Kamis, 28 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Kevin De Bruyne dan Erling Haaland Bakal Dicadangkan saat Man City Vs Leicester: Demi Hadapi Bayern

Sejumlah bintang Manchester City seperti Kevin De Bruyne hingga Erling Haaland bisa jadi dicadangkan dalam laga melawan Leicester City pada Sabtu

Tayang:
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Rex via thesun.co.uk
Pemain Manchester City, Erling Haaland berpelukan dengan Kevin De Bruyne. Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, harus merotasi pemainnya setelah berjuang berat dalam kemenangan melawan Bayern Munich di Liga Champions. 

TRIBUNTERNATE.COM - Sejumlah bintang Manchester City seperti Kevin De Bruyne hingga Erling Haaland bisa jadi dicadangkan dalam laga melawan Leicester City pada Sabtu (15/4/2023).

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, harus merotasi pemainnya setelah berjuang berat dalam kemenangan melawan Bayern Munich di Liga Champions.

Dikutip TribunTernate.com dari leicestermercury.co.uk, pemain kunci seperti Erling Haaland, Kevin De Bruyne, dan Rodri harus diistirahatkan.

Baca juga: Amarah Kevin De Bruyne gegara Guardiola, Legenda MU Bela Bos Man City: Dipikir Dia Harus Main Terus

Baca juga: Kevin De Bruyne Marah Diganti Julian Alvarez saat Man City Vs Bayern, Guardiola: Saya Ini Pelatih

Apalagi dengan peluang penentuan gelar melawan Arsenal yang sudah di depan mata.

Pep Guardiola harus merotasi pemain kunci demi bisa menghadapi Bayern Munich lagi di Leg 2 atau mungkin semifinal Piala FA melawan Sheffield United.

Erling Haaland Dijaga 24 Jam

Erling Haaland kini diawasi 24 jam oleh klubnya.

Bagaimana tidak, Erling Haaland kini bagaikan jimat pembawa keberuntungan bagi Manchester City.

Pep Guardiola membenarkan bahwa klub sangat berhati-hati, memastikan Erling Haaland selalu baik-baik saja.

Dikutip TribunTernate.com dari theguardian.com, Erling Haaland kini pemegang rekor dengan 45 gol untuk Manchester City, terbanyak di Liga Premier.

Baca juga: Jadi Jimat, Erling Haaland sampai Dijaga 24 Jam oleh Man City, Guardiola: Kami Awasi Setiap Detik

Musim lalu, ia melewatkan 16 pertandingan di Borussia Dortmund karena cedera.

Di Manchester City, ia baru melewatkan empat laga karena cedera juga.

Pep Guardiola pun ogah jika sampai terjadi apa-apa pada anak asuh kesayangannya itu.

"Saya tidak tahu apa yang dia lakukan di Dortmund, tapi di sini dia dijaga 24 jam," kata Pep Guardiola.

Pelatih asal Spanyol itu membeberkan segala aspek yang diperhatikan dari keseharian Erling Haaland.

"Kami punya dokter dan fisioterapis yang luar biasa, mereka mengawasinya setiap detik setiap hari."

"Sulit untuk dipahami kenapa kalian menghabiskan banyak uang (untuk beli pemain) lalu meninggalkan mereka (lagi), saya tidak tahu apa yang klub-klub lain lakukan," paparnya.

"Hari ini dengan jadwal pertandingan sangat padat setiap tiga atau empat hari, kami harus mengawasi mereka."

"Sangat sulit dengan nutrisi, istirahat, tidur, asupan makan. Untuk latihan, berpaa menit mereka harus bermain. Ada data yang menyebut mereka tidak boleh berlatih lebih dari 10 atau 15 menit," tambahnya.

Sambatan Pep Guardiola

Pep Guardiola malah mengeluh meski anak asuhnya baru saja membantai Bayern Munich di Leg 1 perempat final Liga Champions, Rabu (12/4/2023) WIB.

Pep Guardiola mengaku hancur secara emosional setelah laga selesai di Etihad Stadium..

