Kamis, 16 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Fatal, Perang Sarung Bikin Bocah Kehilangan Bola Mata: Anak-anak Harus Diawasi setelah Tarawih

Seorang bocah berumur 9 tahun harus kehilangan bola matanya gara-gara terluka saat menyaksikan perang sarung di Balikpapan.

Editor: Ifa Nabila
Istimewa
Aksi perang Sarung terhadap dua kelompok remaja pecah di Jalan KRT Radjiman Widyodiningrat, Kelurahan Rawa Terate, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Jumat (24/3/2023). Seorang bocah berumur 9 tahun harus kehilangan bola matanya gara-gara terluka saat menyaksikan perang sarung di Balikpapan. 

TRIBUNTERNATE.COM - Aksi perang sarung berakibat fatal di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Seorang bocah berumur 9 tahun harus kehilangan bola matanya gara-gara terluka saat menyaksikan perang sarung.

Bocah itu mengalami luka serius hingga menjalani operasi pengangkatan bola mata.

Baca juga: Janda dan Pria Lajang Digerebek Warga Mesum dalam Mobil, Ternyata Pasangan Kekasih

Kapolresta Balikpapan AKBP Anton Firmanto mengatakan, bahwa fenomena perang sarung di Kota Beriman turut menjadi atensi kepolisian.

"Saya sudah sampaikan kepada seluruh jajaran, baik di level polresta maupun polsek jajaran untuk meningkatkan patroli dan pengawasan selama 24 jam penuh," kata Anton pada Selasa (4/4/2023).

Ia menyampaikan, dengan ditingkatkannya patroli kegiatan rutin, gangguan masyarakat selama bulan ramadan, termasuk perang sarung dapat ditekan.

"Kami berharap jangan sampai ada perang sarung, tawuran, penjualan miras dan lain-lain," harapnya.

Soal titik rawan terjadi perang sarung, lanjut Anton, pihaknya baru mendeteksi dua kejadian selama bulan Ramadan.

Dengan demikian pihaknya optimistis kepolisian akan lebih mudah melakukan penanganan secepat mungkin.

"Kami akan all out untuk mengamankan bulan Ramadhan, supaya masyarakat bisa merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah," tegasnya.

Dia memastikan, proses hukum terhadap terduga pelaku penganiayaan terhadap korban perang sarung tetap akan berjalan.

Sepanjang korban melaporkan kejadian ini ke Polresta Balikpapan.

"Kami menunggu laporan (korban) saja, kalau memang nanti dilaporkan maka akan kami tindak lanjuti," kata dia.

"Pihaknya juga mengimbau, agar para orang tua juga dapat mengawasi anak-anaknya. Khususnya pada jam-jam rawan selepas tarawih maupun menjelang subuh. Kalau bisa sehabis ibadah minta anak-anak segera pulang dan berdiam di rumah," ujar Anton.

Dirinya juga meminta orangtua untuk mengawasi ke mana sang anak akan pergi, dengan siapa dan apa kegiatan yang dilakukan di luar rumah.

Sebab, keluarga dan orang tua punya peran dominan dalam upaya pencegahan kenakalan remaja.

(Kompascom/Ahmad Riyadi)

Artikel ini telah tayang di Kompascom dengan judul "Perang Sarung di Balikpapan Sebabkan Bocah 9 Tahun Kehilangan Bola Mata, Polisi Siaga 24 Jam"

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved