Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Bangganya Harry Maguire, Sekali Main Bikin Man United Menang: Lihat Rekor Saya dengan Erik ten Hag

Harry Maguire menyadari dirinya tidak menjadi pemain reguler di bawah kepelatihan Erik ten Hag.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@harrymaguire93
Bek Manchester United, Harry Maguire. Harry Maguire menyadari dirinya tidak menjadi pemain reguler di bawah kepelatihan Erik ten Hag. 

TRIBUNTERNATE.COM - Bek Manchester United, Harry Maguire, membanggakan statistik penampilannya.

Harry Maguire menyadari dirinya tidak menjadi pemain reguler di bawah kepelatihan Erik ten Hag.

Namun, Harry Maguire beranggapan bahwa sekalinya ia main, maka laga akan berakhir kemenangan.

Baca juga: Mason Mount Dituduh Menyesal Tinggalkan Chelsea, Ex Liverpool: Tidak Paham, Ngapain ke Man United

Baca juga: David de Gea Bikin Fans Man United Ngarep Gantikan Onana, Ternyata Ini Alasan Balik ke Manchester

Baca juga: Moises Caicedo dan Nicolas Jackson Rekrutan Liga Premier Terburuk, Chelsea Buang-buang Duit?

Dikutip dari espn.com, Harry Maguire menjadi starting dari 16 laga di musim lalu.

Manchester United memenangkan 12 dari 16 laga itu, persentase kemenangan 75 persen menurun menjadi 63 persen jika tanpa Harry Maguire.

Sedangkan Harry Maguire baru tampil empat kali musim ini dan mencatatkan satu asssit.

Harry Maguire tampil dalam kekalahan 3-1 melawan Arsenal, kemenangan 3-0 melawan Cristyal Palace (EFL), kekalahan 0-1 melawan Crystal Palace, dan kemenangan 2-1 melawan Brentford.

Melihat statistik itu, bek Inggris ini membanggakan dirinya dan menganggap performanya baik.

"Jika kalian melihat saya menjadi starting dalam 15-20 laga untuk klub dan timnas, saya dengan senang hati duduk di sini dan bilang bahwa saya sangat senang dengan penampilan saya."

"Rekor saya dengan sang manajer yang berbicara. Saya belum menjadi starting sebanyak yang saya inginkan, tapi persentase kemenangan dalam laga yang saya mainkan jadi sangat tinggi."

"Tentu saja ada momen di mana saya bisa berbuat lebih dan momen di mana saya masih bisa berkembang untuk membantu tim," ujarnya.

Rasmus Hojlund Akui Ada Kemiripan dengan Erling Haaland

Penyerang Manchester United, Rasmus Hojlund, melihat ada kesamaan dirinya dengan bintang Manchester City, Erling Haaland.

Meski Rasmus Hojlund mengakui ada kemiripan, dirinya tidak mau dibandingkan dengan Erling Haaland.

Pemain Denmark itu berharap dirinya bisa selevel atau bahkan melebihi kehebatan bintang Norwegia.

Kehadiran Rasmus Hojlund di skuad Erik ten Hag merupakan angin segar karena penampilannya yang bagus di tengah terpuruknya skuad.

Rasmus Hojlund menyumbangkan tiga gol dari delapan penampilannya bersama Setan Merah.

Sedangkan Erling Haaland mencatatkan delapan gol dan dua assist dari 12 penampilannya.

Keduanya memang kerap dimirip-miripkan, apalagi secara fisik juga mirip dengan tubuh tinggi di atas 190 cm, rambut pirang, dan sama-sama orang Skandinavia.

Namun, Rasmus Hojlund mengaku tidak mau dibandingkan dengan Erling Haaland.

"Seperti yang saya katakan berkali-kali, saya tidak akan membandingkan diri saya dengannya karena dia itu monster, dia itu gila."

"Saya bisa lihat ada kemiripan, dia cepat, saya juga cepat, dia berkaki kiri, saya juga, dia kuat, saya kuat juga."

"Saya berharap bisa mencapai levelnya, tapi saya butuh berlatih sangat keras dan lebih fokus di lapangan," paparnya.

Rasmus Hojlund Dikasihani

Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, mengasihani juniornya, Rasmus Hojlund.

Bahkan Rio Ferdinand sampai membandingkan Rasmus Hojlund dengan era Wayne Rooney.

Rasmus Hojlund yang baru bergabung pada bursa transfer musim panas 2023 langsung diberi beban berat.

Sebagai penyerang, Rasmus Hojlund seperti langsung diharapkan untuk terus mencetak gol.

Ditambah kini skuad Erik ten Hag tengah terpuruk, Rasmus Hojlund seolah menggendong tim sendirian.

Manchester United baru saja mengalami kekalahan memalukan melawan Galatasaray di babak penyisihan grup Liga Champions.

Rasmus Hojlund mencetak dua gol pada menit ke-17 dan ke-67.

Namun gol bintang Denmark itu berhasil dibalas tiga gol oleh Wilfried Zaha (23'), Muhammed Kerem Akturkoglu (71'), dan Mauro Icardi (81').

Manchester United tak hanya terpuruk di klasemen Liga Premier dengan berada di posisi 10, namun juga di Grup A Liga Champions dengan nol poin.

Dari tujuh kompetisi yang diikuti Rasmus Hojlund, ia sudah menyumbang tiga gol.

Meski menjadi satu-satunya pemain yang menyumbang gol di laga terakhir itu, Rasmus Hojlund justru meminta maaf.

Rasmus Hojlund menunjukkan gestur tangan menelungkup seperti minta maaf di hadapan para fans di Old Trafford.

Hal inilah yang membuat Rio Ferdinand kasihan kepada bintang 20 tahun itu.

Pasalnya, Rasmus Hojlud seperti di bawah tekanan bahwa dirinya harus mencetak gol di tiap laga.

"Saya benar-benar merasa kasihan dengannya karena belum pernaha da pemain yang bergabung (ke Manchester United) di usianya dan langsung mendapat tekanan untuk menjadi pemain yang harus mencetak gol, harus menjadi pemain terakhir (yang mencetak gol)," ujarnya, dikutip dari manchestereveningnews.co.uk.

Rio Ferdinand menyebut bahwa pemain sehebat Wayne Rooney ada senior pendamping seperti Ruud van Nistelrooy sehingga tidak benar-benar berjuang sendirian.

"Wayne Rooney kan punya Ruud van Nistelrooy di sampingnya untuk membimbingnya, dan (saat itu) tidak ada yang benar-benar berekspektasi tinggi padanya."

"Dia (Hojlund) langsung masuk ke skuad sebagai rekrutan mahal, dengan seluruh tekanan itu, tapi itulah yang terjadi sebagai pemain Man United. Kamu harus menghadapi tekanan itu," sambung Rio Ferdinand.

Wajah Rasmus Hojlund

Wajah pemain baru Manchester United, Rasmus Hojlund, membuat sejumlah fans salah fokus.

Ekspresi Rasmus Hojlund dikira tengah bersedih gara-gara Manchester United yang baru saja kalah melawan Galatasaray.

Rasmus Hojlund tertangkap kamera jurnalis MailSport saat sudah tiba di Trafford Training Centre di Carrington.

Pemain Denmark itu tampak memarkirkan mobilnya berwarna hitam dan hendak latihan rutin bersama sang pelatih, Erik ten Hag.

Tampak Rasmus Hojlund mengenakan kaos berwarna krem dan tangannya dalam posisi memegang kemudi.

Raut wajah Rasmus Hojlund dipandang muram oleh sejumlah fans Manchester United.

Suporter Setan Merah pun menarasikan seolah-olah Rasmus Hojlund tengah memendam kesedihan skuadnya yang terpuruk.

Pemain Manchester United, Rasmus Hojlund
Pemain Manchester United, Rasmus Hojlund (Instagram.com/@rasmus.hoejlund - MailSport Eamonn and James Clarke)

@stephaniee**: Bocahku sudah tampak frustasi

@utduni**: Dia mikir 'kapan luka dan penderitaan ini berakhir?'

@utdko**: Dia sudah tampak muak

@ayoisho**: Saya merasa kasihan padanya

@oisinu**: Dia tampak kesal

@big_sam** Dia tampak tidak senang

Bilang ke Marcus Rashford

Rasmus Hojlund menyinggung hubungannya dengan rekan setimnya, Marcus Rashford.

Sebagai penyerang tengah, Rasmus Hojlund berusaha untuk bisa mengimbangi lini depan yang sudah ada di Manchester United.

Setelah kekalahan 2-3 melawan Galatasaray, Rasmus Hojlund menyebut dirinya sudah berusaha untuk memberikan yang terbaik namun gagal.

"Saya selalu berusaha untuk berada di posisi berbahaya dan hari ini saya mendapat bolanya tiga kali, jika kalian juga menghitung saat offside."

"Saya dibawa ke sini untuk mencetak gol dan saya senang bisa mencatatkan dua gol lagi hari ini," ujar Rasmus Hojlund, dikutip dari manchestereveningnews.co.uk.

Pemain 20 tahun itu juga berkomentar soal seniornya di klub, Marcus Rashford, yang berada di posisi sayap dan memberi assist pada gol pertamanya.

"Kalau kita bicara soal Marcus, kami sudah mencoba saling mengobrol dan dia tahu saya bakal ada di sana."

"Dia tahu saya bakal bisa mengimbangi ritmenya dan kami bisa bersama menyerang dan kita lihat sepintas hal itu hari ini," tuturnya.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved