Dinilai Gagal, Masyarakat Lingkar Tambang di Halmahera Utara Gelar Aksi Galang Dana
Masyarakat lingkar tambang di Halmahera Utara gelar aksi galang dana, karena menilai program PPM milik PT NHM gagal.
TRIBUNTERNATE.COM, TOBELO - Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang, di Halmahera Utara.
Menggelar aksi protes kepada PT NHM Halmahera Utara, dengan gerakan donasi.
Sebab mereka menilai, program pemberdayaan masyarakat (PPM) miliki PT NHM Halmahera Utara.
Yang diperuntukan untuk 80 Desa lingkar tambang, tak tepat sasaran dan gagal.
Baca juga: DPC Hanura Halmahera Utara Optimis Menang di Pileg 2024 Mendatang
Kepada TeribunTernate.com, Koordinasi Aksi bernama Bahrum mengatakan.
Program tersebut sejak 2021-2022, pihak menejemen Social Performance (SP) tidak jalan.
Padahal program ini dapat kucuran dana, dari PT NHM sebesar Rp 200 juta per desa.
"Mana? Programnya tidak jalan, padahal anggarannya besar, "ungkapnya, Sabtu (21/1/2023).
Dana PPM kata Bahrum, PT NHM tampak membohongi masyarakat lingkar tambang.
Oleh sebab itu, aksi galang dana adalah bentuk protes, atas program tersebut.
"Penggalangan dana yang kami lakukan, sebagai aksi protes kepada menageman SP PT NHM."
"Setelah dananya terkumpul, kami akan serahkan ke pihak menageman SP PT NHM."
Baca juga: Ribuan Calon PPS Ikut Tes di Kantor KPU Halmahera Utara
"Sebagai uang tambahan, karena selama ini program ini gagal menurut kami," kesalnya.
Sembari berharap, menejemen SP PT NHM bisa dievaluasi, agar program seperti ini bisa tetap sasaran.
"Kami berduka cita, atas matinya program pemberdayaan masyarakat ini, "pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Warga-lingkar-tambang-di-Halmahera-Utara-lakukan-aksi-galang-dana.jpg)