Dikutip TribunTernate.com dari manchestereveningnews.co.uk, pelatih asal Spanyol itu mengaku laga malam ini sangatlah melelahkan.

Pep Guardiola senantiasa memberi semangat dan arahan anak asuhnya dari pinggir lapangan.

Mantan pelatih Barcelona itu memang pernah mengeluh bahwa banyaknya kompetisi yang diikuti skuadnya membuat ia begitu lelah.

"Rasanya tidak nyaman. Saya hancur secara emosional. Saya masih punya 10 tahun lagi dari hari ini. Ini adalah pertandingan yang penuh tuntutan," keluh Pep Guardiola.

Setelah berhasil mengemas tiga poin, Pep Guardiola kini pilih bersantai sejenak sebelum menghadapi Leicester City.

"Sekarang saya harus bersantai, hari libur sehari untuk apra pemain, bersiap untuk Leicester."

"Saya tahu persis apa yang harus kalian lakukan di sana. Jika kalian tidak tampil baik, mereka bisa mencetak satu, dua, bahkan tiga gol. Saya tahu itu. Para pemain juga tahu itu," tuturnya.

Rating Pemain Manchester City

Ada sejumlah pemain Manchester City yang mendapat rating nyaris sempurna seperti Nathan Ake, Rodri, dan Bernardo Silva.

Simak rating para pemain Manchester City dikutip TribunTernate.com dari manchestereveningnews.co.uk:

- Ederson (8): Sang kiper berhasil melakukan penyelamatan hebat, terutama di babak kedua ketika Leroy Sane melakukan sejumlah percobaan di depan gawang.

- Akanji (8): Tampil ulet sepanjang pertandingan, menjaga pertahanan timnya dan berusaha merebut kembali penguasaan bola.

- Stones (8): Main dalam posisi yang agak beda dari biasanya, lebih berperan sebagai bek tengah. Melakukan sundulan hebat yang dijadikan gol oleh Haaland.

- Dias (9): Selalu berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat dengan beberapa blok dan ancaman luar biasan.

- Ake (9): Main semakin gacor, membuat keputusan yang tepat saat di belakang dan mengancam Sommer.

- Rodri (9): Bagaikan petir yang tampil luar biasa dan mendikte permainan.

- Gundogan (8): Bekerja keras dan muncul tanpa terdeteksi di kotak dan memberi ancaman.

- De Bruyne (7): Memberi beberapa umpan silang berbahaya di dekat gawang, namun performa menurun di babak kedua gara-gara cedera.

- Bernardo (9): Tampil brilian sejak awal. Mungkin perlu memperhatikan makanannya agar berat badan bertambah.

- Grealish (8): Tampil gacor di babak kedua serta permainan link-up dengan Haaland menjadikannya istimewa.

- Haaland (8): Tak terlalu tampak di 60 menit awal hingga akhirnya meledak dengan gol ketiga.

- Alvarez (7): Menggantikan De Bruyne pada menit ke-68 dan langsung membawa dampak sampai nyaris mencetak gol.

Tidak dipakai: Ortega, Carson, Walker, Laporte, Gomez, Lewis, Phillips, Perrone, Palmer, Mahrez

Jalannya pertandingan

Manchester City sudah mencoba untuk menguasai pertandingan sejak menit awal.

Namun, tim tuan rumah baru bisa tampil mengancam pada menit ke-22 dengan beberapa kali percobaan ke gawang yang berhasil ditangkis Yann Sommer.

Bayern Munich juga nyaris mendapat kesempatan untuk menyamakan kedudukan melalui tendangan Leroy Sane pada menit terakhir babak pertama namun meleset.

Di babak kedua, Leroy Sane lagi-lagi mencoba untuk menjebol pertahanan tuan rumah namun berhasil dihalau oleh Ederson.

Yann Sommer mati-matian mempertahankan gawang hingga terjadi gol Bernardo Silva dari umpan silang Erling Haaland.

Serta sundulan John Stones yang disambut oleh Erling Haaland, mengantarkan pada gol ketiga.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved