Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Karier Erling Haaland Bisa Hancur oleh Guardiola di Man City, Ibrahimovic Peringatkan saat di Barca

Karier bintang Manchester City, Erling Haaland, bisa hancur gara-gara sang pelatih, Pep Guardiola.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@erling.haaland - @iamzlatanibrahimovic
Bintang Manchester City, Erling Haaland dan legenda AC Milan, Zlatan Ibrahimovic. Karier Erling Haaland bisa hancur gara-gara sang pelatih, Pep Guardiola. 

TRIBUNTERNATE.COM - Karier bintang Manchester City, Erling Haaland, bisa hancur gara-gara sang pelatih, Pep Guardiola.

Atas hal ini, Erling Haaland sampai mendapat peringatan dari legenda AC Milan, Zlatan Ibrahimovic.

Menurut Zlatan Ibrahimovic, Erling Haaland harus bisa untuk tidak membiarkan ego Pep Guardiola menggagalkan kariernya di Manchester CIty.

Baca juga: Kondisi Erling Haaland Belum Jelas, Pelatih Fulham Siap Lawan Man City: Kami Anggap Dia Sudah Sembuh

Baca juga: Liga Champions: Man City Hajar Sevilla 3-1 tanpa Erling Haaland, Guardiola Banggakan Julian Alvarez

Dikutip dari mirror.co.uk, Erling Haaland memang menjadi andalan Manchester City dengan sejauh ini sudah membukukan 22 gol dari 15 pertandingan.

Manchester City menggelontorkan 51 juta poundsterling atau sekitar Rp 899 miliar untuk mendatangkan Erling Haaland dari Borussia Dortmund.

Pemain 21 tahun itu langsung bisa beradaptasi dengan Pep Guardiola dan skuadnya.

Namun, di balik kesuksesan Haaland saat ini, Ibrahimovic memberinya peringatan soal Guardiola.

Baca juga: Jelang Hadapi Man City, Bos Fulham Ogah Bandingkan Mitrovic dengan Erling Haaland: Dia Jagoan Kami

Ibrahimovic berkaca dari pengalamannya sendiri saat bekerjasama dengan Guardiola di Barcelona pada 2009-2010.

Hubungan Ibrahimovic dan Guardiola hancur sebelum ia bergabung dengan AC Milan.

Ibrahimovic marah lantaran waktunya di Barcelona tidak dihargai dan seperti dikorbankan untuk Lionel Messi yang menggantikan posisinya.

Mantan kapten Timnas Swedia itu kemudian berselisih dengan Guardiola lantaran keduanya bentrok dalam hubungan profesional mereka.

Baca juga: Rico Lewis Pecah Rekor Pemain Termuda Cetak Gol di Debut Liga Champions, Rebut dari Karim Benzema

Pada 2016, Ibrahimovic sempat menjawab pertanyaan soal Guardiola, "Banyak hal telah terjadi sejak saat itu hingga sekarang, jadi bagaimana dia bekerja hari ini saya tidak tahu, dan saya tidak peduli karena dia bukan pelatih saya."

Dalam siaran Canal Plus, Ibrahimovic melontarkan pujiannya untuk Haaland.

"Saya sangat menyukainya, dia adalah pemain yang sangat cerdas."

"Dia tidak melakukan hal-hal yang berada di luar jangkauannya. Dia tidak bersusah payah mengejar bola, dia menunggu di depan gawang dan mencetak gol," pujinya.

Baca juga: Guardiola Ungkap Alasan Lepas Gabriel Jesus dari Manchester City ke Arsenal, gara-gara Haaland?

Bagi Ibrahimovic, Haaland adalah perpaduan antara tiga pemain, yakni Filippo Inzaghi, David Trezeguet, dan Christian Vieri.

Veteran AC Milan itu memperingatkan Haaland agar waspada terhadap Guardiola.

"Apakah Guardiola mampu mengembangkannya? Itu tergantung pada ego yang dimiliki Guardiola."

"Apakah dia membiarkan dirinya lebih berkembang dari Haaland atau tidak. Dia tidak membiarkan saya atau yang lain menjadi berkembang," tuturnya.

Baca juga: Graham Potter Girang Denis Zakaria Jebol Gawang Dinamo, tapi Chelsea Harus Korbankan Pemain Lagi

Pep Guardiola Ungkap Alasan Lepas Gabriel Jesus, gara-gara Erling Haaland?

Pep Guardiola membeberkan alasannya melepas Gabriel Jesus ke Arsenal.

Pep Guardiola mengaku tahu betul apa yang dia lakukan dan tak ada rasa penyesalan untuk melepas Gabriel Jesus.

Diketahui, Gabriel Jesus hijrah ke Arsenal dengan harga 45 juta poundsterling atau sekitar Rp 809 miliar pada musim panas lalu.

Pemain Arsenal, Gabriel Jesus dan pemain Manchester City, Erling Haaland.
Pemain Arsenal, Gabriel Jesus dan pemain Manchester City, Erling Haaland. (Instagram.com/@dejesusoficial - @erling.haaland)

Kehadiran Gabriel Jesus ke Arsenal seperti angin segar karena begitu membantu pasukan Mikel Arteta ke puncak klasemen Liga Inggris.

Arsenal hanya kalah satu kali musim ini dan menjadi rival terbesar bagi Manchester City sebagai juara Inggris.

Gabriel Jesus saat itu menegaskan dirinya akan pindah ke Arsenal jika Manchester City jadi mengontrak Erling Haaland dari Borussia Dortmund.

Namun, Pep Guardiola tidak menyiratkan bahwa dirinya membiarkan kepergian Gabriel Jesus karena Erling Haaland.

"Setiap pemain itu berbeda. Saya pikir para pemain memberi kami apa yang bisa mereka berikan, seperti Raheem, Oleks, dan Gabby," ungkap Guardiola.

"Setelah apa yang mereka berikan pada kami, mereka berhak memilih di mana mereka ingin bermain."

"Jika mereka tidak ingin bermain untuk Arsenal atau Chelsea, mereka pasti masih di sini," paparnya.

Guardiola mengaku membebaskan anak asuhnya untuk memilih, termasuk Gabriel Jesus.

"Tapi jika mereka bertaahn di sini, kenapa kami harus bilang bahwa mereka tak bisa di sana (klub lain)?"

"Saya rasa mereka berhak berada di klub besar, klub-klub besar yang ingin mereka bermain untuknya dan pergi ke mana pun sesukanya."

"Saya tidak ngobrol dengannya (Gabriel Jesus). Dia bisa melakukan apa yang dia inginkan. Setiap situasi itu berbeda," tuturnya.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved