Cristiano Ronaldo
Meski 2 Tahun Lebih Muda, Lionel Messi Bakal Sulit Saingi Rekor Gol Cristiano Ronaldo, Ini Alasannya
Tahta top scorer of all time alias pencetak gol terbanyak sepanjang masa masih diperebutkan oleh Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.
TRIBUNTERNATE.COM - Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi menjadi dua nama yang selalu diperbandingkan dalam perdebatan soal GOAT (The Greatest Of All Time).
Mereka telah bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.
Perdebatan mengenai siapa yang layak disebut GOAT antara CR7 dan La Pulga telah berlangsung selama satu dekade terakhir.
Kini, setelah keduanya sama-sama meninggalkan sepak bola Eropa, perebutan tahta top scorer of all time alias pencetak gol terbanyak sepanjang masa masih bergantung pada duel antara Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.
Adapun Cristiano Ronaldo telah bermain di Liga Pro Saudi bersama Al Nassr, sementara Lionel Messi bermain dengan Inter Miami di Major League Soccer (MLS).
Saat artikel ini dikutip dari Sportsbrief, Jumat (13/10/2023), Cristiano Ronaldo menjadi pencetak gol terbanyak di dunia.
Legenda Real Madrid, Manchester United, dan Juventus itu telah mencetak 849 gol sepanjang karirnya, menurut data TransferMarkt.
Sementara itu, Lionel Messi berada di urutan kedua pencetak gol terbanyak di dunia setelah Cristiano Ronaldo, dengan 819 gol.
Dengan usia yang lebih muda dua tahun, seharusnya Lionel Messi bisa mengejar angka gol yang dicetak rival beratnya semasa di El Classico tersebut.
Akan tetapi, ada beberapa faktor mengapa Lionel Messi diperkirakan akan kesulitan menyamai rekor Cristiano Ronaldo.
Berikut ulasannya:
1. Kebugaran fisik Cristiano Ronaldo
Ada satu alasan klise dalam perdebatan GOAT, yakni Cristiano Ronaldo yang hebat berkat kerja kerasnya, sedangkan Lionel Messi luar biasa karena bakatnya.
Namun, kerja keras dalam menjaga kebugaran fisik menjadi nilai plus bagi Cristiano Ronaldo.
Kapten tim nasional Portugal berusia 38 tahun ini terbilang jarang mengalami cedera jangka panjang, dan hal itu berkat kerja kerasnya dalam menjaga fisik.
Berbeda dengan Lionel Messi yang berusia 36 tahun.
Data BBC menyebut, pemain yang membawa Argentina meraih trofi Piala Dunia 2022 itu baru bermain 72 menit untuk Inter Miami sejak awal September 2023 lalu, karena cedera yang dideritanya saat tugas internasional.
Dengan Cristiano Ronaldo yang begitu produktif mencetak gol hingga saat ini, maka Lionel Messi akan kesulitan mengejar ketertinggalannya.
Baca juga: Jude Bellingham Diminta Sebut 5 Legenda Real Madrid, Ada Cristiano Ronaldo, Karim Benzema Luput
Baca juga: Cristiano Ronaldo Sibuk dengan Ponselnya, Bek Man United Malah Nge-Troll: Hape Teroooss
Baca juga: Sadio Mane Sujud Syukur setelah Cetak Gol untuk Al Nassr, Cristiano Ronaldo Senyam-senyum

2. Al Nassr mempunyai lebih banyak pertandingan
Di Amerika Serikat, sepak bolanya memiliki struktur yang unik, dengan sistem konferensi yang memberi tim maksimal 34 pertandingan dalam satu musim (17 pertandingan kandang dan 17 pertandingan tandang ditambah pertandingan piala kecil).
Namun, Inter Miami baru saja tersingkir dari babak playoff Major League Soccer (MLS).
Ini artinya, Lionel Messi tidak akan bermain untuk klub yang dimiliki David Beckham itu secara kompetitif hingga Februari 2024, ketika musim MLS dimulai lagi.
Sebaliknya, Al Nassr dapat berkompetisi di berbagai kompetisi di Timur Tengah, termasuk Liga Champions Asia, King Cup, dan pertandingan liga domestik.
Mempertimbangkan tingkat kebugaran Cristiano Ronaldo, kemungkinan ia masih akan tampil di semua kompetisi yang dilakoni Al Nassr, dan bisa saja menambah torehan golnya.
Baca juga: Striker Bayern Munich Harry Kane Ogah Pensiun Dini, Ingin Samai Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi
Baca juga: Kenapa Cristiano Ronaldo Kalah dari Lionel Messi Soal Ballon dOr? Jose Mourinho Singgung Soal Image
Baca juga: Demi Barcelona, Kevin-Prince Boateng Bohong Sebut Lionel Messi Terbaik, Bukan Cristiano Ronaldo
3. Faktor usia
Salah satu faktor krusial dalam persaingan sebagai top scorer sepanjang masa adalah usia.
Usia yang bisa membuat fisik tak sekuat waktu masih muda sepertinya lebih cepat mengejar Lionel Messi ketimbang Cristiano Ronaldo.
Manajer Inter Miami cenderung jarang memainkan pemenang Ballon d'Or tujuh kali, agar dia selalu fit untuk tampil di pertandingan berikutnya.
4. Skuad yang lebih berkualitas di sekitar Cristiano Ronaldo
Sejumlah pemain level atas Eropa telah pindah ke klub-klub Liga Pro Saudi pada musim panas 2023.
Hal itu jelas meningkatkan profil liga sepak bola Arab Saudi dalam skala global.
Tentunya keberadaan pemain yang berkualitas di Al Nassr turut mempengaruhi keunggulan Cristiano Ronaldo.
Sejauh ini, Cristiano Ronaldo di Al Nassr memperoleh keuntungan dengan adanya Aymeric Laporte, Alex Telles, Marcelo Brozovic, dan Sadio Mane.
Khususnya, Sadio Mane, yang sudah langsung klik dengan CR7.
Setelah pindah ke Al Nassr dari Bayern Munich pada musim panas 2023, Sadio Mane membentuk duet maut dengan Cristiano Ronaldo.
Bersama Anderson Talisca, mereka pun memperkuat lini serang Al Nassr.
(TribunTernate.com/Rizki A.)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.