Liga Inggris
Dikit-dikit Cedera hingga Dihujat, Reece James Niat Perbaiki Diri: Kapten Chelsea Masih Belajar
Tidak heran sejumlah fans Chelsea tidak puas melihat performanya yang sempat absen lama.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Kapten Chelsea, Reece James, adalah salah satu pemain yang rawan cedera.
Tidak heran sejumlah fans Chelsea tidak puas melihat performanya yang sempat absen lama.
Ditambah jabatan Reece James sebagai kapten yang dianggap kurang pas jika sang pemain jarang tampil.
Baca juga: Reece James Terbang ke Paris demi Minta Nasihat sebagai Kapten Chelsea, Konsultasi ke Siapa?
Baca juga: Kai Havertz Ngaku Buru-buru Pengin Pindah ke Arsenal, Ex Chelsea: Arteta Bikin Saya Nyaman
Baca juga: Bela Thiago Silva, Legenda MU Rio Ferdinand Cueki Blunder Bek Chelsea: Saya Seumur Dia Kesakitan
Meski demikian, untungnya orang-orang di sekitar Reece James memberinya dukungan.
Jurnalis Dean Jones menyebut, Reece James kini akan lebih merawat tubuhnya agar tak mudah cedera.
"Orang-orang di sekitar James sepertinya cukup yakin bahwa dia memang masih belajar tapi sudah cukup belajar sekarang untuk lebih mendengarkan tubuhnya."
"Tampaknya ada keyakinan tinggi bahwa dia bakal menjalani satu musim solid saat ini," ujarnya, dikutip dari thechelseachronicle.com.
Reece James Minta Nasihat
Reece James terbang ke Paris, Prancis, demi minta nasihat sebagai kapten.
Rumor ini diungkapkan oleh media metro.co.uk pada Senin (27/11/2023).
Siapakah sosok yang ditemui Reece James hingga harus pergi ke luar negeri?
Kabarnya, sosok itu adalah pemain rugby, Siya Kolisi.
Siya Kolisi adalah kapten dari Timnas Afrika Selatan yang kini bermain untuk tim Prancis, Racing 92.
Siya Kolisi berhasil membawa negaranya menang di Piala Dunia Rugby tahun 2019 saat melawan Inggris.
Pada Desember 2019, Siya Kolisi masuk dalam daftar 100 Orang Afrika Paling Berpengaruh.
Tidak heran jika Reece James menganggapnya sebagai sosok panutan.
Tak cuma itu, Reece James juga tidak lupa untuk minta nasihat kepada rekan setimnya, yakni sang bek veteran Thiago Silva.
Usia Thiago Silva yang terpaut jauh serta sikapnya yang dewasa kerap memberi petuah untuk sang bek Inggris.
Reece James Dianggap Tak Cocok Jadi Kapten
Dua pemain Chelsea, Reece James dan Thiago Silva, dikritik pedas oleh mantan pemain Manchester United, Garth Crooks.
Pundit BBC itu heran dengan kesalahan besar yang dilakukan Reece James dan Thiago Silva saat Chelsea dibantai Newcastle United.
Terutama untuk Reece James yang melakukan dua pelanggaran yang bagi Garth Crooks sangatlah tidak perlu.
Ditambah dengan blunder Thiago Silva yang membuat Chelsea semakin terpuruk.
"Rasanya saya belum pernah melihat yang seperti ini, Reece James dikeluarkan gara-gara dua pelanggaran yang sangat ngenes dan paling tidak penting yang pernah Anda saksikan."
"Thiago Silva juga bermain seolah-olah pikirannya tidak di sana dan Chelsea kebobolan empat gol di depan mata mereka," kritiknya, dikutip dari thechelseachronicle.com.
Gara-gara kesalahan Reece James itu, jabatannya sebagai kapten sampai dipertanyakan para fans.
Setelah laga yang berakhir 4-1 itu, fans Chelsea mulai menyebut-nyebut nama sang gelandang, Conor Gallagher, yang dianggap lebih pantas jadi kapten.
Diketahui, Reece James mendapat kartu kuning pertamanya karena menendang bola keluar lapangan.
Yang kedua gara-gara ia melakukan pelanggaran terhadap Anthony Gordon dan dikeluarkan dari lapangan pada menit ke-73.
Di mana situasi menjadi semakin kacau dan sang pelatih, Mauricio Pochettino, juga menyayangkan sikap Reece James.
"Saya kecewa. Saya tahu hal semacam ini terjadi dalam sepak bola. Tapi tentu saya kecewa karena harusnya kami bisa bermain dengan pemain utuh hingga laga berakhir, tapi kami harus menerimanya," ujarnya, dikutip dari football.london.
Para fans Chelsea pun tak kalah kecewanya dengan Mauricio Pochettino.
Ditambah Reece James memang kerap kena kritik pedas gara-gara sering cedera.
Reece James pun sudah minta maaf melalui akun media sosial dan menyebut tindakannya sebagai kesalahan yang bodoh.
Sejumlah fans membandingkan dengan Conor Gallagher yang dianggap lebih kalem dan dewasa.
@badboy_je**: Mungkin banyak yang tidak setuju tapi Conor Gallagher lebih cocok jadi kapten Chelsea ketimbang Reece James. Kita harus mempertahankan dia sebagai kapten. Dia lebih bertanggung jawab.
@queenofd**: Kalian ingat tidak kapan Reece James bisa main 5 laga berturut-turut untuk kita? Mending ban kapten itu diberi ke Conor Gallagher secara permanen
@yemiife**: Saya lebih suka Conor Gallagher jadi kapten dibanding James. Gallagher itu terlahir pemimpin
@musondach**: Akui saja, James itu tidak dewasa dan Gallagher lebih layak jadi kapten
Thiago Silva Bikin Ga Habis Pikir
Thiago Silva membuat tak habis pikir gara-gara blundernya saat melawan Newcastle United.
Thiago Silva dengan cerobohnya kehilangan bola yang menyebabkan gol ketiga Newcastle United.
Mantan pemain Tottenham Hotspur sekaligus Newcastle United, Chris Waddle, heran dengan penampilan buruk Thiago Silva.
Menurutnya, Thiago Silva adalah salah satu penyebab kekalahan memalukan 4-1 tersebut.
"Thiago Silva adalah salah satu pelaku (penyebab kekalahan). Saya tidak tahu apa yang ada di kepalanya."
"Dia kehilangan arah, dia memainkan bola yang sangat ceroboh dan itu adalah gol yang sangat sangat mudah untuk Joelinton," kata sang pundit BBC.
Sementara itu, pemain Brasil itu juga sudah minta maaf melalui media sosialnya.
Pemain 39 tahun itu merasa bersalah kepada rekan-rekan serta para fans.
"Saya hancur. Ini bukanlah hari yang baik utnuk kami. Saya ingin meminta maaf kepada semua orang atas kekalahan ini, terutama untuk rekan-rekan saya yang sudah percaya dan mendukung saya setiap hari."
"Saya bertanggung jawab penuh. Mari kumpulkan kekuatan dan kembali bangkit," tulisnya.
Ucapan Mauricio Pochettino
Komentar pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino, terhadap anak asuhnya dianggap berbahaya.
Hal ini diungkapkan oleh mantan bintang Aston Villa, Dean Saunders.
Saunders heran mengapa Mauricio Pochettino memberi kritik pedas kepada Cole Palmer dan kawan-kawannya setelah dipermalukan Newcastle United 4-1.
Diketahui, Mauricio Pochettino sempat menyebut bahwa anak asuhnya kurang persiapan.
"Ini kesalahan, saya tidak membahas yang betul-betul kesalahan," ujar Mauricio Pochettino saat ditanya soal blunder Thiago Silva, dikutip dari football.london.
"Saya lebih membahas soal energi, kami tidak dalam situasi yang tepat, kami tidak persiapan yang terbaik untuk berkompetisi hari ini."
"Inilah kekhawatiran saya, kami kira kami siap untuk bertanding hari ini tapi kami tidak tampil sesuai apa yang dituntut dari kompetisi ini," paparnya.
Bahkan, Mauricio Pochettino juga menyebut Newcastle United tetap akan mudah mengalahkan Chelsea meski jika penampilan skuad Eddie Howe sedang tidak maksimal.
Saunders pun menyorot ucapan Mauricio Pochettino yang seolah meremehkan usaha anak asuhnya.
"Pagi ini Anda sudah berbuat apa, Pochettino? Dia benar-benar tampil (ke media) dan bilang bahwa mereka (skuad Chelsea) usahanya kurang keras."
"Ini adalalah pernyataan berisiko yang Anda ucapkan setelah Anda kalah," komentar Saunders.
Hukuman Mauricio Pochettino
Skuad Chelsea sepertinya akan menerima hukuman dari sang pelatih, Mauricio Pochettino.
Hal ini gara-gara Chelsea dengan mudahnya kebobolan empat gol oleh Newcastle United.
Laga yang berakhir 4-1 di St James' Park itu tentunya berakhir sangat mengecewakan bagi para fans Chelsea.
Setelah Chelsea sanggup mengalahkan Tottenham Hotspur dengan 4-1 serta menahan imbang Manchester City 4-4.
Terjadi sejumlah kecerobohan dari beberapa pemain Chelsea.
Di antaranya adalah Thiago Silva yang blunder kehilangan bola yang direbut Joelinton hingga berbuah gol ketiga.
Kemudian Reece James sebagai kapten yang melanggar Anthony Gordon dan malah mendapat kartu kuning kedua.
Setelah Reece James mengantongi kartu merah dan meninggalkan lapangan pada menit ke-73, keadaan semakin kacau.
Mauricio Pochettino pun memberikan hukuman kepada para pemain.
Di mana Cole Palmer dan kawan-kawan tidak akan mendapatkan hari libur meski mereka juga baru kembali dari tugas negara di jeda internasional.
"Kami mengobrol setelah laga di ruang ganti, setelah laga karena normalnya kami harus langsung kembali ke hotel, tidur, dan langsung mulai latihan besok pagi-pagi dan tidak ada hari libur," ujarnya, dikutip dari The Athletic.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Bek-Chelsea-Reece-James-Bek-Chelsea-Reece-James.jpg)