Liga Inggris
John Terry Dipisuhi Jose Mourinho: Ex Bos Chelsea Usir Saya Lalu Ancam Ganti Raphael Varane
John Terry saat itu dibawah asuhan Jose Mourinho dan sempat mendapat umpatan kasar dari sang pelatih.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Legenda Chelsea, John Terry, mengenang kisahnya saat masih menjadi kapten The Blues.
John Terry saat itu dibawah asuhan Jose Mourinho dan sempat mendapat umpatan kasar dari sang pelatih.
Sosok yang kini melatih AS Roma itu pernah mengancam akan merekrut Raphael Varane.
Baca juga: John Terry Sebut Pochettino Satu-satunya Pelatih Chelsea yang Bersikap Begini ke Sang Legenda
Baca juga: Setuju John Terry, Ex Tottenham Sendiri Bilang Spurs Bakal Terpuruk Bareng Man City, Chelsea Bangkit
Baca juga: Gary Neville Ungkap Tidak Sempurnanya Man City, Legenda Man United: Saya Malah Paling Suka Tim Ini
Insiden itu terjadi saat Jose Mourinho menyuruh anak asuhnya latihan, namun performa para bek tidak seperti harapan.
Dalam The Obi One Podcast, John Terry menyebut Jose Mourinho mengusir dirinya dan Gary Cahill.
"Saya dan Gaz memberi umpan yang berhasil dicegat dan kami kebobolan, dia (Mourinho) menghentikan sesi latihan."
"Saya kapten dan Gaz adalah wakil kapten, dia (Mourinho) berkata 'Sampai jumpa dan kalian ******** boleh pergi'," kata John Terry menirukan ucapan kasar sang pelatih.
Tak cuma mengusir, Jose Moutinho juga mengancam akan merekrut Raphael Varane dan mencadangkan John Terry serta Gary Cahill.
"'Saya mau pergi untuk rekrut Varane dan saya juga mau rekrut bek papan atas lain di dunia sampai menghampiskan 100 juta poundsterling biar kalian berdua bisa duduk di bangku cadangan dan melihat mereka main'," lanjutnya.
Meski demikian, sikap galak Jose Mourinho diakui John Terry menjadi kunci sukses dirinya.
"Saya tidak yakin saya bisa mencapai level ini jika tanpa dia. Dia tahu persis tombol mana yang harus dipencet pada saya dan pada pemain lain," kenangnya.
Sikap Mauricio Pochettino
John Terry mengungkapkan unek-uneknya terkait pelatih mantan klubnya, Mauricio Pochettino.
John Terry memiliki komentar positif terkait sikap Mauricio Pochettino terhadap dirinya.
Dikutip dari thechelseachronicle.com, John Terry menyebut Mauricio Pochettino adalah satu-satunya pelatih yang bersikap terbuka kepadanya.
Tentu yang dimaksud sejak sang legenda pensiun tanpa termasuk mantan rekan setimnya, Frank Lampard.
John Terry juga memuji kepelatihan Mauricio Pochettino meski saat ini Chelsea belum bisa stabil di klasemen.
"Sejak Poch datang dia itu sempurna. Sejak saya pensiun, dia satu-satunya pelatih yang merangkul saya dan bilang 'JT silakan datang kemari kapan pun kau mau' dan ini satu-satunya momen saya bisa merasa nyaman masuk ke bangunan skuad utama."
"Rasanya dan semangat saya kembali muncul saat masuk bangunan itu di bawah kepelatihan Pochettino."
"Saya menikmati peran saya di akademi. Saya menonton banyak pertandingan mereka dan memberikan masukan kepada para pemain dan pelatih," paparnya.
Kritik Pedas Alan Shearer
Mantan pemain Newcastle United, Alan Shearer, memberi kritikan pedas kepada pemain Chelsea, Nicolas Jackson.
Kritikan ini ia lontarkan setelah Chelsea mengalami kekalahan memalukan 2-0 oleh Brentford di kandangnya sendiri.
