Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Nicolas Jackson Ogah Jadi The Next Didier Drogba, Bintang Chelsea: Saya Hormati tapi Saya Mau Lebih

Bahkan, penampilan Nicolas Jackson dalam dua laga pramusim Chelsea membuatnya dijuluki sebagai The Next Didier Drogba.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@jackson.nj11
Pemain Chelsea, Nicolas Jackson. Nicolas Jackson baru bergabung dengan Chelsea tapi sudah menjadi sorotan layaknya bintang. 

TRIBUNTERNATE.COM - Nicolas Jackson baru bergabung dengan Chelsea tapi sudah menjadi sorotan layaknya bintang.

Bahkan, penampilan Nicolas Jackson dalam dua laga pramusim Chelsea membuatnya dijuluki sebagai The Next Didier Drogba.

Dengan segala hormat, Nicolas Jackson ternyata tak ingin disamakan dengan Didier Drogba.

Baca juga: Fans Chelsea Ogah Percaya Conor Gallagher Pergi atas Kemauan Sendiri, Tawaran West Ham Ditolak

Baca juga: Owner Chelsea Behdad Eghbali Ikut Nonton The Blues Libas Brighton 4-3, Jadi Ngelobi Moises Caicedo?

Pasalnya, ia ingin menjadi pemain yang lebih unggul ketimbang sang legenda.

Diketahui, mantan pemain Villareal ini menyumbang satu assist untuk gol Ian Maatsen saat kemenangan 5-0 melawan Wrexham.

Saat melawan Brighton, Nicolas Jackson menyumbang dua assist untuk gol Mykhailo Mudryk dan Conor Gallagher serta satu gol melalui assist Marc Cucurella.

Fans sempat mewanti-wanti Chelsea untuk tidak meminjamkan Nicolas Jackson seperti kebiasaan yang sudah-sudah, membeli pemain muda lalu langsung dipinjamkan ke klub lain.

Nicolas Jackson sendiri berharap terus bisa menjadi harapan klub dan bisa menjadi legenda melebihi Didier Drogba nantinya.

"Saya mencintai dan menghormati King Didier, tentu saja. Tapi saya ingin berbuat lebih dan menjadi lebih unggul darinya. Jika sampai saya bisa melebihi tiga legenda (Anelka, Drogba, Ba), maka itu permulaan yang hebat."

"Tapi saya ingin lebih dari mereka," tegasnya, dikutip dari situs resmi Chelsea.

Baca juga: Risiko Chelsea Ogah Lepas Levi Colwill, Harga Moises Caicedo Naik, Pochettino: Dia Pemain Kami

Chelsea Vs Brighton

Laga pramusim Chelsea vs Brighton & Hove Albion di Philadelphia berakhir dengan skor 4-3.

Pertandingan berlangsung nyaris seimbang dengan kepemilikan bola lebih unggul Brighton, yakni 55 persen pada babak pertama.

Gol pembuka dicetak oleh Danny Welbeck dengan assist dari Kaoru Mitoma pada menit ke-13.

Kemudian Christopher Nkunku menyamakan kedudukan pada menit ke-19.

Brighton harus bermain dengan 10 pemain setelah Jan Paul van Hecke terkena kartu merah pada menit ke-60.

Jan Paul van Hecke menjatuhkan Cesare Casadei.

Setelah kehilangan satu pemain, pertahanan Brighton agak keteteran.

Hingga momen yang ditunggu-tunggu para fans Chelsea pun tiba di mana Mykhailo Mudryk mencetak gol pertamanya melalui assist Nicolas Jackson tepat di depan gawang.

Disusul gol Conor Gallagher pada menit ke-72 dan assist kembali diberikan oleh Nicolas Jackson.

Nicolas Jackson akhirnya mencetak golnya sendiri pada menit ke-76 melalui assist dari Marc Cucurella.

Hal ini membuat para fans Chelsea di media sosial memuja-muja Nicolas Jackson.

Brighton mendapat kesempatan penalti dan berusaha mengejar ketertinggalan melalui tendangan Joao Pedro pada menit ke-79 yang menjebol gawang Kepa Arrizabalaga.

Skuad Roberto De Zerbi semakin mengancam dengan gol dari Deniz Undav pada menit ke-89.

Kedudukan 4-3 dengan waktu tambahan 6 menit.

Kedua tim sama-sama bermain agresif untuk menyerang hingga pluit tanda laga berakhir dibunyikan.

STARTER XI

Starter XI Chelsea: Arrizabalaga, Gusto, Thiago Silva, Colwill, Chilwell, Santos, Gallagher, Sterling, Chukwuemeka, Maatsen, Nkunku

Pelatih: Mauricio Pochettino

Starter XI Brighton: Steele, Gross, Van Hecke, Webster, March, Dahoud, Gilmor, Hinshelwood, Mitoma, Lallana, Welbeck

Pelatih: Roberto De Zerbi

Chelsea Vs Wrexham

Laga yang diselenggarakan di Kenan Memorial Stadium ini sekaligus menjadi debut dari pelatih baru Chelsea, Mauricio Pochettino.

Maurucio Pochettino memilih starter XI: Cumming, Gusto, Chalobah, Humphreys, Cucurella, Casadei, Santos, Moreira, Chukwuemeka, Maatsen, dan Jackson.

Sementara Phil Parkinson memilih starter XI: Foster, O'Connell, Tozer, O'Connor, Forde, J. Jones, Cannon, Lee, Mendy, Dalby, dan Mullin.

Chelsea mendominasi pertandingan dengan kepemilikan bola 65 persen.

Gol pembuka dicetak oleh Ian Maatsen dengan assist oleh N. Jackson serta gol kedua assist oleh C. Chukwuemeka.

Di babak kedua, terjadi pergantian pemain, Malo Gusto diganti Alfie Gilchrist, Jacob Mendy diganti Callum McFadzean.

Kemudian Carney Chukwuemeka diganti Conor Gallagher, Anthony Forde diganti Ryan Barnett, Ian Maatsen diganti Raheem Sterling, Marc Cucurella diganti Ben Chilwell.

Lalu Diego Moreira diganti Angelo Gabriel, Nicolas Jackson diganti Christopher Nkunku, Eoghan O'Connell diganti Aaron Hayden.

Kemudian Andy Cannon diganti William Boyle, Ben Foster diganti Rob Lainton.

Pada menit ke-62, kembali terjadi pergantian pemain, yakni Sam Dalby diganti Ollie Palmer, Elliot Lee diganti Luke Young, Paul Mullin diganti Billy Waters, James Jones diganti Liam McAlinden, Thomas O'Connor diganti Jordan Davies.

Sementara di kubu Chelsea semenit berkitnya Andrey Santos diganti Lewis Hall, lalu Jamie Cumming diganti Lucas Bergstorm (76').

Gol ketiga dicetak oleh Conor Gallagher dengan assist dari Raheem Sterling.

Kemudian Trevoh Chalobah kembali diganti oleh Marc Cucurella pada menit ke-85.

Menjelang pluit akhir pertandingan berbunyi, Christoper Nkunku mencetak gol pertamanya untuk Chelsea.

Hingga pertandingan berakhir dengan tambahan waktu lima menit, akhirnya ditutup dengan gol Ben Chilwell.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved