Liga Inggris
Guardiola Ungkap Rencana Keluar dari Man City: Kontrak Kan Cuma Kertas, Saya Bukan Sir Alex Ferguson
Pep Guardiola mengungkapkan rencana untuk keluar dari Manchester City setelah menandatangani perpanjangan kontrak.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, telah menandatangani perpanjangan kontrak dengan klubnya sebelum pergantian tahun.
Pep Guardiola memperpanjang masa tinggalnya di Etihad Stadium hingga musim panas 2025.
Kurang dari enam minggu setelah kontrak baru itu, Pep Guardiola mengungkapkan rencana untuk keluar dari Manchester City.
Baca juga: Guardiola Dikritik Jadikan Jack Grealish Starter saat Man City Vs Everton: Mana Alvarez dan Foden?
Baca juga: Guardiola Sindir Fisik setelah Kritik Berat Badan Kalvin Phillips, Kecewa Man City Vs Everton Seri
Setelah Piala Dunia Qatar 2022, Manchester City telah meraih kemenangan 3-1 atas Leeds United.
Namun, tren positif itu terganggu oleh hasil pertandingan melawan Everton, 1-1.
Pep Guardiola menyebut, jika kepemimpinannya tidak bisa membawa kebaikan, maka diriya tak segan mundur.
"Saat saya merasakan ada sesuatu yang salah, saya akan mengundurkan diri atau tidak memperpanjang kontrak saya," ujar Guardiola, dikutip dari mirror.co.uk.
"Saya tidak akan bertahan seperti (Sir Alex) Ferguson atau (Arsene) Wenger," sambungnya.
Baca juga: Guardiola Blak-blakan Kesulitan Pilih Starter Man City, Bongkar Alasan Pilih Grealish hingga Dihujat
Guardiola menyebut, alasannya memperpanjang kontrak adalah ia masih percaya diri timnya bisa bekerjasama dengan baik dengan dirinya.
"Kontrak hanyalah selembar kertas. Saya memperpanjang komitmen saya kepada klub karena saya merasa tim masih bisa melakukannya dengan baik di bawah kepemimpinan saya," jawabnya.
Pep Guardiola soal Jadi Pelatih Brasil
Asosiasi sepak bola Brasil, CBF, mengaku akan menghubungi pelatih Manchester City, Pep Guardiola.
Kini, CBF sedang mencari pengganti Tite yang mundur setelah Brasil tersingkir dari Piala Dunia Qatar 2022.
Legenda Brasil, Ronaldo Nazario, mengungkapkan bahwa timnas negaranya memang tertarik pada Pep Guardiola.
Baca juga: Kelakar Guardiola setelah Dikritik gegara Kesal Kalvin Phillips Menggendut, Bos City: Dia Seksi Kok

Dikutip dari mirror.co.uk, Ronaldo Nazario menyadari bahwa berat untuk mengontrak Pep Guardiola.
Selain karena sudah perpanjang kontrak dengan Manchester City, bayaran Pep Guardiola juga mahal.
Diketahui, Pep Guardiola masuk daftar teratas pelatih dengan bayaran termahal, yakni 20 juta poundsterling atau sekitar Rp 382 miliar per tahun.
"Ada ketertarikan pada Guardiola, hal itu telah didiskusikan dengan staf pelatih Guardiola, namun ia lebih memilih untuk memperbarui kontrak dengan Manchester City."
"Mungkin akan sulit bagi CBF untuk mencapai kesepakatan, mengingat dia adalah pelatih dengan bayaran tertinggi di dunia," ungkap Ronaldo.
Baca juga: Graham Potter Dikritik Tak Mainkan Hakim Ziyech saat Chelsea Vs Nottingham: Mending Pindah Man City
Diketahui, mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu memang sempat menyinggung soal keinginannya melatih Brasil.
Guardiola sempat mendapat tawaran dengan gaji 10 juta pounsterling atau sekitar Rp 191 miliar per tahun oleh Brasil.
"Langkah selanjutnya adalah melatih tim nasional, jika ada peluang," ujar Guardiola awal musim lalu.
"Saya ingin melatih di Euro, Copa America, dan Piala Dunia," lanjutnya.
Dalam wawancara itu, Guardiola juga mengakui Timnas Brasil adalah timnas favoritnya.
Belum Sebulan Pep Guardiola Perpanjang Kontrak
Diketahui, Tite mundur setelah Brasil tersingkir dari Piala Dunia Qatar 2022 melawan Kroasia.
Dikutip dari mirror.co.uk, Brasil sudah siap untuk memberikan tawaran kepada Pep Guardiola.
Tite yang sudah melatih Brasil selama enam tahun akhirnya mundur, kini Presiden Timnas Brasil, Ednaldo Rodrigues bakal mengontak Guardiola.
Brasil tahu bahwa Guardiola sempat menyatakan keinginannya bisa melatih tim nasional.
Untuk saat ini, Brasil belum ada pertandingan kompetitif hingga paruh kedua tahun 2023.
Maka dari itu, CBF belum terlalu terburu-buru untuk mencari pengganti Tite.
Curhatan Pep Guardiola
Pep Guardiola mengungkapkan betapa sulitnya untuk memilih starter XI untuk sebuah laga.
Pep Guardiola juga sempat menuai kritikan negatif lantaran memainkan Jack Grealish sebagai starter saat melawan Everton.
Sedangkan para fans berpikir masih ada opsi lebih baik seperti Julian Alvarez dan Phil Foden.
Dikutip dari dailymail.co.uk, Pep Guardiola menyadari pilihannya menentukan starter kerap menimbulkan pro kontra.
Pelatih asal Spanyol ini mengakui bahwa ia sudah tak melihat dari segi skill lagi ketika memilih starter.
"Terkadang Anda memilih pemain karena betapa bahagianya mereka."
"Itu adalah salah satu keputusan utama dalam memilih susunan pemain, karena dengan skill, saya tahu betapa bagusnya mereka."
"Bahasa tubuh bergantung pada mereka dan terkadang mereka tidak bagus dan itu lebih sulit," paparnya.
Soal pemilihan Jack Grealish, Pep Guardiola mengaku bisa mengandalkan pemain Inggris tersebut.
"Saya melihat sesuatu di lapangan, dalam sesi latihan, dan saya menggunakan intuisi saya untuk memilih Jack di pertandingan ini karena dia memberi kami umpan ekstra," jawabnya.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.