Liga Inggris
Berpisah dari Liverpool, Roberto Firmino: Memang Sudah Saatnya bagi Saya untuk Pergi
Pemain depan Liverpool, Roberto Firmino, menjelaskan bahwa ini memang sudah saatnya bagi dia untuk hengkang dari Anfield Stadium.
TRIBUNTERNATE.COM - Pemain depan Liverpool, Roberto Firmino, menjelaskan bahwa ini memang sudah saatnya bagi dia untuk hengkang dari Anfield Stadium.
Menurutnya, siklus bersama Liverpool sudah berakhir.
Hal ini disampaikan Roberto Firmino dalam wawancara dengan media jelang pertandingan melawan Aston Villa akhir pekan ini, sebagaimana dikutip dari The Guardian.
Diketahui, jelang akhir musim 2022-2023 akan menjadi perpisahan emosional bagi Liverpool dan Roberto Firmino.
Pertandingan Sabtu (20/5/2023, kick-off pukul 21.00 WIB) malam ini, ketika Liverpool menjamu Aston Villa untuk Matchday 37 Liga Premier, akan menjadi puncak perpisahan bagi pemain asal Brazil itu.
Namun, saat menerangkan alasan bahwa ini memang sudah saatnya dirinya pergi, Firmino enggan membahas langkah selanjutnya.
“Sayangnya, ini saatnya. Siklus di sini sudah berakhir dan saya mengerti sudah waktunya untuk pergi," kata Roberto Firmino.
"Saya sangat bangga atas semua yang telah saya lakukan di sini bersama tim, apa yang kami raih bersama dan sejarah indah yang kami buat bersama."
"Saya sangat bangga. Mungkin suatu hari saya bisa kembali, saya tidak tahu, tapi ini memang sudah saatnya untuk pergi.”
Baca juga: Bakal Ada Tangis Perpisahan di Markas Liverpool, Roberto Firmino: Saya akan Merindukan Segalanya
Baca juga: Laga Kontra Aston Villa Akhir Pekan Ini: Perpisahan Emosional dari Liverpool bagi Roberto Firmino
Baca juga: Gary Neville: Trio Mo Salah, Firmino, Sadio Mane Lebih Baik Ketimbang Rooney, Cristiano, Tevez

Lagu "Si Señor" Jadi Lagu Perpisahan
Sejatinya, rangkaian perpisahan dengan Roberto Firmino sudah dimulai pada Senin (15/5/2023) lalu, di mana para supporter The Reds yang merayakan kemenangan 3-0 atas Leicester City dengan menyanyikan lagu untuk sang penyerang, "Si Señor."
Roberto Firmino yang dikenal dengan karakternya yang pendiam, agak pemalu, dan kerap kali mengecek bahasa Inggrisnya dengan penerjemah, tentu akan tersipu dengan lagu tersebut.
Saat lagu "Si Señor" terus digemakan oleh para fans di King Power Stadium itu jelas sangat berarti baginya.
Baca juga: Jika Sadio Mane Pindah ke Chelsea dari Bayern Munich, Itu Tidak Berarti Mengkhianati Liverpool
Baca juga: Lawan Liverpool, Tottenham Hotspur Memalukan: Cuma Son Heung-min dan Harry Kane yang Becus Tanding
“Saya terkejut karena itu kan pertandingan tandang,” katanya, soal lagu "Si Señor" yang dinyanyikan para fans.
“Para penggemar tahu saya tidak di bangku cadangan tetapi di belakangnya."
"Saya sangat terkejut tetapi saya juga sangat emosional dan bahagia. Saya menyukainya dan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada mereka semua atas dukungan dan cinta serta kasih sayang yang telah mereka tunjukkan kepada saya."
“Saya tidak ingat kapan pertama kali saya mendengarnya, tetapi ketika saya tahu para penggemar telah menciptakan lagu untuk saya, saya sangat senang karena itu adalah simbol."
"Itu berarti mereka mencintai saya dan setiap kali saya mendengar lagu untuk saya, itu memberi saya keberanian dan motivasi untuk bekerja lebih keras, berbuat lebih banyak untuk tim dan melakukan yang terbaik.”
Kemudian, Roberto Firmino mengaku bahwa ia menyanyikan lagu itu bersama keluarganya.
“Saya menyanyikannya dua hari lalu [Rabu, setelah laga kontra Leicester] di dalam mobil bersama keluarga saya,” ungkap Firmino.
“Anak-anak saya bertanya apakah saya bisa memutar lagu itu agar kami bisa bernyanyi bersama.”
Dia pun berniat untuk belajar memainkannya di piano.
“Saya main piano, tapi kalau lagu itu belum. Sulit. Tapi saya akan belajar,” pungkasnya.
Baca juga: Jika Sadio Mane Hengkang dari Bayern Munich dan Pulang ke Liga Premier, 4 Klub Bersedia Menampung
Baca juga: Gelut Mirip Sadio Mane dan Leroy Sane di Bayern Munich Pernah Terjadi di Arsenal: Itu Hal Biasa
Andalan
Roberto Firmino menjadi salah satu pemain andalan Jurgen Klopp.
Sejauh ini, ia telah mencetak 109 gol dalam 360 penampilan untuk The Reds, serta meraih 7 medali juara, termasuk Liga Inggris, Liga Champions, Piala Dunia Antarklub, Piala FA, dan Piala Liga.
Selain kepiawaiannya di lapangan, Firmino juga dikenal dengan karakternya yang cerdas, berani, dan tidak egois.
Di bawah asuhan Jurgen Klopp, Roberto Firmino belajar untuk menguasai seni sebagai false 9.
Kreativitas dan kecerdasannya menjadi inti serangan fenomenal Liverpool, bersama rekannya Mohamed Salah dan Sadio Mane.
Ini jauh dari hari-hari awalnya di Anfield ketika, setelah didatangkan dengan kesepakatan transfer senilai £29 juta atau setara Rp533 miliar dari Hoffenheim, ia hanya dimainkan melebar atau terkadang ditinggalkan di bangku cadangan oleh pelatih The Reds saat itu, Brendan Rodgers.
Dengan segala jasa dan performa briliannya, tentu perpisahan Roberto Firmino dari Liverpool dan Jurgen Klopp di akhir musim 2022-2023 ini akan menyakitkan sekaligus penuh haru.
(TribunTernate.com/Rizki A.)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.