowski, Ini Sederet Alasan Performa Barcelona Terus Memburuk

Media olahraga asal Spanyol menyoroti sejumlah alasan yang menyebabkan Barcelona belakangan ini terus menampilkan performa yang mengecewakan.

Instagram/@_rl9
Robert Lewandowski saat latihan bersama para pemain Barcelona, 5 Oktober 2022 - Media olahraga asal Spanyol menyoroti sejumlah alasan yang menyebabkan Barcelona belakangan ini terus menampilkan performa yang mengecewakan. 

TRIBUNTERNATE.COM - Performa Barcelona FC seusai masa jeda internasional terlihat jelas anjlok dibandingkan sebelumnya.

Pada pertandingan terakhir melawan Celta Vigo, Senin (10/10/2022), Barca hanya mampu memenangkan pertandingan dengan skor akhir 1-0.

Dilansir Marca, berikut adalah sejumlah alasan menurunnya performa Barcelona:

1. Robert Lewandowski

Di awal masuk bergabung bersama Blaugranes, striker eks Bayern Munich, Robert Lewandowski, memberikan performa gemilang mencetak banyak gol.

Bahkan Lewandowski sempat mencetak hattrick ketika melawan Viktoria Plzen di UEFA Champions League (UCL) pada 7 September 2022 lalu.

Namun dalam pertandingan melawan Rayo, Bayern, Inter Milan, dan Celta, Lewandowski seolah kehilangan kemampuan mencetak gol.

Sebagai informasi, dalam total 11 pertandingan musim 2022-2023, Lewandowski telah mencetak 12 gol dan 2 assists.

Baca juga: Lihat Performa Barcelona Vs Celta, Xavi Ketar-ketir Hadapi Inter Milan: Akan Sulit Mengalahkan

Baca juga: Dibandingkan dengan Xavi, Eks Pelatih Barcelona Dihujat Habis-habisan Asal Main tanpa Taktik

Baca juga: Robert Lewandowski: Pra-Musim di Barcelona Sangat Intens, Lebih Sulit daripada di Bayern Munich

2. Pemain Belum Mencapai Titik Terbaik

Selain itu, ada beberapa pemain yang diyakini belum mencapai titik prima karier mereka.

Pemain seperti Raphinha, Ansu Fati dan Dembele disebut-sebut masih dalam tahap pertumbuhan menuju masa keemasan mereka.

3. Minimnya Pemain Cadangan

Faktor lainnya adalah pemain cadangan Barcelona yang tidak bisa menunjukkan performa memuaskan.

Buruknya performa pemain cadangan Barcelona terlihat dalam babak kedua laga Barca Vs Celta.

Sementara itu, Barcelona dalam kompetisi UCL sudah kalah dua kali berturut-turut melawan Bayern dengan skor akhir 2-0 dan Inter Milan dengan skor akhir 1-0.

Baca juga: Inter Milan Blak-blakan Bongkar Kelemahan Ter Stegen, Jadi Kunci Kemenangan saat Lawan Barcelona

Baca juga: Sesumbar Mampu Ciptakan Keajaiban, Petinggi Barcelona Yakin Bisa Pulangkan Messi ke Camp Nou

Xavi Ketar-ketir Hadapi Inter Milan

Sebelumnya diberitakan, pada pertandingan melawan Celta Vigo, Barcelona FC berhasil menang tipis dengan skor akhir 1-0.

Meski menunjukkan performa yang cukup baik saat babak pertama, Barcelona beberapa kali hampir kebobolan di babak kedua.

Total ada tiga tembakan yang diproduksi oleh Celta ke gawang Barca, namun semua berhasil diselamatkan oleh Marc-Andre Ter Stegen.

Dikutip dari Barcablaugranes, buruknya performa Barca di babak kedua kini menjadi sumber kekhawatiran Xavi Hernandez.

Xavi khawatir akan laga Barcelona vs Inter Milan yang digelar pada Kamis (13/10/2022) dini hari WIB.

Xavi memperingatkan para pemainnya jika mereka bermain seperti babak kedua melawan Celta, maka akan sulit memenangkan pertandingan melawan Inter Milan.

Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez
Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez (Sportsmax.tv)

"Jika kami bermain seperti yang kami mainkan di babak kedua hari ini, akan sulit untuk mengalahkan Inter," kata Xavi.

"Kami harus berkembang, kami harus kritis terhadap diri sendiri."

Xavi mengakui pada babak kedua Barca membiarkan Celta menekan dan melakukan perlawanan.

Terkait buruknya performa Barca pada babak kedua dalam pertandingan melawan Celta, Xavi menyebut adanya faktor kelelahan baik fisik maupun psikologis.

Dikutip dari Marca, Barca dan Celta memiliki statistik yang tak jauh berbeda.

Dari segi penguasaan bola, Barca memiliki angka sebesar 58 persen, sedangkan Celta 42 persen.

Sementara itu, kiper Celta berhasil melakukan penyelamatan sebanyak 4 kali, sedangkan Barca 3 kali.

Lalu, Barca total melakukan tendangan ke arah gawang sebanyak 5 kali, sementara Celta sebanyak 3 kali.

(TribunTernate.com/Qonitah)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved