Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Guardiola Utamakan Ederson, Kiper Man City Zack Steffen Tidak Sudi Balik ke Etihad Stadium

Masa pinjaman kiper Manchester City, Zack Steffen, di Middlesbrough akan habis pada Mei 2023.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@zacksteffen_
Kiper Manchester City, Zack Steffen, yang dipinjamkan ke Middlesbrough. Masa pinjaman Zack Steffen di Middlesbrough akan habis pada Mei 2023. 

TRIBUNTERNATE.COM - Masa pinjaman kiper Manchester City, Zack Steffen, di Middlesbrough akan habis pada Mei 2023.

Namun, kiper asal Amerika Serikat itu tidak mau untuk kembali ke klub induknya.

Pasalnya, keberadaan Zack Steffen di Manchester City bukan menjadi kiper utama, yakni pilihan kedua Pep Guardiola setelah Ederson.

Baca juga: Fans Chelsea Berduka Thomas Tuchel Latih Bayern, Bos Man City Guardiola Makin Ketar-ketir di UCL?

Baca juga: Italia Vs Inggris, Ex MU Emosi Bintang Arsenal Ben White Tak Dipilih: Kok Malah Ada Harry Maguire

Dikutip TribunTernate.com dari goal.com, Zack Steffen hanya bermain sedikit waktu untuk Manchester City sejak bergabung dari Colombus Crew pada 2019.

Sang kiper menghabiskan tahun pertamanya dengan status pinjaman ke Fortuna Dusseldorf.

Kemudian menjadi pemain nomor dua Manchester City di belakang Ederson musim lalu, tampil sembilan kali untuk skuad Pep Guardiola.

Setelah dipinjamkan ke Middlesbrough, ia berhasil memantapkan dirinya di posisi nomor 1.

Kini, Zack Steffen ingin peran penting juga di klub yang nanti bakal mengontraknya, hal yang tidak bisa ia dapatkan di Manchester City.

Tak hanya di Manchester City, di skuad Amerika Serikat pun, waktu bermainnya juga minim lantaran tersaingi oleh Matt Turner.

Baca juga: Aksi Nekat Jack Grealish gegara Inggris Kalah Piala Dunia: Sakit di Hadapan Guardiola di Man City

"Saya tidak berpikir saya bakal kembali. Tidak (ingin), saya ingin bermain."

"Meskipun saya bersenang-senang di City dan saya mencintai orang-orangnya, dan jelas itu adalah klub yang luar biasa, tapi saya tak ada rencana untuk kembali," ungkap Zack Steffen.

Pep Guardiola Bingung Ederson Dihujat

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, bingung lantaran kipernya, Ederson de Moraes, baru-baru ini kerap dihujat para fans.

Sejumlah fans Manchester City juga lebih memilih Ederson diganti Stefan Ortega Moreno.

Kiper Manchester City, Ederson do Moraes dan Stefan Ortega Moreno
Kiper Manchester City, Ederson do Moraes dan Stefan Ortega Moreno (Instagram.com/@ederson93 - @stefan.ortega1)

Bagi Pep Guardiola, performa Ederson masih baik-baik saja dan tak perlu diragukan.

Ederson dihujat saat gagal mempertahankan clean sheet melawan Bournemouth yang berakhir 4-1.

Dikutip TribunTernate.com dari manchestereveningnews.co.uk, persentase penyelamatan Ederson memang menurun sebelum kebobolan oleh Bournemouth.

Rata-ratanya kini menjadi 58 persen setelah sebelumnya 70 persen selama lima tahun terakhir.

Sebenarnya, Stefan Ortega pun tampil mengesankan, namun Pep Guardiola tetap lebih mengutamakan Ederson.

Terlebih dengan capaian tiga Golden Glove yang didapatkan kiper Brasil tersebut.

"Saya tidak ada keraguan, dan kami tidak meragukan Ederson. Berapa banyak Golden Glove yang ia dapat?" ujar Guardiola.

