Jurgen Klopp Terancam Dipecat jika Liverpool Kalah dari Manchester City, Eks The Reds Ungkap Hal Ini
Mantan gelandang Liverpool, Dietmar Hamann, menyebut nasib Jurgen Klopp akan sama saja seperti pelatih lainnya.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Mantan gelandang Liverpool, Dietmar Hamann, menyebut nasib Jurgen Klopp akan sama saja seperti pelatih lainnya.
Yakni jika tren negatif terus berlangsung, maka ada kemungkinan dipecat, dikutip dari football365.com.
"Dinamika di Liverpool tidak berbeda dengan di klub lain dan jika hasilnya tidak ada maka manajer akan berada di bawah tekanan."
Baca juga: Muncul Rumor Jurgen Klopp akan Dipecat dari Liverpool: Anfield Bakal Murka!
"Jika mereka dikalahkan minggu depan atau tidak menang saat melawan Manchester City, yang mana saat ini tampaknya sangat mungkin, mereka bisa terpaut delapan atau sembilan poin dari peringkat empat," paparnya.
Padahal, kata Dietmar Hamann, Liverpool "tidak bisa" jika sampai tak mendapatkan peringkat atas baik di Liga Inggris atau Liga Champions.
Baca juga: Liverpool Bantai Rangers 7-1, Mo Salah Cetak Hattrick dalam 6 Menit, Begini Komentar Jurgen Klopp
"Kita tahu manajemen (Liverpool) bukan tukang belanja besar-besaran dan kami jadi tahu betapa pentingnya bagi klub untuk berada di Liga Champions karena pendapatan yang didapatkan."
"Di suatu tahap nanti saya pikir mereka akan berdiskusi tentang pelatih dan saya tidak yakin seberapa jauh kita sekarang (dari pemecatan)," tuturnya.
Dietmar Hamann menyadari betapa Jurgen Klopp masih ingin mempertahankan posisinya, namun hal itu tak bisa menjamin masa depannya jika The Reds meneruskan tren negatif.
Baca juga: Liverpool Vs Manchester City, Virgil van Dijk Bocorkan Cara Hentikan Erling Haaland: Dia Mimpi Buruk
Jurgen Klopp di Ambang Pemecatan
Rumor pemecatan Jurgen Klopp ini muncul setelah Liverpool dibantai oleh Arsenal 2-3 pada laga Minggu (9/10/2022) lalu.
Namun, Jurgen Klopp sudah membantah soal akan adanya pembicaraan dengan FSG terkait masa depannya di Liverpool.
Sementara itu, seorang jurnalis Jerman, Marcel Reif, berpendapat pemecatan Jurgen Klopp bukanlah keputusan yang tepat.
Reif menyebutkan kemungkinan-kemungkinan lain di mana Liverpool masih bisa bangkit dan tak melulu salah Jurgen Klopp.
Baca juga: Aubameyang Makin Gacor saat Lawan AC Milan, Eks Kiper Chelsea Tidak Kaget: Dia Memang Berkualitas
"Saya masih yakin pada apa yang dimiliki Liverpool meski itu akan datang perlahan," ujar Reif kepada BILD, dikutip dari football365.com.
"Beberapa pemain tampak kelelahan, mungkin juga karena sikap Klopp yang suka menuntut," sambungnya.
Menurut Reif, Klopp juga rasanya masih dicintai oleh suporter.
Sehingga jika Klopp angkat kaki dari Anfield, maka itu harus dari keputusannya sendiri.
"Jika mereka memecatnya, Anfield bakal murka! Kalian tak bisa melakukan itu."
"Dia sudah tua dan cukup pintar. Jika dia merasa apa yang dia tuntut dan bagaimana dia menuntutnya dari tim tidak bisa lagi terpenuhi di Liverpool, maka dia akan berkata pada dirinya sendiri 'Cukup sudah'," paparnya.
Sosok Ini Disebut Bisa Gantikan Jurgen Klopp
Muncul sebuah nama yang diperkirakan bakal menggantikan posisi Jurgen Klopp jika dipecat dari Liverpool.
Sosok itu adalah Ange Postecoglou, yang kini melatih klub Skotlandia, Celtic.
Kemungkinan ini disebutkan oleh mantan pemain Celtic, Paul Slane.
Dikutip TribunTernate.com dari thekoptimes.com, Paul Slane yakin bahwa Ange Postecoglou bisa mengisi kekosongan kursi pelatih Liverpool jika Jurgen Klopp memutuskan hengkang atau dipecat.
Paul Slane begitu memuji Ange Postecoglou yang memenangkan Liga Utama Skotlandia pada musim pertamanya di klub.
Pelatih asal Australia berumur 57 tahun itu sebelumnya pernah melatih klub Jepang Yokohama F. Marinos.
Setelah sebelumnya didominasi berkarier di klub-klub Australia dan satu klub Yunani, Panachaiki, sejak 1995.
"Saya pikir dia akan menjadi pelatih Liverpool yang berikutnya ketika Jurgen Klopp memutuskan untuk hengkang atau Liverpool memutuskan untuk memecatnya," ujar Slane.
"Siapa lagi yang bisa mengambil alih jabatan itu di Liverpool setelah Klopp?" sambungnya.
Slane begitu yakin bahwa pelatih Celtic itu bisa melatih Liverpool karena pencapaiannya di Celtic meski hal itu terdengar konyol.
Postecoglou bisa disebut kurang pengalaman di liga Eropa jika dibandingkan dengan manajer klub raksasa Eropa lainnya.
Belum lagi Klopp juga sudah menandatangani kontrak pada April 2022 dan kariernya di Liverpool diperpanjang hingga akhir musim 2025-2026.
Kemungkinan Klopp akan duduk di kursi pelatih Liverpool dalam jangka waktu yang lama kecuali ada sesuatu drastis yang terjadi.
Sementara, peluang Klopp untuk dipecat juga sangat minim.
Mengingat para dewan di Liverpool memberi kepercayaan penuh kepadanya.
Pelatih berumur 55 tahun itu juga sudah mendampingi masa-masa sukses Liverpool di Anfield dan menjadikannya salah satu tim terkuat di Eropa.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)