Halmahera Selatan

652 Calon Anggota PPK Halmahera Selatan Lulus Adminstrasi, KPU Minta Jangan Kaku di Tahapan CAT

652 Calon Anggota PPK di Halmahera Selatan dinyatakan lulus adminstrasi, KPU minta jangan kaku di tahapan seleksi tertulis.

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Nurhidayat Hi Gani
PEMILU: Ketua Divisi Sosdikli, Parmas dan SDM KPU Halmahera Selatan, Yaret Colling ketika menjelaskan tahapan seleksi PPK untuk Pemilu 2024, Senin (5/12/2022). Dia menyebut ada 652 yang dinyatakan lulus seleksi adminstrasi. 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - KPU Halmahera Selatan, resmi mengumumkan nama-nama peserta calon anggota PPK untuk Pemilu 2024, yang lulus seleksi administrasi, Senin (5/12/2022).

Ketua Sosdikli, Parmas dan SDM KPU Halmahera Selatan, Yaret Colling mengatakan, sejak pembukaan pendaftaran PPK hingga penutupan.

Terdapat 673 pendaftar, yang resmi mengunduh berkas melalui, Sistem Informasu anggota KPU dan Badan Adhoc (SIAKBA) di Halmahera Selatan.

Dari ratusan pendaftar, 21 pendaftar dinyatakan gugur dan 652 diluluskan, untuk mengikuti seleksi tertulis berbasis Computer Assisted Test (CAT).

Baca juga: Pulau Widi di Halmahera Selatan Dilelang Pihak Asing, Dandim 1509 Labuha: Ini Bukan Objek Jual Beli

"Pada saat seleksi adminsitrasi itu, kurang lebih ditemukan 21 tidak memenuhi sayarat, dan memenuhi syarat itu ada 652."

"Yang kami terima sebagai calon anggota PPK yang akan mengikuti seleksi lanjutan, yaitu seleksi tertulis, "ujarnya.

Untuk seleksi tertulis berbasis CAT, lanjut Yaret, jadwalnya dimulai pada tanggal 8 hingga 9 Desember 2022.

Berlangsung di SMK Misbahul Aulad Labuha dan SMK Informatika Muhammadiyah Halmahera Selatan, dengan metode sift.

"Hari pertama di masing-masing sekolah ada 4 sift, nanti di hari kedua ada 2 dan 3 sift. "ternganya.

Menurutnya, dalam seleksi tertulis berbasis online ini, ada sekitar 75 pertanyaan yang dilampirkan di dalam soal masing-masing peserta, dengan durasi waktu 90 menit.

Dia juga menegaskan, seleksi tertulis memlui CAT, pnilaiannya murni hasil pekerjaan masing-masing peserta, tanpa ada intervensi dari luar.

"CAT ini bukan berarti selama ini ada intervensi, tapi bagaimana kita mencoba menjawab keresahan publik."

"Tentang hasil yang disampaikan ke publik atau hasil yang dkerjakan teman-teman peserta, supaya ini memang murni. Dan selama ini memang murni, "tegasnya.

Kendati begitu, Yaret mengaku setiap tahapan seleksi PPK, pihaknya akan meminta tanggapan publik terkait rekam jejak para peserta selama 3 hari.

"Jadi misalkan tahapan administrasi ini, tetap kami meminta tanggapan publik bagi teman-teman yang ada indikasi-indikasi lain, "tuturnya.

Baca juga: Jagokan Brasil di Piala Dunia 2022, Kadis Damkar Halmahera Selatan: Korea Selatan Bukan Apa-apa

Oleh karena itu, Yaret meminta kepada para peserta calon anggota PPK yang bakal mengikuti seleksi tertulis berbasi CAT, tidak perlu kakuh dan takut.

Karena cukup sederhana jika memahami lebih jauh apa itu penyelenggara Pemilu, dan mekanisme penyelenggaraannya seperti apa.

"Jadi baiknya dasar-dasar itu dulu, mereka tidak perlu ragu. Apa yang mereka lakukan tentu itu adalah pon mereka. Jadi jangan ragu-ragu, "pintanya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved