Melihat Mama-mama Antri Berjam-jam di Pasar Tradisional Morotai Demi Dapat Ikan Tuna Segar
Mama-mama rela menunggu berjam-jam demi mendapatkan ikan tuna segar di pasar tradisional desa .
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI - Mama-mama rela menunggu berjam-jam demi mendapatkan ikan tuna segar di pasar tradisional desa .
Pasar ikan tradisional itu tepatnya berada di desa Momojiu, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai.
Pasar ikan tradisional itu dibuka setiap sore mulai pukul 16.00 WIT.
Berada di dekat jalan utama, pasar satu ini ramai dikunjungi.
Bahkan, sesekali mama-mama rela menunggu berjam-jam hingga nelayan pulang melaut.
Rata-rata di pasar tradisional ikan tunanya masih segar
Hasil tangkapan para nelayan ini tidak lagi dijual orang lain.
Melainkan, langsung diambil alih istri-istri mereka.
Di pasar tersebut, selain ikan tuna ada juga jenis ikan lainnya.
Baca juga: Pulau Kolorai Wisata Morotai Jadi Kampung Bahari, Rekomendasi Nyelam dan Snorkeling
Ina (30) salah seorang pembeli mengatakan, setiap sore rela menunggu lama asalkan bisa dapat ikan tuna segar dari nelayan.
"Kami setiap sore beli ikan segara di sini,”ucapnya, Senin (20/2/2023).
Harga ikan di pasar tradisional menurut dia, tergantung cuaca, jika cuaca bagus ikan pasti murah.
"Kalau cuaca bagus ikan paling murah, kalau cuaca buruk itu pasti mahal. Walau mahal sejauh ini tidak sebanding dengan mahalnya di pasar,"jelasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/20022023_paartradisional2023.jpg)