Liga Inggris
Thiago Silva Dilepas Pochettino Bebas Transfer Musim Panas, Chelsea Incar Bocah 16 Tahun Barcelona
Pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino, bisa melepaskan Thiago Silva pada musim panas nanti.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Bek veteran Chelsea, Thiago Silva, berpotensi untuk dilepas dengan status bebas transfer.
Pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino, bisa melepaskan Thiago Silva pada musim panas nanti.
Chelsea pun kini sedang mencari bek pengganti Thiago Silva, salah satu targetnya adalah remaja dari Barcelona.
Baca juga: Legenda Man United Permasalahkan Robert Sanchez dan Thiago Silva di Chelsea: Bisa Lebih Bagus Ga?
Baca juga: Robert Sanchez Ternyata Disemprot Pelatih Chelsea saat Blunder Lawan Arsenal: Sampai Tunjuk-tunjuk
Baca juga: Graham Potter Diskusi Bareng Sir Jim Ratcliffe, Ex Bos Chelsea Bisa Gantikan Ten Hag di Man United
Diketahui, kontrak Thiago Silva terakhir diperpanjang pada Februari 2023 dan akan bertahan sampai Juni 2024.
Klub Brasil Fluminense yang pernah menaungi sang bek dikabarkan tertarik untuk kembali merekrutnya.
Kini, Chelsea melirik pemain remaja di skuad muda Barcelona.
Padahal, pemain bernama Pau Cubarsi itu digadang-gadang bakal jadi proyek jangka panjang Xavi Hernandez di skuad senior.
Pau Cubarsi adalah bek berumur 16 tahun yang kini tergabung dalam Barca U19.
Pemain kelahiran Estanyol itu juga mewakili Spanyol U16 dalam laga internasional.
Pemain dengan tinggi badan 182 cm itu disebut sangat bertalenta, tak heran Xavi Hernandez tak sabar menunggunya di skuad senior.
Pau Cubarsi sepertinya akan segera menyusul Marc Guiu, pemain 17 tahun yang baru saja mencatatkan debut gol pertama untuk Barcelona.
Sementara itu, Chelsea yang selalu haus akan pemain muda turut memantau situasinya.
Chelsea saat ini juga sudah mengantongi Kendry Paez yang masih berada di Independiente dan baru datang ke Stamford Bridge saat sudah cukup umur di tahun 2025 nanti.
Umur Thiago Silva
Legenda Manchester United, Gary Neville, mempertanyakan soal kiper Chelsea, Robert Sanchez dan sang bek veteran, Thiago Silva.
Hal ini diungkapkan Gary Neville saat membahas penampilan Chelsea yang imbang 2-2 melawan Arsenal.
Bagi Gary Neville, penampilan Chelsea membanggakan meski ada satu dua hal yang dipertanyakan.
Melihat performa skuad Mauricio Pochettino melawan tim Mikel Arteta, Gary Neville optimis akan masa depan Chelsea.
Namun, masih ada masalah yakni untuk Robert Sanchez yang blunder dalam laga itu serta usia Thiago Silva yang tak lagi muda.
"Chelsea sudah menunjukkan gambaran bagaimana masa depan mereka nantinya."
'Tapi mereka masih punya masalah mengadang, mereka belum punya striker, dan menurut saya mereka dapat masalah dengan umur Thiago Silva."
"Dia memang penting untuk mereka, tapi dia sudah 39 tahun. Lalu kipernya, bisa tidak dia memperbaiki diri menjadi kiper yang bagus?"
"Kalian bisa lihat di lini tengah dan di area luas, mereka cemerlang. Para bek, Marc Cucurella dan Malo Gusto main bagus hari ini. Padahal mereka bek lapis dua lho," paparnya dalam podcast.
Gary Neville juga memuji duet Conor Gallagher dan Cole Palmer di posisi nomor 10.
Kesalahan Manchester City
Gelandang baru Chelsea, Cole Palmer, tampil gacor saat melawan Arsenal dalam hasil imbang 2-2.
Hal ini membuat keputusan Manchester City dipertanyakan untuk menjual Cole Palmer ke Chelsea.
Padahal, kualitasnya dianggap tak kalah dengan Phil Foden yang menjadi starter reguler di skuad Pep Guardiola.
Komentar ini diungkapkan jurnalis Mail Sport, Dominic King.
King menganggap Manchester City membuat kesalahan besar dengan menjual pemain sebagus Cole Palmer.
"Seumur-umur, saya tidak bisa memahami kenapa Manchester City menjualnya di musim panas."
"Bukannya saya membandingkannya dengan Foden tapi saya cuma berpikir bahwa penting di zaman sekarang untuk melihat umur pemain di klub."
"Kalau mereka sudah mendapatkan seseorang, pemain lokal yang jelas-jelas kelasnya Liga Premier, harusnya diberi setiap kesempatan untuk sukses di tim kampung halaman mereka," paparnya.
Penampilan Cole Palmer dan Conor Gallagher
Dua gelandang Chelsea, Cole Palmer dan Conor Gallagher, disebut membuat Arsenal syok.
Performa Cole Palmer dan Conor Gallagher disebut mengagumkan oleh legenda Manchester United, Gary Neville.
Gary Neville menyebut, ide Mauricio Pochettino untuk menduetkan mereka membuat lawannya tak menyangka.
Diketahui, laga kandang Chelsea vs Arsenal berakhir imbang 2-2.
Cole Palmer bagaikan pahlawan baru Chelsea dengan eksekusi penalti yang sempurna di babak pertama.
Sedangkan Conor Gallagher juga bermain enerjik serta menyumbang assist untuk gol tak biasa dari Mykhailo Mudryk.
Cole Palmer dan Conor Gallagher sama-sama dianggap perpaduan tepat racikan Mauricio Pochettino.
"Mereka punya Gallagher dan Palmer kembali duet dengan posisi seperti nomor 10. Ini sepertinya membuat Arsenal syok."
"Di luar dari penguasan bola, Arsenal tidak bisa membawa bola ke (Martin) Odegaard, karena ada empat pemain Chelsea, Gallagher, Palmer, (Moises) Caicedo dan (Enzo) Fernandez. Itu sangat bagus," puji Garu Neville dalam podcast The Gary Neville Podcast.
Robert Sanchez Kena Semprot
Kiper Chelsea, Robert Sanchez, ternyata kena marah pelatih kiper, Toni Jimenez.
Robert Sanchez melakukan blunder di babak kedua yang membuat gol pertama Arsenal oleh Declan Rice.
Kepada talkSPORT, jurnalis Alex Crook mengonfirmasi emosinya Jimenez kepada Robert Sanchez.
Sang pelatih sampai menunjuk-nunjuk, ke mana Robert Sanchez seharusnya mengoper dan bukan malah tepat ke Declan Rice.
"Saya tepat di belakang tempat kru Chelsea dan beberapa menit sebelum kesalahan yang berujung pada gol Declan Rice, sang pelatih kiper, Toni Jimenez, menegurnya karena menendang bola terlalu jauh, dan menunjuk ke arah yang diinginkannya, didi sisi tangan kiri."
"Sanchez sebenarnya mencoba melakukan itu tapi malah meneruskan umpan langsung ke Declan Rice," tuturnya.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Pemain-Chelsea-Thiago-Silva.jpg)