Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Masa Depan Edouard Mendy di Chelsea Tidak Jelas: Bukan Kesayangan Graham Potter, Kepa Lebih Utama

Negosiasi kontraknya gagal mencapai kesepakatan dan rekannya, Kepa Arrizabalaga, menjadi kiper utama.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@edou_mendy
Kiper Chelsea, Edouard Mendy. Negosiasi kontraknya gagal mencapai kesepakatan dan rekannya, Kepa Arrizabalaga, menjadi kiper utama. 

TRIBUNTERNATE.COM - Masa depan kiper Chelsea, Edouard Mendy, semakin tidak jelas di London Barat.

Negosiasi kontraknya gagal mencapai kesepakatan dan rekannya, Kepa Arrizabalaga, menjadi kiper utama.

Edouard Mendy sepertinya juga bukan kiper favorit sang pelatih, Graham Potter.

Baca juga: Chelsea Disebut Binatang Berbahaya, Legenda Arsenal: Kalau Timnya Buruk, Golnya Tidak seperti Itu

Baca juga: Legenda Arsenal Sebut Cuma 2 Klub yang Bisa Kalahkan Chelsea di Liga Champions: Termasuk Man City

Dikutip TribunTernate.com dari dailymai.co.uk, kiper asal Senegal itu kembali berlatih penuh minggu ini setelah pulih dari cedera jarinya pada bulan Januari.

Sebenarnya, Edouard Mendy masih punya kontrak hingga 2025.

Namun, keberadaannya seperti sudah tidak membawa pengaruh bagi tim.

The Times mengabarkan, pemain berumur 31 tahun itu telah mengadakan pembicaraan dengan para petinggi klub soal kesepakatan baru di Stamford Bridge.

Namun, tak ada kesepakatan yang benar-benar baru dari negosaisi itu.

Media tersebut juga mengabarkan bahwa malahan Chelsea terang-terangan lebih memilih memperbarui kontrak pemain lain.

Baca juga: Konspirasi Erling Haaland Diganti saat Man City Vs Leipzig: Guardiola Ogah Rekor Messi Terkalahkan

Edouard Mendy hanya tampil lima kali di bawah asuhan Graham Potter gara-gara mengalami cedera bahu (dan kemudian jari).

Kepa Arrizabalaga sudah dipilih menjadi kiper utama sejak September 2022 lalu.

Kiper Spanyol itu sudah mencatatkan delapan clean sheet dari 18 laga di Liga Premier hingga dipercaya oleh Graham Potter.

Sementara itu, Edouard Mendy sendiri pernah mendapat gelar penjaga gawang terbaik setahun lalu.

Edouard Mendy bergabung ke Chelsea sejak 2020 dari klub Prancis, Rennes.

Chelsea adalah klub pertama Edouard Mendy di luar Prancis.

Chelsea Dianggap Bahaya

Chelsea disebut sebagai binatang berbahaya yang mengancam lawan-lawannya di Liga Champions.

Hal ini diungkapkan oleh legenda Arsenal, Paul Merson, yang optimis untuk Chelsea.

Baginya, Chelsea bukanlah tim yang buruk dan masih berpotensi memenangkan Liga Champions.

Dikutip TribunTernate.com dari metro.co.uk, Paul Merson menyebut, Chelsea hanya butuh mengompakkan pemain.

Pasalnya, para pemain yang kini sudah dimiliki Chelsea adalah pemain berkualitas.

"Chelsea adalah binatang yang berbahaya, mereka punya beberapa pemain yang luar biasa dan mereka cuma perlu 'klik', saat mereka melawan Leicester mereka tampak sudah 'klik'," ungkapnya.

Paul Merson menolak anggapan bahwa Chelsea terpuruk karena The Blues adalah tim yang buruk.

Dilihat dari gaya para pemainnya, Chelsea adalah skuad yang hebat.

"Tim yang buruk tidak mencetak gol seperti yang mereka lakukan, dua gol (lawan Leicester) luar baisa. Pencapaian Kai Havertz harus jadi gol terbaik di musim ini."

"Graham Potter telah mengubah tiga susunan di belakang dan itu berhasil."

"Butuh beberapa saat baginya untuk melakukannya dengan benar, tetapi itu 100 persen lebih baik daripada empat pemain bertahan," paparnya.

Paul Merson Ungkap Dua Klub yang Bisa Kalahkan Chelsea

Paul Merson berpendapat hanya ada dua klub yang kemungkinan besar bisa mengalahkan Chelsea di Liga Champions.

Maka dari itu, Chelsea diharapkan bisa menghindari dua klub ini dalam undian agar bisa melaju ke semifinal.

Dikutip TribunTernate.com dari metro.co.uk, skuad Graham Potter memang sempat terpuruk dengan kekalahan berturut-turut di semua kompetisi.

Namun, Chelsea bisa kembali bangkit sejak awal bulan ini, mulai dari mengalahkan Leeds United, Borussia Dortmund, dan Leicester City.

Kemenangan 2-0 atas Borussia Dortmund itu berhasil membawa The Blues ke perempat final UCL.

Untuk saat ini, sudah ada beberapa klub yang lolos, yakni Benfica, Chelsea, AC Milan, Bayern Munchen, Manchester City, dan Inter Milan.

Pada Kamis (16/3/2023), akan ada pertandingan Napoli vs Eintracht Frankfurt serta Real Madrid vs Liverpool.

Legenda Arsenal ini yakin bahwa hanya ada dua lawan potensial yang bisa membuat Chelsea ketar-ketir.

Dua lawan yang dimaksud adalah Bayern Munich dan Manchester City.

"Ini adalah minggu yang luar biasa bagi Chelsea dengan kemenangan atas Leeds, Dortmund, dan Leicester, dan sekarang bakal melawan Everton di kandang dan mereka bisa terus bangkit," ujarnya pada Sky Sports.

"Jika undian perempat final Liga Champions sudah terjadi, kecuali Manchester City dan Bayern Munich, saya rasa tidak banyak klub yang mau melawan Chelsea."

"Jika mereka tidak bertemu dengan keduanya maka saya rasa mereka bisa lolos ke semifinal," ungkapnya.

Antonio Conte Optimis untuk Chelsea

Pelatih Tottenham Hotspur, Antonio Conte, optimis Chelsea bisa ke final Liga Champions 2022/2023.

Diketahui, skuad Antonio Conte sendiri baru saja tersingkir setelah kalah melawan AC Milan.

Dikutip TribunTernate.com dari metro.co.uk, Antonio Conte sempat menyinggung soal persaingan sengit di Liga Premier.

Arsenal saat ini masih kokoh di puncak dengan 63 poin, sedangkan Manchester City semakin mengejar dengan selisih 2 poin.

Tottenham Hotspur berada di urutan keempat dengan 42 poin, selisih 1 poin saja dari Manchester United di urutan ketiga.

Bagi Antonio Conte, tim yang cukup mengancam adalah Newcastle United karena kemajuan pesatnya.

"Saya terus berkata bahwa mungkin musim ini jauh lebih sulit, jauh lebih sulit karena Liverpool adalah pesaing berat dalam kompetisi ini."

"Newcastle sekarang juga jadi pesaing, Newcastle yang sekarang bukanlah yang dulu. Mereka investasi banyak uang dan memiliki tim yang kuat," paparnya.

Antonio Conte sudah melihat potensi Chelsea yang baru-baru ini bisa kembali bangkit meski masih tampak terpuruk di Liga Premier.

"Kalian lihat Chelsea, apa yang terjadi dan bagaimana posisi mereka (di Liga Premier), tapi saya tidak berpikir bahwa Chelsea bakal di luar (empat besar di Liga Champions). Mereka punya kesempatan untuk memenangkan 11 atau 12 laga berturut-turut karena skuadnya sangat sangat kuat," ungkapnya.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved