Liga Inggris
Balas Dendam Liverpool Terbayarkan Chelsea, Bek Spurs Romero Diserbu: Siapa yang Sekarang Nangis?
Dendam ini utamanya tertuju pada bek Tottenham Hotspur, Cristian Romero, yang sempat meledek gelandang Liverpool, Alexis Mac Allister.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Sejumlah fans Liverpool pastilah masih menyimpan kekesalan akibat skandal VAR yang membuatnya kalah saat melawan Tottenham Hotspur pada awal Oktober 2023 lalu.
Kini, dendam para fans Liverpool seolah terbayarkan oleh Chelsea yang bisa membantai Tottenham Hotspur 4-1 dengan disertai drama VAR.
Dendam ini utamanya tertuju pada bek Tottenham Hotspur, Cristian Romero, yang sempat meledek gelandang Liverpool, Alexis Mac Allister.
Baca juga: Karma Romero Ledek Alexis Mac Allister saat Liverpool Kalah, Kini Kartu Merah Spurs Dibantai Chelsea
Baca juga: Nyindir Sosok Protes VAR seperti Bos Arsenal, Bos Chelsea Pochettino: Saya Ga Ngomongin Arteta Lho
Baca juga: BESOK Man City Vs Young Boys UCL Jam 03.00 Ga Tayang SCTV, Ini Prediksi Skor dan Link Streaming
Kini, akun Instagram @cutiromero2 langsung disetbu para fans Liverpool.
Diketahui, Cristian Romero mendapat kartu merah gara-gara menjatuhkan Enzo Fernandez di kotak terlarang pada menit ke-33.
Sebelumnya, Raheem Sterling sempat mencetak gol penyeimbang namun VAR kemudian mengeceknya dan gol dianulir.
Percobaan kedua, Moises Caicedo mencetak gol namun kembali dianulir oleh VAR.
Dari pengecekan VAR, gol itu dianulir sekaligus mengganjar Cristian Romero dengan kartu merah dan Chelsea malah mendapat penalti yang dieksekusi sempurna oleh Cole Palmer.
Pemain Argentina itu pun keluar dari lapangan dan keadaan diperparah dengan pelanggaran Destiny Udogie pada menit ke-55 yang membuat Tottenham Hotspur bermain dengan sembilan orang.
Sejumlah fans Liverpool langsung teringat soal insiden skuadnya dicurangi oleh VAR dan membuat Tottenham Hotspur menang pada awal Oktober lalu.
Liverpool menjadi kalah 1-2 melawan Tottenham Hotspur gara-gara gol Luis Diaz yang onside tapi dianggap offside dan dianulir.
Setelah laga itu, Alexis Mac Allister sempat mengunggah berkomentar dalam Instagram Cristian Romero soal kemenangan Tottenham Hotspur.
Alexis Mac Allister menyindir "Ya jelas (menang) kalau kamu main dengan 12 orang" seolah menganggap wasit adalah bagian dari Tottenham Hotspur.
Ternyata Cristian Romero sebagai rekan senegaranya malah berkomentar meledek, "kamu bisa menangis di rumah".
Kini, ucapan Cristian Romero itu bagaikan karma yang berbalik pada dirinya.
Akun Instagram bek Argentina itu langsung diserbu dengan kata-kata "siapa yang sekarang menangis di rumah?" oleh para fans Liverpool.
Terpantau para fans kembali pada unggahan Cristian Romero pada awal Oktober yang merayakan kemenangan Tottenham Hotspur, di mana komentar Alexis Mac Allister tampak sudah tidak ada.
Serta pada tiga foto dirinya yang dipin, yakni foto saat Argentina menang Piala Dunia, serta foto bersama anak dan istrinya.
Unggahan terbaru setelah Tottenham Hotspur menang melawan Fulham juga tak luput dari sindiran para fans Liverpool.
Ange Postecoglou Takut Wasit
Pelatih Tottenham Hotspur, Ange Postecoglou, mengaku takut pada wasit.
Hal ini diungkapkan Ange Postecoglou setelah kekalahan telak melawan Chelsea yang berakhir 4-1.
Ange Postecoglou awalnya mengeluhkan soal proses pengecekan VAR yang membuat laga jadi berlangsung lama.