Bagi Alan Shearer, Nicolas Jackson masih tampak mentah dalam permainannya.
Ia meyakini bahwa Chelsea tidak akan bisa mencetak gol dalam laga tersebut jika Nicolas Jackson tak ada peningkatan.
"Mereka tidak akan pernah bisa mencetak gol hari ini, Chelsea. Untuk bisa lebih produktif, Anda harus menempatkan diri di posisi yang bisa mencetak gol."
"Tidak ada pergerakan berarti dari dia (Jackson) hari ini. Dia tampak sangat mentah dan terkadang tidak yakin harus berbuat apa."
"Anda harus membuat susah bek lawan. Pencetak gol tidak berkeliaran di tepi kotak saja seperti yang dia lakukan. Ini sudah tugasnya untuk bisa melakukan finishing," paparnya, dikutip dari football.london.
Nicolas Jackson dan Richarlison
Mantan pemain Chelsea, Tony Cascarino, menyebut ada kemiripan antara pemain The Blues, Nicolas Jackson dan pemain Tottenham Hotspur, Richarlison.
Diketahui, Nicolas Jackson baru merasakan Liga Premier sejak bergabung di Chelsea pada Juli 2023 dari Villarreal.
Sedangkan Richarlison sempat bergabung Everton baru kemudian ke Tottenham Hotspur pada Juli 2022.
Musim ini, Nicolas Jackson sudah menyumbang tiga gol dari 11 penampilannya.
Sedangkan Richarlison mencatatkan dua gol dan tiga assist dari 11 penampilannya.
Bagi Tony Cascarino, kehadiran kedua penyerang itu sama-sama dibebani harapan oleh klub masing-masing.
Sayangnya, bukannya menjadi penyemangat, harapan di pundak mereka malah menjadi beban.
Apalagi untuk Nicolas Jackson yang langsung menjadi salah satu penyerang utama di skuad yang diisi banyak pemain baru dengan pelatih baru.
"Nicolas Jackson agak mirip seperti Richarlison di Tottenham, mereka agak mengharapkan kehadirannya tapi malah dia jadi kesulitan."
"Dia tidak punya insting untuk menyambar bola dengan benar, tapi dia juga tidak diberi banyak (kesempatan)," ujarnya kepada talkSPORT.
Alasan Mauricio Pochettino
Pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino menyebut alasannya mengapa timnya bisa dikalahkan oleh Brentford 2-0 di kandang sendiri.
Mauricio Pochettino menyinggung dua nama penyerangnya, yakni Christopher Nkunku dan Nicolas Jackson.
Bagi pelatih asal Argentina itu, skuadnya kalah gara-gara bermain tanpa Christopher Nkunku.
Christopher Nkunku memang gacor saat pramusim namun harus absen lama gara-gara cedera.
Sedangkan Nicolas Jackson dianggapnya masih muda dan masih proses adaptasi.
"Kami perlu lebih klinis dan kuat. Jika kalian tidak mencetak gol maka rasa percaya diri juga akan menurun."
"Ini juga karena kurang beruntung. Nkunku bisa mencetak banyak gol tapi dia cedera di pramusim."
"Jackson juga masih muda, baru datang musim ini dan perlu beradaptasi," ujarnya, dikutip dari Fabrizio Romano.
Sementara itu, sejumlah fans justru menyalahkan kehadiran Nicolas Jackson yang menjadi salah satu penyebab kekalahan.
Pasalnya, Nicolas Jackson dianggap minim kontribusi di dalam skuad dan mendapat rating terendah.
@onyedumfra**: Jackson adalah alasan kenapa kita tidak mencetak gol kemarin. Kami butuh ancaman di lini serang bulan Januari
@plitz**: Jackson sama sekali bukan solusi
@tunnykv**: Jackson tidak sehebat itu
@cfc_be**: Jika kita boleh jujur, Nicolas Jackson itu tak selevel dengan Chelsea
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.