Sofifi
Inflasi di Maluku Utara Tertinggi Secara Nasional, Gubernur Minta Warga Jangan Dulu Makan Nasi
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Maluku Utara R Eko Adi Irianto mengatakan, angka inflasi Maluku Utara saat ini tertinggi dari angka nasional.
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI-Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Maluku Utara R Eko Adi Irianto mengatakan, angka inflasi Maluku Utara saat ini tertinggi dari angka nasional.
" Jadi angka Inflasi dì Maluku Utara tercepat diangka 4,5 persen, sehingga kita berada diatas angka Inflasi nasional," ucap Eko, saat memberi sambutan di acara festival Gerakan Nasional Pengendali Inflasi Pangan Maluku Utara , Selasa (21/11/2023).
"Kami juga perkirakan inflasi ini akan meningkat sampai dengan akhir tahun 2023 nanti," sambungnya.
Penyebabnya utama tingginya inflasi dì Maluku Utara menurut Eko, terletak pada komoditas pangan.
Dan kondisi itu berarti tidak sedang baik-baik saja.
Baca juga: Pj Bupati Halmahera Tengah Maluku Utara Tinggal Menunggu Keputusan Kemendagri
Itulah sebabnya semua Kabupaten/kota dì Maluku Utara sama sama serius melihat kondisi ini.
Jika tidak maka berisiko sampai akhir tahun tetap dengan kondisi serupa.
Sementara, Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba mengatakan, inflasi yang begitu tinggi di daerah ini maka Ia menyarankan jangan dulu makan beras, tetapi makan sayuran dengan pisang.
"Jika bisa kita semua jangan dulu makan beras, seperti saya ini umurnya sudah 70 tahun lebih kurang makan beras lebih banyak makan makanan kabong, sehingga masih terlihat sehat-sehat saja alhamdulilah," pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut hadir Ketua DPRD, Kuntu Daud, Wali Kota Tauhid Soleman, Wali Kota Ali Ibrahim, Wakil Bupati Anjas Taher, Bupati Bassam Kasuba, Sekda Syahri Abdul Radjak dan perwakilan Polda dan Kejati.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/21112023_Abdulganikasuba21232311.jpg)