Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga 3

Liga 3 Maluku Utara: Morotai United vs Persega Bertemu di Final, Kedua Pelatih Sama-sama Optimis

Final Liga 3 zona Maluku Utara mempertemukan Morotai United vs Persega, yang mana kedua pelatih sama-sama optimis memenangi pertandingan

Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Istimewa
FINAL: Pelatih Morotai United, Alfian Rivai saat memimpin timnya pada sesi latihan belum lama ini, Selasa (21/2/2023). 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Final Liga 3 zona Maluku Utara 2023, mempertemukan Morotai United vs Persega.

Di mana laga final Liga 3 zona Maluku Utara 2023, tersaji di Stadion Gelora Kie Raha Ternate, Selasa (21/2/2023).

Bagi kedua tim, pertemuan ini merupakan pertemua kali kedua, di Liga 3 zona Maluku Utara 2023.

Sebab sebelumnya pernah bersua di babak penyisihan Grup B, yang kala itu dimenangkan Morotai United 1-0.

Baca juga: Buntut Insiden Baku Hantam, Polisi Sanksi Liga 3 Zona Maluku Utara Tanpa Penonton

Kepada TribunTernate.com, Head Coach Morotai United, Alfian Rivai mengaku tidak menerapkan strategi khusus.

"Tak ada yang khusus, main normal saja, bertahan dan menyerang normal."

"Tapi hari ini kita bakal tampil ful tim, dan siap berikan kemenangan, "ungkapnya, Selasa (21/2/2023).

Seraya berharap, apa yang ia terapkan saat latihan, bisa diimplementasikan oleh pemain.

Pelatih Halmahera Timur, Rahmad Rivai
Pelatih Persega, Rahmat Rivai (TribunTernate.com/Amri Bessy)

"Main bola itu ibarat hewan bunglon, tidak bisa ditebak dan berubah-ubah, jadi tergantung situasi di lapangan."

"Kalu tim saya mainnya bagus, maka hal itu akan seirama dengan gol yang kita ciptakan, "imbuhnya.

Terpisah, Head Coach Persega, Rahmat Rivai mengaku optimis bisa mengangkat, trofi Liga 3 zona Maluku Utara.

Baca juga: Liga 3 Maluku Utara: Ricuh, Kemenangan 2-0 Persiter Atas Persihalut Tercoreng

Seperti saudaranya Alfian Rivai, yang menggunakan filosofi. Pria dengan sapaan Poci ini juga tak mau kalah.

"Ibarat Argentina di Piala Dunia 2022, yang kalah di awal lalu menang di akhir kompetisi."

"Saya akui tim saya banyak kekurangan, tapi pelan-pelan perbaiki itu dan bisa ke puncak, "tandasnya singkat. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved