Kronologi Kapal Muatan 35 Ton di Morotai Berlabuh Darurat
Karena alami kurasakan mesin saat melaut, kapal bermuatan 35 ton di Pulau Morotai terpaksa berlabuh darurat
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI - Sebuah kapal bermuatan BBM jenis minyak tanah, berlabuh di Pelabuhan milik PT Labrosco di Desa Pandanga, Morotai Selatan.
Informasi yang TribunTernate.com, kapal tersebut bernama Tri Enjel bermuatan 35 ton minyak tanah.
Kapal itu terlihat berlabuh disebalah kapal tongkang, yang sedang bongkar muat material pasir.
Seorang ABK Tri Enjel mengaku, kapalnya terpaksa berlabuh karena kerusakan mesin.
Baca juga: Trigana Air Bisa Terbang Manado-Morotai Seminggu Tiga Kali, Tapi Harus Penuhi Ini
Yang dialami saat berlayar daro Tobelo, Halmahera Utara ke Desa Waringin, Morotai Selatan Barat.
"Mesin rusak, jadi malam itu ada kapal fiber jeput lalu tunda kapal."
"Jadi berlabuh di pelabuhan sini (pelabuhan PT Labrosco, red), "ungkapnya, Jumat (1/9/2023).
Harusnya, lanjut dia, muatan kapal (minyak tanah,red) dibongkar di Pelabuhan Desa Waringin.
"Yang kami bawa minyak tanah subsidi, sekarang muatan sudah kosong, sudang suplai 3 hari lalu, "ungkapnya.
Baca juga: Hore! Waktu Dekat Pesawat Cargo Trigana Air Terbang Rute Manado-Morotai
Kepala Disperindagkop dan UKM Pulau Morotai, Nasrun Mahasari saat dikonfirmasi mengaku.
Kapal Tri Enjel memang memuat, 35 tom minyak tanah dari Tobelo.
"Iya benar, sekarang kapalnya masih di pelabuhan PT Labrosco karena mesinnya rusak (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Kapal-bermuatan-35-ton-minyak-tanah-berlabuh-darurat.jpg)