Sinopsis Film
Trending di Netflix, Sinopsis Film All Quiet on the Western Front: Realita Kelam Perang Dunia I
Salah satu film yang sedang trending di Netflix adalah All Quiet on the Western Front yang menceritakan bagaimana nasib anak muda dalam Perang Dunia I
TRIBUNTERNATE.COM - Salah satu film yang sedang trending di Netflix adalah All Quiet on the Western Front. Berikut sinopsis selengkapnya.
Secara garis besar, film All Quiet on the Western Front menceritakan perubahan emosional sekelompok pemuda Jerman yang syok dan ketakutan saat diterjunkan dalam Perang Dunia I karena realita perang tak sesuai ekspektasi mereka.
Film All Quiet on the Western Front yang bergenre drama dan perang ini memiliki rating 7,9 dari total 10 bintang di IMDb.
Baca juga: Trending di Netflix, Sinopsis Film Lost Bullet: Aksi Mekanik Berandal Melawan Polisi Korup
Baca juga: Sinopsis Lengkap Enola Holmes 2: Diangkat dari Kisah Nyata, Muncul Sosok Moriarty, Awas Spoiler
Baca juga: Trending di Netflix, Sinopsis Film Hellhole (2022): Kisah Horror Sebuah Biara di Tahun 1987
All Quiet on the Western Front dibintangi oleh Felix Kammerer, Albrecht Schuch, dan Aaron Hilmer.
Dirilis tahun 2022, film ini dapat disaksikan melalui platform streaming film, Netflix.
Berikut sinopsis film All Quiet on the Western Front (2022)

Baca juga: Trending di Netflix, Sinopsis Film The Chalk Line: Pasutri Adopsi Anak Kecil Penuh Misteri
Film ini menceritakan sekelompok anak muda di Jerman yang mendaftar menjadi tentara dalam Perang Dunia I melawan Prancis dan aliansinya.
Para pemuda ini awalnya begitu semangat dan tak sabar ikut berperang karena dicekoki oleh pemikiran patriotisme dan kehormatan.
Semangat mereka begitu berapi-api ingin membela Tanah Air dan mengalahkan musuh.
Namun semangat perang para pemuda itu seketika sirna ketika mereka berada langsung di medan perang.
Dihujan serangan artileri yang tiada henti, para pemuda ini seharian berlindung di parit (trench) yang lembab, bau dan penuh genangan air.
Sewaktu-waktu mereka dapat mati akibat perintah komandan mereka yang menyuruh mereka maju ataupun karena terkena serangan artileri.
Film ini nantinya akan mengikut kisah salah satu pemuda berusia 20 tahun bernama Paul Baumer yang semangat perangnya perlahan berubah menjadi rasa takut, trauma dan putus asa.
(TribunTernate.com/Qonitah)