Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Jelang Lawan Wolves, Matheus Nunes Minta Maaf, Sebut Guardiola Terbaik: Ga Mungkin Tolak Man City

Gelandang Manchester City, Matheus Nunes, akan menghadapi momen pertamanya melawan mantan klub, Wolves, pada laga Sabtu (30/9/2023).

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@matheusnunes73
Gelandang Manchester City, Matheus Nunes, akan menghadapi momen pertamanya melawan mantan klub, Wolves, pada laga Sabtu (30/9/2023). 

TRIBUNTERNATE.COM - Gelandang Manchester City, Matheus Nunes, akan menghadapi momen pertamanya melawan mantan klub, Wolves, pada laga Sabtu (30/9/2023).

Sebelum laga tandang tersebut, Matheus Nunes meminta maaf kepada para fans Wolves gara-gara dirinya merapat ke Manchester City.

Dalam permintaan maafnya, Matheus Nunes juga memuji klub serta pelatih barunya, Pep Guardiola, yang mana tawaran musim panas lalu sulit ia tolak.

Baca juga: Sebelum Matheus Nunes Gabung Man City, Guardiola Kepo ke Ex Bos Wolves: Dia Kayak Ga Bisa Capek

Baca juga: Jack Grealish Hobi Backpass, Karier di Man City Makin Terancam Jeremy Doku, Fans: Kualitasnya Jauh

"Saya bisa memahami ada beberapa pendukung yang tidak senang dengan keputusan saya, dan karena itu saya minta maaf."

"Saya membuat keputusan saya dan itu adalah penawaran yang tidak bisa saya tolak."

"Manchester City adalah klub papan atas dengan pemain terbaik di dunia serta pelatih terbaik."

"Mereka menang treble musim lalu. Saya tidak tahu apakah saya akan mendapat kesempatan itu lagi, jadi saya harus memanfaatkan kesempatan."

"Saya akan selalu bersyukur karena Wolves telah memberi saya kesempatan itu," ucapnya, dikutip dari manchestereveningnews.co.uk.

Pep Guardiola Kepo Matheus Nunes

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menceritakan obrolannya dengan mantan manajer Wolves, Julen Lopetegui, soal anak asuhnya, Matheus Nunes.

Sebelum Matheus Nunes merapat ke Manchester City pada bursa transfer musim panas ini, Pep Guardiola sempat mencari tahu lewat Julen Lopetegui.

Hal ini diungkapkan Pep Guardiola menjelang laga tandang melawan Wolves pada Sabtu (30/9/2023) pukul 21.00 WIB.

Dikutip dari expressandstar.com, Pep Guardiola menyebut bahwa pemain 25 tahun itu seperti tidak bisa kelelahan di lapangan.

"Terkadang dia harus lebih tenang di posisinya, tapi dia bermain dinamis. Dalam laga, dia bisa memberi bola, dribble, dan menyerang lawan."

"Dia tampak seperti tidak pernah kelelahan, karena aksinya lebih dari 15 atau 20 meter, tapi kita sudah tahu sejak dia di Sporting Lisobn di mana dia sudah melakukannya, serta di Wolves."

"Kami tanya Lopetegui, yang mana adalah teman kami, bagaimana dia (Nunes), dan semua pendapatnya sangatlah bagus," tutur Pep Guardiola.

Kepada Pep Guardiola, Lopetegui juga berpendapat sama, yakni soal sang pemain seperti memiliki energi ekstra di lapangan untuk berlari kencang.

Pep Guardiola Ralat Pujian

Pep Guardiola meralat pujian untuk anak asuh barunya, Matheus Nunes.

Pep Guardiola pernah memuji Matheus Nunes saat sang gelandang masih bermain untuk Sporting Lisbon.

Kini, Pep Guardiola mengaku bahwa pujiannya saat itu terlalu berlebihan.

Diketahui, Matheus Nunes baru saja mencatatkan debut assist untuk gol Erling Haaland dalam laga melawan Nottingham Forest.

Setelah laga yang berakhir kemenangan 2-0 itu, Pep Guardiola ditanya soal penampilan Matheus Nunes.

Seorang wartawan mengingatkan pelatih asal Spanyol itu saat Manchester City membantai Sporting Lisbon dalam laga tandang Liga Champions dengan skor 0-5.

Dalam laga yang digelar 15 Februari 2022 itu, gol dicatatkan oleh Riyad Mahrez (7'), Bernardo Silva (17', 44'), Phil Foden (32') dan Raheem Sterling (58').

Matheus Nunes yang kemudian bergabung dengan Wolves terlebih dahulu sempat dipuji Pep Guardiola sebagai salah satu pemain terbaik di dunia.

"Mungkin saya agak sedikit berlebihan, ternyata dia bukan (salah satu terbaik di dunia)," ujar Pep Guardiola sambil tertawa, dikutip dari BeanymanSports.

"Dia memang pemain yang sangat bagus, tapi terkadang (tidak). Mungkin saya bilang begitu saat (skor) 1-5 atau berapa, oh 0-5."

"Tapi dia memang pemain yang istimewa, sangat istimewa," sambungnya.

Pep Guardiola Tak Ingin Quadruple

Pep Guardiola menunjukkan kurangnya antusiasme Carabao Cup sejak awal musim.

Kini, Manchester City tidak bisa melaju ke babak 16 besar setelah kalah 1-0 melawan Newcastle United.

Pep Guardiola mengaku, Manchester City memang tidak mengharapkan quadruple atau memenangkan empat trofi.

Sang pelatih mengaku, ekspektasinya di klub memang tinggi namun treble seperti musim lalu sudah cukup.

"Kalian pikir targetnya untuk memnangkan quadruple? Jujur saja, bukan itu."

"Kami berkompetisi sangat-sangat bagus dan kami lebih dari puas untuk bisa memenangkan treble."

"Ekspektasi kami memang tinggi tapi tidak setinggi itu untuk tidak puas dengan treble," tegasnya, dikutip dari dailymail.co.uk.

Pep Guardiola Puji Wasit

Pep Guardiola malah berterima kasih kepada wasit yang memberinya kartu kuning dalam kekalahan melawan Newcastle United.

Pada putaran ketiga Carabao Cup itu, Pep Guardiola sempat memprotes keputusan wasit dan dirinya malah diganjar kartu kuning.

Pep Guardiola kesal gara-gara di babak kedua, terjadi pelanggaran pada Oscar Bobb kemudian Sergio Gomez oleh Bruno Guimaraes yang sudah mengantongi kartu kuning.

Wasit tidak memberikan ganjaran apa-apa terhadap Bruno Guimaraes yang membuat Pep Guardiola naik darah.

Namun, setelah laga berakhir, Pep Guardiola mengaku bahwa dirinya salah dan berterima kasih kepada wasit Chris Kavanagh.

"Saya tidak tahu berapa pelanggaran yang mereka lakukan, berapa pelanggaran yang kami lakukan, dan ada berapa kartu kuning."

"Tapi ya begitulah, terkadang emosi menguasai kita. Saya hromati para wasit yang telah melakukan pekerjaan mereka. Saya layak mendapat kartu kuning," ucapnya.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved