Halmahera Selatan

GPM Halmahera Selatan Kecam Pihak-pihak, yang Mau Lelangan Pulau Widi

Dukung langkah TNI cegah Pulauan Widi, GPM Halmahera Selatan kecam pihak-pihak, yang mau lakukan pelelangan.

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Istimewa
STATEMEN: Ketua GPM Halamhera Selatan, Harmain Rusli. Di mana, pihaknya mendukung langkah TNI untuk mencegah Kepulauan Widi yang mau dilelang. Dia juga melayangkan kecaman keras terhadap pihak-pihak yang diduga melelang Kepulauan Widi, Jumat (9/12/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Gerakan Pemuda Marhaenis atau GPM Halmahera Selatan, mendukung gerakan cepat TNI.

Dalam menjaga Pulau Widi Halmahera Selatan, yang rencana dilelang satu situs asing di Newyork, AS.

"Secara organisasi, kami mendukung penuh langkah TNI di Halmahera Selatan, yang bergerak cepat."

Melakukan pengamanan dan pengawasan, serta perlindungan terhadap Pulau Widi."

Baca juga: Pendukung Brasil di Morotai Konvoi dan Berharap Pele Cepat Sembuh

"Kami juga ucapkan terimakasih kepada TNI, "ujar Ketua GPM Halmahera Selatan, Harmain Rusli, Jumat (9/12/2022).

Berdasarkan sejarah dan literatur tentang Pulau Widi, secara jelas menyebutkan pulau tersebut adalah milik Halmahera Selatan.

Sehingga jika ada pihak-pihak yang diduga menjual, melelang atau menggadaikan, maka pemerintah langsung bersikap.

"Maka kami mendesak pemerintah, agar segera dan cepat ambil langkah, terkait isu ini, "pintanya.

Menurutnya, Pulau Widi telah masuk dalam, kategori kawasan konservasi.

Sebagaiman Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan, nomor: 102 Kepmen/KP/2020.

Pihaknya juga melayangkan kecaman keras, terhadap pihak-pihak yang diduga, lakukan pelelangan Pulau Widi.

"Menyikapi itu, kami juga mengecam kepada pihak-pihak, yang diduga telah melelang Pulau Widi, "cetusnya.

Baca juga: Dinas Pariwisata Ternate Sediakan Kuliner Khas, di Tempat-tempat Destinasi untuk Wisatawan

Sebelumnya, personel Kodim 1509 Labuha Halmahera Selatan, dikerahkan mendatangi Pulau Widi.

Kedatangan mereka ke Kepulauan tersebut, setelah beredar informasi Pulau Widi mau dilelang.

TNI kemudian mengibarkan bendera merah putih Pulau Widi, sebagai bentuk langkah TNI mencegah aset negara. (*)

Sumber: Tribun Ternate
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved