Liga Inggris
Chelsea Dituduh Curang oleh Presiden La Liga gegara Enzo Fernandez, Mykhailo Mudryk, dan Badiashile
Javier Tebas pun menduduh Chelsea melakukan Financial Fair Play. Hal ini terkait dengan tindakan Chelsea pada jendela transfer bulan Januari
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Chelsea dituduh curang oleh Presiden La Liga, Javier Tebas.
Hal ini terkait dengan tindakan Chelsea pada jendela transfer bulan Januari 2023 lalu.
Saat itu, Chelsea mendapat tanda tangan delapan pemain baru.
Baca juga: Chelsea Disebut Binatang Berbahaya, Legenda Arsenal: Kalau Timnya Buruk, Golnya Tidak seperti Itu
Baca juga: Masa Depan Edouard Mendy di Chelsea Tidak Jelas: Bukan Kesayangan Graham Potter, Kepa Lebih Utama
Javier Tebas pun menduduh Chelsea melakukan Financial Fair Play.
Dikutip TribunTernate.com dari express.co.uk adalah kontrak jangka panjang yang diberikan The Blues.
Misalnya untuk Enzo Fernandez, Mykhailo Mudryk, dan Benoit Badiashile yang mana mereka dikontrak sampai 2030 atau 2031.
Meski hal itu legal, namun Tebas menyorotnya sebagai permainan harga untuk para pemain yang mana melanggar FFP.
Taktik Chelsea itu tak seperti aturan La Liga yang sangat ketat membatasi keuangan pada klub-klub mereka.
"Chelsea jelas curang dengan merekrut pemain dengan kontrak delapan atau sembilan tahun," ujar Tebas, Kamis (16/3/2023).
Baca juga: Bukannya Senang, Kontrak Julian Alvarez Diperpanjang Malah Bikin Fans Man City Kesal ke Guardiola
Tebas juga menyorot soal bursa transfer di Liga Inggris secara keseluruhan.
Baginya, bursa transfer Liga Inggris adalah pasar yang 'didoping'.
Klub-klub Inggris menghabiskan lebih dari 1 miliar poundsterling selama Januari dan Chelsea sendiri merekrut delapan pemain.
"Bursa Inggris adalah pasar yang didoping. Kalian bisa lihat dengan jelas di bursa musim dingin di mana Chelsea telah melakukan hampir setengah dari pembelian di Liga Premier," ucapnya kesal.
Masa Depan Edouard Mendy
Masa depan kiper Chelsea, Edouard Mendy, semakin tidak jelas di London Barat.
Negosiasi kontraknya gagal mencapai kesepakatan dan rekannya, Kepa Arrizabalaga, menjadi kiper utama.

Edouard Mendy sepertinya juga bukan kiper favorit sang pelatih, Graham Potter.
Dikutip TribunTernate.com dari dailymai.co.uk, kiper asal Senegal itu kembali berlatih penuh minggu ini setelah pulih dari cedera jarinya pada bulan Januari.
Sebenarnya, Edouard Mendy masih punya kontrak hingga 2025.
Namun, keberadaannya seperti sudah tidak membawa pengaruh bagi tim.
The Times mengabarkan, pemain berumur 31 tahun itu telah mengadakan pembicaraan dengan para petinggi klub soal kesepakatan baru di Stamford Bridge.
Namun, tak ada kesepakatan yang benar-benar baru dari negosaisi itu.
Media tersebut juga mengabarkan bahwa malahan Chelsea terang-terangan lebih memilih memperbarui kontrak pemain lain.
Edouard Mendy hanya tampil lima kali di bawah asuhan Graham Potter gara-gara mengalami cedera bahu (dan kemudian jari).
Kepa Arrizabalaga sudah dipilih menjadi kiper utama sejak September 2022 lalu.
Kiper Spanyol itu sudah mencatatkan delapan clean sheet dari 18 laga di Liga Premier hingga dipercaya oleh Graham Potter.
Sementara itu, Edouard Mendy sendiri pernah mendapat gelar penjaga gawang terbaik setahun lalu.
Edouard Mendy bergabung ke Chelsea sejak 2020 dari klub Prancis, Rennes.
Chelsea adalah klub pertama Edouard Mendy di luar Prancis.
Chelsea Dianggap Bahaya
Chelsea disebut sebagai binatang berbahaya yang mengancam lawan-lawannya di Liga Champions.
Hal ini diungkapkan oleh legenda Arsenal, Paul Merson, yang optimis untuk Chelsea.
Baginya, Chelsea bukanlah tim yang buruk dan masih berpotensi memenangkan Liga Champions.
Dikutip TribunTernate.com dari metro.co.uk, Paul Merson menyebut, Chelsea hanya butuh mengompakkan pemain.
Pasalnya, para pemain yang kini sudah dimiliki Chelsea adalah pemain berkualitas.
"Chelsea adalah binatang yang berbahaya, mereka punya beberapa pemain yang luar biasa dan mereka cuma perlu 'klik', saat mereka melawan Leicester mereka tampak sudah 'klik'," ungkapnya.
Paul Merson menolak anggapan bahwa Chelsea terpuruk karena The Blues adalah tim yang buruk.
Dilihat dari gaya para pemainnya, Chelsea adalah skuad yang hebat.
"Tim yang buruk tidak mencetak gol seperti yang mereka lakukan, dua gol (lawan Leicester) luar baisa. Pencapaian Kai Havertz harus jadi gol terbaik di musim ini."
"Graham Potter telah mengubah tiga susunan di belakang dan itu berhasil."
"Butuh beberapa saat baginya untuk melakukannya dengan benar, tetapi itu 100 persen lebih baik daripada empat pemain bertahan," paparnya.
Paul Merson Ungkap Dua Klub yang Bisa Kalahkan Chelsea
Paul Merson berpendapat hanya ada dua klub yang kemungkinan besar bisa mengalahkan Chelsea di Liga Champions.
Maka dari itu, Chelsea diharapkan bisa menghindari dua klub ini dalam undian agar bisa melaju ke semifinal.
Dikutip TribunTernate.com dari metro.co.uk, skuad Graham Potter memang sempat terpuruk dengan kekalahan berturut-turut di semua kompetisi.
Namun, Chelsea bisa kembali bangkit sejak awal bulan ini, mulai dari mengalahkan Leeds United, Borussia Dortmund, dan Leicester City.
Kemenangan 2-0 atas Borussia Dortmund itu berhasil membawa The Blues ke perempat final UCL.
Untuk saat ini, sudah ada beberapa klub yang lolos, yakni Benfica, Chelsea, AC Milan, Bayern Munchen, Manchester City, dan Inter Milan.
Pada Kamis (16/3/2023), akan ada pertandingan Napoli vs Eintracht Frankfurt serta Real Madrid vs Liverpool.
Legenda Arsenal ini yakin bahwa hanya ada dua lawan potensial yang bisa membuat Chelsea ketar-ketir.
Dua lawan yang dimaksud adalah Bayern Munich dan Manchester City.
"Ini adalah minggu yang luar biasa bagi Chelsea dengan kemenangan atas Leeds, Dortmund, dan Leicester, dan sekarang bakal melawan Everton di kandang dan mereka bisa terus bangkit," ujarnya pada Sky Sports.
"Jika undian perempat final Liga Champions sudah terjadi, kecuali Manchester City dan Bayern Munich, saya rasa tidak banyak klub yang mau melawan Chelsea."
"Jika mereka tidak bertemu dengan keduanya maka saya rasa mereka bisa lolos ke semifinal," ungkapnya.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.