Erik ten Hag Sama Saja dengan Ole Gunnar Solksjaer saat Latih MU: Sama Buruk, tapi Kini Berjenggot
Erik ten Hag disebut mirip dengan Ole Gunnar Solksjaer dalam hal pencapaian yang tidak terlalu bagus untuk klub.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Pelatih Manchester United, Erik ten Hag, dibandingkan dengan pendahulunya, Ole Gunnar Solskjaer.
Erik ten Hag disebut mirip dengan Ole Gunnar Solksjaer dalam hal pencapaian yang tidak terlalu bagus untuk klub.
Apalagi setelah Manchester United mengalahkan Omnia Nicosia 1-0 di Old Trafford dalam Liga Europa, Kamis (13/10/2022).
Baca juga: Manchester United Susah Payah Kalahkan Omonia Cuma Lewat 1 Gol Telat, Erik ten Hag Ngaku Tak Panik
Baca juga: Kelakar Graham Potter saat Disebut Wajahnya Makin Glowing sejak Jadi Pelatih Chelsea
Kemenangan Manchester United bukanlah kemenangan yang mudah dan gol pun tercipta terlambat pada menit ke-93 melalui tendangan Scott McTominay.
Mantan bek Chelsea yang juga seorang pakar sepak bola, Jason Cundy, pun mengaku teringat dengan sosok Solksjaer saat melihat Ten Hag.
Baca juga: Legenda Man United Sebut Graham Potter Lebih Baik dari Erik ten Hag, Ternyata Ini Alasannya
Pelatih asal Norwegia itu dulunya dipecat dari Setan Merah pada November 2021 setelah sejumlah penampilan yang mengerikan.
Di antaranya kekalahan 5-0 dari Liverpool dan 4-1 dari Watford.
Cundy pun menyamakan kegagalan Solskjaer dulu dengan Ten Hag.
"Tahukah kalian, sepertinya Ole masih duduk di bangku pelatih. Saya melihat tim United yang sekarang dan jujur saja, saya tidak melihat perubahan," ujar Cundy kepada talkSPORT.
"Telepon saya sekarang dan katakan di mana perbedaan dalam United yang kalian lihat sekarang dengan tahun lalu di bawah kepelatihan Ole," sambungnya.
Baca juga: Alasan Erik ten Hag Ogah Mainkan Ronaldo di Menit Terakhir Man City Vs MU: Kok Malah Panggil Martial
Cundy terkenang masa lalu di mana Solksjaer dalam posisi bahaya sebagai pelatih yang mana kini juga dilihat dalam diri Ten Hag.
"Kalian tahu ini mengejutkan. Dia (Ten Hag) hidup terombang-ambing. Karena dia tidak cukup baik, Ole juga tidak cukup baik," komentar Cundy.
Bicara soal skor melawan Omonia, Cundy lagi-lagi menyamakan reaksi Ten Hag yang tenang-tenang saja dengan Solksjaer.
"Performa malam ini, ya, oke. Hasilnya oke. Jika kalian senang dengan itu, ya kalian mendapat Ole lain di bangku pelatih sekarang. Saya tidak melihat perbedaan."
"Yang saya lihat hanya sosok lain duduk di sana dan berjenggot. Kalian tahu siapa yang saya lihat di bangku pelatih? Ole Gunnar Ten Hag," tuturnya.
Erik ten Hag Tenang saat Hadapi Omonia
Manchester United baru saja mengalahkan Omonia 1-0 dalam Liga Europa pada Jumat (14/10/2022) dini hari WIB.
Dalam laga yang digelar di Old Trafford itu, Manchester United berhasil mencetak gol lewat tenadangan Scott McTominay pada menit 90+3.
Setan Merah kini bertengger di peringkat dua klasemen, di bawah Real Sociedad.
Gol "telat" dari Scott McTominay ternyata tidak membuat sang pelatih, Erik ten Hag, panik.
Erik ten Hag ternyata cukup puas dengan performa anak asuhnya meski berusaha begitu keras mengalahkan Omonia.
Dikutip TribunTernate.com dari express.co.uk, Erik ten Hag blak-blakan mengaku bahwa gol banyak bukanlah targetnya.
"Tidak," jawabnya pendek.
"Sepak bola adalah tentang mencetak gol dan kami menciptakan begitu banyak peluang tapi bola masuk ke gawang hanya satu kali, tapi itu sudah cukup untuk menang dan kami senang dengan itu," sambungnya.
Erik ten Hag lebih memilih memberi pujian dan semangat kepada para pemainnya agar bersabar.
"Tetaplah bersabar, teruslah ada di posisi yang tepat, ciptakan peluang, jangan biarkan lawan menguasai, jadi saya pikir kami bermain cukup baik," ujar Ten Hag.
Ten Hag menyadari harusnya Setan Merah mencetak lebih banyak gol, namun ia lebih memilih untuk cuek soal seberapa banyak gol yang tercipta.
"Saya harap kami akan mencetak sejumlah gol pada minggu depan. Kami mengatakan di babak pertama bahwa kami harus tetap fokus."
"Ketika kalian bermain menghadapi lawan yang kompak secara defensif dan kalian tidak mencetak gol, kalian menjadi tidak sabar. Kalian bisa ceroboh dan kalah," paparnya.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)