"Dengan penampilan yang dia lakukan selama bertahun-tahun untuk mencapai apa yang telah kami capai, Ederson adalah kiper yang luar biasa. Saya tidak ragu," sambungnya.

Meski demikian, Guardiola tetap memuji Stefan Ortega sebagai anak asuhnya.

"Dia adalah tipikal kiper Jerman, dia bertahan dan memiliki gerakan tangan yang luar biasa. Cara dia bermain di Piala Carabao, Piala FA sejauh ini, bahkan di Liga Champions ketika dia bermain di Dortmund saat kami berjuang untuk posisi pertama. Dia adalah kiper yang luar biasa."

"Tapi Ederson sosok yang sangat penting di dalam dan di luar lapangan dalam segala sesuatu yang telah kami lakukan," paparnya.

Manchester City Tampil Buruk

Mantan bintang Liverpool, Jose Enrique, berpendapat bahwa Manchester City tampil buruk musim ini.

Meski demikian, Manchester City masih sanggup untuk bertengger di posisi 2 klasemen dengan perolehan 61 poin.

Sedangkan Arsenal kokoh di puncak dengan perolehan 69 poin.

Jose Enrique menyebut, permainan buruk Manchester City ini berdasarkan standar skuad Pep Guardiola itu sendiri yang mana tergolong tinggi.

Bagi Jose Enrique, Manchester City sudah biasa dengan posisi terkejar oleh klub-klub lain.

Sementara Arsenal yang berada di puncak seperti baru kali ini berada di posisi mendekati kejayaan.

"Manchester City mengalami musim buruk dengan standar mereka yang sangat tinggi."

"Tapi mereka masih bisa di urutan kedua dan mengejar Arsenal, mereka sudah baisa dengan ini, sedangkan Arsenal tidak biasa dikejar-kejar," paparnya.

Jose Enrique pun optimis Arsenal akhirnya bisa keluar sebagai pemenang.

"Saya yakin Arsenal bisa, mereka berhak menang adn ini bakal bagus untuk Liga Premier," tuturnya.

Jose Enrique sendiri mengaku, dirinya lebih mendukung Arsenal dibanding Manchester City.

Ia juga sempat menyinggung soal persaingan sengit dengan Manchester City di babak final Liga Premier pada musim-musim lalu.

Jose Enrique pun merasa lelah jika sampai Manchester City menang lagi.

Fans Chelsea dan Tottenham Hotspur justru akan keberatan jika yang menang Arsenal.

"Fans yang tidak ingin Arsenal memenangkan gelar ini paling cuma Tottenham dan mungkin fans Chelsea juga."

"Saya tidak peduli jika Arsenal merasakan sakit hati yang sama seperti yang dialami Liverpool ketika mereka dikalahkan oleh Manchester City dan gagal meraih gelar Liga Premier," ungkapnya.

Diketahui, kini Tottenham Hotspur berada di posisi 4 dengan 49 poin, sedangkan Chelsea betah di posisi 10 dengan 38 poin.

Jose Enrique mengaku senang Arsenal kini berada di puncak klasemen.

Diketahui, Arsenal semakin memperkokoh posisinya di puncak setelah mengalahkan Crystal Palace 4-1.

Kini, Arsenal berada di puncak dengan 69 poin, sedangkan Manchester City tepat di bawahnya dengan 61 poin.

Skuad Pep Guardiola kini juga semakin disibukkan dengan Piala FA dan Liga Champions.

Membuat skuad Mikel Arteta semakin leluasa fokus di Liga Premier.

"Sebagai mantan pemain dan penggemar Liverpool, saya lebih memilih Arsenal untuk memenangkan liga dibanding Manchester City, karena persaingan antara klub selama beberapa tahun terkahi," ungkapnya.

Bagi Jose Enrique, inilah saatnya Manchester City memberi kesempatan kepada Arsenal untuk menang.

"Sebagai penggemar yang netral, saya juga ingin Arsenal menang karena Manchester City sudah menang empat dari lima gelar Liga Premier, jadi ini bakal jadi sesuatu yang berbeda," paparnya.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved