Kamis, 9 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Genjot Produksi Sendiri, Pemprov Maluku Utara Panen Raya Padi di Halmahera Utara

Pemprov Maluku Utara adakan panen raya di desa Margomulyo, Kecamatan Kao Barat, Halmahera Utara, Rabu (22/2/2023).

Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com/ Arafik Hamid
Pemerintah Provinsi Maluku Utara serta Pemda Halmahera Utara gelar panen raya padi di desa Margomulyo, Kecamatan Kao Barat, Halmahera Utara. Rabu (22/2/2023). 

TRIBUNTERNATE.COM, TOBELO- Pemprov Maluku Utara adakan panen raya di desa Margomulyo, Kecamatan Kao Barat, Halmahera  Utara, Rabu (22/2/2023).

Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba melalui Staf Ahli Bidang Politik dan Pemerintahan, Abuhari Hamzah mengatakan, panen padi  hari dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan dari produksi sendiri.

Di samping Itu, merupakan upaya nyata mendukung program kemandirian pangan berbasis agribisnis pangan  lokal menuju kemandirian.

Upaya ini sesuai program  Pemerintah Provinsi,  yaitu Maluku Utara sejahtera  melalui misi membangun perekonomian daerah  yang inklusif dan berkualitas.

“Orientasi kita pada nilai tambah dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.  Berdasarkan program pemerintahan untuk melakukan ketersediaan bahan pangan khususnya beras  bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Korban Dugaan Pelecehan Oleh Pemilik Akun Status Ternate Akui Keabsahan Laporan Polisi

Lebih jauh dijelaskan, Maluku Utara  punya potensi besar dalam meningkatkan produksi dan  produktivitas padi.

Hal ini guna  memaksimalkan potensi lokal, sehingga akan dikembangkan  Dinas Pertanian.

Adapun, Pemerintah Provinsi menetapkan sasaran luas panen padi pada musim tanam 2022/2023 sebesar 31.841 hektar, dengan  target  produksi padi  sebesar 91.026 ton GKG atau setara dengan 56.436 ton beras.

“Konsumsi beras kita sebesar  124,787 ton per tahun. Ini pun   masih kurang. Sehingga kita genjot terus,”tandasnya.

Demi mencapai kebutuhan beras di Maluku Utara, kata dia, sepanjang tahun ini pihaknya akan fokus  meningkatkan produksi padi dengan sasaran  tanaman padi sebesar 32.000 hektar.

"Perlu ada perluasan areal tanam pertanian dengan mempersiapkan  benih varietas unggulan," katanya.

Seraya berharap semua program dapat diselesaikan secepatnya agar memberikan kontribusi pada tahun berjalan.

“Perlu adanya pengawalan dan pendampingan di tingkat desa oleh penyuluh yang bertugas di WKPP dan TNI, dalam hal ini Babinsa,” tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved