Kejari Morotai Serahkan Uang Pengembalian Korupsi ke Pemkab Sebesar Rp 346 Juta

Uang dikembalikan itu sebesar Rp 346.685.469 disetor ke rekening kas Daerah melalui Bank Maluku.

Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com/ Fizri Nurdin
Penandatangan berita acara oleh Kejari Morotai Sobeng Suradal, kemudian Kasi Pidsus Kejari Morotai David Ardianto, dan Kepala BPKAD Morotai Suriani Antarani, yang berlangsung di kantor Kejaksaan Negeri Morotai, Rabu (7/12/2023) 

TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI - Kejaksaan Negeri menyerahkan  uang pengembalian perkara tindak pidana korupsi ke pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai.

Uang dikembalikan itu sebesar Rp 346.685.469 disetor  ke rekening kas Daerah melalui Bank Maluku.

Pengembalian sejumlah uang terkait

kasus korupsi proyek pembangunan Gedung dan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sangowo Kecamatan Morotai Timur tahun 2018 sebesar Rp 500 juta.

Kasi Pidsus Kejari Morotai, David Ardianto mengatakan di dalam berita acara pengembalian (BAP) ini, telah ditandatangani kejari bersama kepala BPKAD Morotai.

"Jadi setelah dilakukan penandatanganan BAP, kemudian bukti setoran langsung kami serahkan ke Kepala BPKAD,"katanya, Rabu (7/12/2022).

"Kami kembalikan uang ke Kas Daerah sesuai dengan putusan PN Tipikor Ternate, itu sama seperti tuntutan terkait uang pengantinnya," sambungnya

David menjelaskan, pengembalian uang pengganti dilaksanakan karena sudah dinyatakan inkrah, atau telah memiliki putusan hukum tetap.

"Tiga terdakwa yakni Benny Garuda, Yongki Makangiras dan Faruk Abdullah divonis 1 tahun penjara oleh PN Tipikor Ternate pada tanggal 17 November 2022,"jelasnya.

Dalam kasus perkara tersebut ketiga terdakwa telah mengembalikan semua kerugian negara.

"Yang pertama terdakwa Benny Garuda mengembalikan Rp 140 juta pada Rabu 28 September 2022, dan kedua pada Senin 10 Oktober melalui kuasa hukum tiga terdakwa dikembalikn Rp 206 juta lebih,"ujarnya.

Baca juga: Beda Fans di Piala Dunia, Kajari dan Ketua DPRD Morotai Bermusuhan

Sementara Kepala BPKAD Pulau Morotai, Suriani Antarani,  mengatakan kaitannya dengan penyetoran uang kerugian keuangan negara itu dijadikan sebagai pendapatan Daerah.

"Uang ini karena hasil dari temuan pengembalian kasus TPU Sangowo. Maka kami langsung masukan ke pendapatan lain-lain," kata Suriani.

Suriani menjelaskan, uang hasil pengembalian itu akan dipergunakan dalam program-program di pemerintah Daerah. (*)

Diketahui, pengembalian uang pengganti perkara Gedung dan TPU Sangowo, ditandai dengan penandatangan berita acara oleh Kejari Morotai Sobeng Suradal, kemudian Kasi Pidsus Kejari Morotai David Ardianto, dan Kepala BPKAD Morotai Suriani Antarani, yang berlangsung di kantor Kejaksaan Negeri Morotai.(*)

Sumber: Tribun Ternate
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved