Piala Dunia Qatar 2022
Pelatih Inggris Gareth Southgate Tak akan Tiru Guardiola atau Klopp di Piala Dunia: Pilih Anteng
Gareth Southgate lebih memilih duduk anteng daripada berdiri di tepi lapangan sambil meneriakkan instruksi seperti Pep Guardiola atau Jurgen Klopp.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate, mengaku tak akan meniru pelatih lain seperti Pep Guardiola atau Jurgen Klopp.
Yang dimaksud meniru adalah gayanya dalam mendampingi anak asuh saat bertanding.
Gareth Southgate lebih memilih duduk anteng daripada berdiri di tepi lapangan sambil meneriakkan instruksi seperti Pep Guardiola atau Jurgen Klopp.
Baca juga: 5 PR Utama Guardiola setelah Kontrak Baru Man City: Yakinkan Erling Haaland hingga Ganti Kyle Walker
Baca juga: Pemuda Iran Ditembak Aparat gara-gara Bunyikan Klakson Rayakan Kekalahan Lawan AS di Piala Dunia
Dikutip dari mirror.co.uk, Gareth Southgate berhasil mengantarkan Timnas Inggris ke babak 16 besar Piala Dunia.
Ia juga mengantarkan Inggris ke semifinal Piala Dunia empat tahun lalu serta final Euro tahun lalu.
Yang membedakan adalah kini Southgate lebih banyak diam di Piala Dunia Qatar.
Southgate mengungkapkan, dirinya memang sengaja memilih anteng duduk berdiam dibanding berdiri di area teknis tepi lapangan.
Pelatih Inggris itu mengaku dirinya mulai melakukan pendekatan yang berbeda setelah Covid-19.
Baca juga: Guardiola dan Xavi Hernandez Rebutan Ilkay Gundogan, Kapten Man City Bakal Diikhlaskan ke Barcelona?
Di mana saat pandemi merebak, ia selalu berdiri di tepi lapangan mencoba memotivasi para pemain ketika pertandingan digelar tanpa penonton.
Southgate kini menyadari bahwa tidak ada gunanya untuk terus berteriak di pinggir lapangan dan lebih memilih membiarkan anak asuhnya bekerja dengan sendirinya.
"Saya punya sedikit kebiasaan selama Covid-19, saya berdiri di tepi karena kalian pasti merasa mereka membutuhkan lebih banyak dorongan dari sisi lapangan karena tidak ada penggemar," paparnya.
"Tapi saya lebih bahagia hanya menunggu pertandingan selesai dan menikmati momen dengan sungguh-sungguh."
"Saya tidak benar-benar perlu untuk mengarahkan setiap bola untuk para pemain, saya percaya mereka dan rasanya menyenangkan untuk duduk dan menonton lebih leluasa," jelasnya.
(TribunTernate.com/Ifa Nabila)