Liga Inggris
Mikel Obi Ungkap Perlakuan Roman Abramovich ke Pemain Chelsea, Segitunya Tindakan Pendahulu Boehly
Legenda Chelsea, John Obi Mikel atau Mikel Obi menenang perlakuan mantan pemilik Chelsea, Roman Abramovich.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Legenda Chelsea, John Obi Mikel atau Mikel Obi menenang perlakuan mantan pemilik Chelsea, Roman Abramovich.
Hal ini diungkapkan Mikel Obi saat menanggapi peristiwa penculikan keluarga pemain Liverpool, Luis Diaz di Kolombia.
Ternyata, Mikel Obi pernah mengalami kejaian serupa saat tahun 2018 silam.
Baca juga: Anak-anak Thiago Silva Gabung Chelsea, Bapaknya Sulit Pulkam ke Brasil, Batal Pensiun di Fluminense
Baca juga: Masa Depan Thiago Silva Malah Terhalang Anak-anaknya Sendiri, Bek Veteran Chelsea Batal Hengkang?
Baca juga: Apa Kata Pochettino saat Jeda Babak Pertama Tottenham Vs Chelsea, Axel Disasi: Harus Dihabisi
Ayah Mikel Obi, Pa Michael Obi disandera dua jam sebelum sang gelandang berlaga mewakili Nigeria melawan Argentina di Piala Dunia 2018.
Mikel Obi turut bersimpati atas musibah yang menimpa Luis Diaz, yang mana saat ini ayahnya masih diculik dan sang ibu sudah bebas.
Ayah Mikel Obi saat itu akhirnya bebas setelah ia membayar uang tebusan.
Kepada talkSPORT, Mikel Obi menceritakan sosok miliarder Rusia, Roman Abramovich yang saat itu menawarkan bantuan.
Sebagai pemilik klub, Roman Abramovich tak mau tinggal diam melihat penderitaan pemainnya.
"Saya ingat Roman bilang 'Apakah kamu ingin saya mengirim orang ke sana? Karena saya tahu kalau saya kirim orang ke sana, saya bisa membebaskan ayahmu'."
"Saya jawab 'Bagaimana caramu melakukannya?' Dia bilang 'Jangan khawatir soal itu. Izinkan saya membantu, jika kamu mau melakukan itu, saya bisa'," kenangnya.
Mikel Obi saat itu memilih bungkam dan sempat berdiam sendiri di ruangan sebelum berlaga.
Ia sempat menghubungi ibu dan adiknya yang menangis di telepon.
Mikel Obi memilih untuk tidak merepotkan pendahulu Todd Boehly itu.
Hingga akhirnya sang ayah bebas setelah Mikel Obi mengeluarkan uang banyak untuk tebusan.
Mikel Obi Bujuk Victor Osimhen
Legenda Chelsea, John Obi Mikel, membujuk bintang Napoli, Victor Osimhen untuk bergabung dengan The Blues.
Sebagai sesama pemain dari Nigeria, John Obi Mikel berharap Victor Osimhen bisa bergabung dengan mantan klubnya.
Namun, John Obi Mikel menyadari bahwa rayuannya ke Victor Osimhen tidaklah mudah karena sang penyerang adalah fans berat Manchester United.
Setelah konflik dengan Napoli, muncul kabar bahwa Victor Osimhen akan segera meninggalkan juara Serie A tersebut.
Sedangkan kontraknya di Napoli masih sampai Juni 2025.
Sejumlah klub tengah memantau situasinya seperti Manchester United, Arsenal, dan Chelsea.
Bagaimana tidak, Victor Osimhen adalah pahlawan Napoli yang membawanya sebagai juara.
Musim ini saja pemain 24 tahun itu sudah mencatatkan enam gol dan satu assist dari 10 penampilan.
"Saya harap dia gabung ke Chelsea, tapi dari omong-omongan yang saya dengar, dia adalah fans berat United, tapi saya benar-benar berharap dia datang ke Chelsea," dikutip dari sportskeeda.
Victor Osimhen Dihina
Bintang Napoli, Victor Osimhen, tengah berseteru dengan klubnya sendiri.
Victor Osimhen dihina melalui dua postingan akun TikTok resmi Napoli setelah dirinya gagal memanfaatkan peluang dalam laga melawan Bologna yang berakhir imbang.