Pemeriksaan oleh VAR memakan waktu lama, total ada sembilan kejadian pemeriksaan VAR.
Dikutip dari theguardian.com, Ange Postecoglou mengaku tidak suka dengan keterlibatan VAR yang membuat laga molor.
Babak pertama dengan tambahan waktu 12 menit, sedangkan babak kedua sembilan menit.
"Saya tidak suka kalau pertandingan harus berjalan seperti itu. Sebagian di antaranya adalah tindakan yang diinisiasi sendiri, karena kalau kita main setiap minggu lalu habis itu komplain soal keputusan yang ada, ya itulah yang akan terjadi."
"Setiap keputusan harus dicek secara forensik dan kami bakal duduk-duduk dalam waktu yang lama di setiap pertandingan untuk mencoba mencari tahu apa yang sedang terjadi," keluhnya.
Ange Postecoglou mengaku masuknya teknologi dalam dunia sepak bola justru membuat sulit.
"Saya tidak akan pernah bicara dengan wasit soal aturan permainan. Menurut saya sangat sulit bagi wasit untuk memimpin. Otoritas mereka terus-menerus berkurang."
"Saya tumbuh dengan rasa takut terhadap wasit. Mereka seperti polisi. Saya lebih suka permainan yang murni," tambahnya.
Jalannya Pertandingan
Babak pertama langsung intens dari kedua tim, di mana Tottenham Hotspur lebih dulu membuka peluang dengan gol di menit ke-6 oleh Dejan Kulusevski dari assist Sarr.
Tak lama kemudian, skuad Ange Postecoglou nyaris menambah gol dari umpan Bissouma untuk Johnson lalu menjadi tembakan dari Son namun VAR menganulir karena offside.
Lagi-lagi gol dianulir VAR, kali ini oleh Chelsea melalui Raheem Sterling pada menit ke-21.
Selang enam menit, Chelsea kembali gagal menyamakan kedudukan gara-gara gol Moises Caicedo dianggap offside.
Dari insiden gol kedua Chelsea yang dianulir, VAR menganalisis pelanggaran di kotak terlarang oleh Romero kepada Enzo.
Romero mendapat kartu merah dan Chelsea mendapat penalti yang dieksekusi sempurna oleh Cole Palmer di menit ke-35.
Babak kedua dimulai dengan skor 1-1 dengan kedua tim kembali tampil agresif.
Chelsea diuntungkan dengan Udogie yang kena kartu kuning kedua alias kartu merah pada menit ke-55.
Ternyata, melawan sembilan orang tak semudah itu bagi Chelsea lantaran percobaan berkali-kali mudah digagalkan.
Baru pada menit ke-75 Chelsea mampu unggul dengan gol kedua oleh Nicolas Jackson dari assist Raheem Sterling.
Empat menit kemudian, Tottenham Hotspur sebenarnya mampu menyamakan kedudukan dari gol Dier namun dianulir oleh VAR.
Dalam tambahan waktu sembilan menit, terlihat tempo permainan Tottenham Hotspur mulai menurun.
Hal ini dimanfaatkan Nicolas Jackson untuk mencetak gol pada menit ke-90+4 dari assist Conor Gallagher.
Tak cukup dua gol, Nicolas Jackson mencatatkan hattrick pada menit ke-90+7 melalui assist Cole Palmer.
Skuad Mauricio Pochettino pun menang empat gol melawan sembilan orang.
Starting XI
Tottenham Hotspur: Guglielmo Vicario; Pedro Porro, Cristian Romero, Micky van de Ven (45' Hojbjerg), Destiny Udogie; Yves Bissouma, Pape Sarr (61' Rodrigo Bentancur); Dejan Kulusevski (61'Oliver Skipp), James Maddison (45' Emerson Royal), Brennan Johnson (34' Eric Dier); Son Heung-min.
Chelsea: Robert Sanchez; Reece James (77' Malo Gusto), Axel Disasi, Thiago Silva, Levi Colwill (46' Marc Cucurella); Moises Caicedo, Enzo Fernandez (58; Mykhailo Mudryk); Cole Palmer, Conor Gallagher, Raheem Sterling (90' Lesley Ugochukwu); Nicolas Jackson
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.