Liga Inggris
Lini Tengah Man City Tinggal Kalvin Phillips gegara 8 Pemain Cedera: Hancur Hadapi Liverpool
Lini tengah Manchester City bisa dibilang tinggal sang gelandang bertahan, Kalvin Phillips.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Lini tengah Manchester City bisa dibilang tinggal sang gelandang bertahan, Kalvin Phillips.
Pasalnya, sebanyak delapan pemain yang didominasi para gelandang dilaporkan cedera.
Padahal, Manchester City bakal menghadapi Liverpool setelah jeda internasional.
Baca juga: Gawat, Rodri Cedera sampai Absen Laga EURO Spanyol, padahal Man City Bakal Hadapi Liverpool
Baca juga: Leroy Sane Rebutan Man City dan Liverpool, Bintang Bayern Puji Jurgen Klopp, Bakal Gantikan Salah?
Baca juga: Kebohongan Christopher Nkunku ke Mauricio Pochettino soal Latihan, Bos Chelsea: Kamu Pembohong
Nama terbaru ada Rodri yang absen laga mewakili Spanyol di kualifiaksi EURO.
Kini jika Rodri tak masuk hitungan, maka Manchester City hanya punya 13 pemain yang siap berlaga.
Setelah sebelumnya di daftar cedera sudah ada Kevin De Bruyne, John Stones, dan Sergio Gomez yang cedera sebelum jeda internasional.
Serta Nathan Ake, Ederson, Mateo Kovacic, dan Matheus Nunes yang absen dari laga mewakili negaranya.
Tinggallah nama Kalvin Phillips di lini tengah yang mana jarang dimainkan Pep Guardiola.
Sedangkan laga melawan Liverpool akan digelar pada Sabtu 25 November 2023 nanti di Etihad Stadium.
Sejumlah fans Manchester City memberikan reaksi beragam, ada yang pesimis kalah menghadapi skuad Jurgen Klopp.
Namun, ada pula yang optimis lantaran menganggap sejumlah pemain yang cedera hanya pura-pura agar bisa tampil prima untuk klub.
@chind**: Mereka hancur
@thicc_ch**: Kalau sampai mereka beneran cedera, hancur sudah
@tramdh**: Kita sudah kiamat
@jakepri**: Bayangkan mereka benar-benar cedera atau ini cuma tipu-tipu
@godwin99**: Saya yakin Rodri pura-pura, dia bakal main lawan Liverpool, dia itu detak jantung Guardiola di tengah lapangan
@mannywa**: Rodri tidak cedera, saya bisa jamin dia bakal main di laga selanjutnya untuk Man City
Rodri Cedera
Kabar buruk menimpa Manchester City yang sudah mencatatkan banyak nama dalam daftar cedera.
Terbaru, sang gelandang bertahan andalan, Rodri, harus absen dari laga Spanyol melawan Siprus pada Jumat (17/11/2023) WIB.
Tentunya hal ini sangat mengkhawatirkan karena Manchester City harus menghadapi Liverpool setelah jeda internasional berakhir.
Dikabarkan COPE, Rodri melaporkan perasaan tidak nyaman kepada staf medis.
Belum diketahui bagian tubuh mana yang dirasa tidak nyaman oleh sang bintang.
Kini jika Rodri tak masuk hitungan, maka Manchester City hanya punya 13 pemain yang siap berlaga.
Setelah sebelumnya di daftar ceera sudah ada Kevin De Bruyne, John Stones, dan Sergio Gomez yang cedera sebelum jeda internasional.
Serta Nathan Ake, Ederson, Mateo Kovacic, dan Matheus Nunes yang absen dari laga mewakili negaranya.
Matheus Nunes Absen
Gelandang Manchester City, Matheus Nunes, menambah daftar cedera.
Matheus Nunes yang sudah pulang kampung saat jeda internasional batal berlaga bareng Timnas Portugal.
Akibatnya, Matheus Nunes tidak berlaga, bahkan tidak ikut berlatih bareng skuad Portugal seperti Ruben Dias dan Bernardo Silva.
Manchester City sudah ada daftar pemain yang absen lama, yakni Kevin De Bruyne.
John Stones yang baru saja pulih dari cedera malah kembali harus menyingkir dari lapangan.
Ditambah Sergio Gomez dan Nathan Ake yang juga sudah cedera sebelum jeda internasional.
Serta Ederson dan Mateo Kovacic yang baru saja batal dipanggil Brasil dan Kroasia.
FA Portugal sudah mengonfirmasi bahwa Matheus Nunes tidak memungkinkan untuk ikut berlatih.
"Sang gelandang tidak fit untuk dua laga Portugal. Matheus Nunes dinyatakan tidak fit secara medis untuk dua laga Tim Nasional melawan Liechtenstein dan Islandia, setelah melalui tes."
"Sang pemain tidak akan bergabung tim ke Zurich bersama para delegasi nasional," demikian bunyi pernyataan.
Pep Guardiola Naif
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, disebut naif gara-gara ucapannya soal merelakan pemain.
Pep Guardiola pernah mengaku dirinya tidak keberatan jika harus menjual pemain ke klub rival.
Kini, Cole Palmer yang dilepas ke Chelsea malah menjadikan The Blues lawan berat bagi Manchester City.
Jurnalis Mail Sport, Ian Ladyman, tidak paham mengapa Pep Guardiola pura-pura santai.
Dalam wawancaranya, Pep Guardiola menyebut tidak apa-apa jika pemainnya mau pergi ke Manchester United, Chelsea, atau Liverpool.
Menurutnya, hal itu menguntungkan kedua klub dan sang pemain.
Bahkan pelatih asal Spanyol itu juga menyebut bahwa hanya klub kecil yang tidak mau menjual kepada rival.
"Apa masalahnya kalau mereka bahagia di sana dan kami juga bahagia dengan transfer ini? Pemain lain datang ke sini dan kami terus berjuang dengan semangat yang bagus," ungkapnya.
Bagi Ladyman, ucapan Pep Guardiola itu adalah bentuk pemikiran yang naif.
"Pep bilang Jumat lalu, cuma klub kecil, itu dia yang bilang, cuma klub kecil yang menolak menjual kepada rival."
"Masa sih? Menurut saya agak naif untuk (santai) menjual ke rival, yang mana itu sangat jarang kita ucapkan untuk Manchester City."
"Hanya klub-klub kecil yang menolak menjual ke rival, maksudnya apa coba?" ujarnya.
Cole Palmer Arogan
Legenda Liverpool, Jamie Carragher, beropini soal sikap bintang baru Chelsea, Cole Palmer.
Cole Palmer mencetak gol penyelamat dari kekalahan saat Chelsea menghadapi Manchester City.
Bagi Jamie Carragher, sikap Cole Palmer dengan selebrasi ice cold adalah wujud arogansi.
"Menurut saya untuk bisa main di klub sepak bola di usia muda, apalagi klub sudah menghabiskan banyak uang untukmu, menurut saya ada unsur kepercayaan diri dan arogansi, apalagi dengan selebrasi itu," ujarnya, dikutip dari football.london.
Jamie Carrragher juga mengungkit insiden perdebatan antara Cole Palmer dan Raheem Sterling soal siapa yang melakukan penalti saat melawan Tottenham Hotspur.
"Sebelumnya ada insiden dengan Sterling, sekarang dia punya empat (gol) dari lima laga, tapi itu cukup menggambarkan bagaimana karakter dia," sambungnya.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.