Lantaran masalah yang terjadi pada Victor Osimhen dan Napoli, sejumlah klub seperti Chelsea dan Arsenal kembali memantau sang pemain untuk dijadikan target.
Diketahui, dalam laga Liga Italia pada Minggu (24/9/2023) malan WIB, setelah peluang terbuang itu, Victor Osimhen sempat berseteru dengan sang pelatih, Rudi Garcia.
Rudi Garcia mengeluarkan Osimhen pada menit ke-72 dan menggantinya dengan Giovanni Simeone.
Bintang Nigeria itu sudah berdamai meski sempat adu mulut dengan sang pelatih.
Suasana malah kembali keruh gara-gara dua unggahan TikTok Napoli yang melecehkan sang bintang.
Video pertama mengejek pemain 24 tahun itu saat memohon penalti, sedangkan yang kedua seolah mengejek Victor Osimhen seperti kelapa dengan lagu 'I'm a Coconut'.
Gara-gara hal itu, Victor Osimhen menghapus semua unsur Napoli dari akun Instagram.
Bahkan, sang pemain bakal menuntut klubnya atas perlakuan tidak menyenangkan itu.
Dikutip dari football.london, gara-gara situasi memanas itu, Chelsea dan Arsenal memanfaatkannya, siapa tahu Victor Osimhen mau merapat ke kubu mereka.
Padahal, Victor Osimhen sudah sangat berjasa dengan mencatatkan 20 gol musim lalu dan membawa Napoli sebagai juara Serie A.
Sebelumnya, Manchester United yang sudah dikait-kaitkan dengan sang penyerang sejak bursa transfer musim panas lalu.
Fabrizio Romano memprediksi bahwa Victor Osimhen yang masih memiliki kontrak hingga Juni 2025 bisa jadi dijual pada musim panas tahun depan.
Victor Osimhen dibeli dari Lille pada September 2020 dengan harga 75 juta euro atau Rp 1,2 triliun.
Kini berdasarkan transfermarkt.co.uk, harga pasarannya sudah mencapai 120 juta euro atau Rp 1,9 triliun.
Mauricio Pochettino Punya Kuasa
Kabar gembira bagi para fans Chelsea, di mana sang pelatih, Mauricio Pochettino, akhirnya diberikan kekuasaan dalam hal transfer pemain.
Diketahui, sejak klub dimiliki oleh para petinggi seperti Todd Boehly dan Behdad Eghbali, hanya mereka-mereka inilah yang memegang kekuasaan untuk membeli pemain.
Bahkan, Mauricio Pochettino sampai tidak tahu apa-apa kala Cole Palmer bergabung dari Manchester City saat bursa transfer musim panas tahun ini.
Kabar ini diungkapkan oleh jurnalis Fabrizio Romano pada Selasa (10/10/2023).
"Mauricio Pochettino bakal memerankan peran penting dalam menentukan transfer dan nasib para pemain, dia bakal punya kuasa, selama ini dia tidak punya kuasa seperti ini, Chelsea merekrut pemain hanya karena ingin," tulisnya.
Pada awal musim ini, transfer Cole Palmer mengejutkan para fans Chelsea serta Manchester City.
Mauricio Pochettino menegaskan, datangnya Cole Palmer bukanlah idenya.
Meski tidak diajak diskusi soal transfer Cole Palmer, Mauricio Pochettino senang dengan kehadiran sang bintang muda.
"Menurut saya itu ide direktur olahraga dan pemilik klub tentu saja, tapi direktur olahraga mengaku kalau itu idenya untuk menambahkan (Palmer) ke skuad."
"Saya rasa dia cocok untuk agenda kami. Tentu saja dia pemain bertalenta," pujinya, dikutip dari mirror.co.uk.
Pelatih asal Argentina itu paham bahwa Cole Palmer ingin waktu bermain banyak yang mana tidak ia dapatkan di skuad Pep Guardiola.
"Dia datang kemari karena berharap bisa main lebih sering dan menjadi sosok penting di sini, tapi menurut saya bukan itu yang paling penting."
"Dia memutuskan bergabung karena Chelsea punya agenda untuk dia dan dia bisa meningkatkan permainannya dan lebih banyak terlibat di setiap laga," paparnya.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.