Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Mudryk, Enzo, dan Caicedo Bisa Bikin Masalah di Chelsea, Pochettino: Kontraknya Lebih Lama dari Saya

Misalnya Mykhailo Mudryk, Enzo Fernandez, Nicolas Jackson, dan Moises Caicedo yang dikontrak sampai Juni 2031.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
talkSPORT
Gelandang Chelsea, Enzo Fernandez dan Mykhailo Mudryk. Misalnya Mykhailo Mudryk, Enzo Fernandez, Nicolas Jackson, dan Moises Caicedo yang dikontrak sampai Juni 2031. 

TRIBUNTERNATE.COM - Sejumlah pemain Chelsea bisa menimbulkan masalah gara-gara kesepakatan kontrak.

Misalnya Mykhailo Mudryk, Enzo Fernandez, Nicolas Jackson, dan Moises Caicedo yang dikontrak sampai Juni 2031.

Pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino, menyadari bahwa para pemain yang kontraknya panjang bisa menjadi masalah.

Baca juga: Pochettino Ngaku Chelsea Belum Bisa Bersaing 4 Besar Bareng Arsenal, Liverpool, Man City

Baca juga: BESOK Chelsea vs Everton Ga Tayang di SCTV, Link Streaming, H2H, Prediksi Skor, Susunan Pemain

Baca juga: Minta Maaf, Reaksi Guardiola Bahas Kalvin Phillips: Saya Sulit Bayangkan Dia di Skuad Man City

Yakni jika para pemain tersebut terus-terusan tak menunjukkan performa bagus.

Mauricio Pochettino menyebut, klub harus memberi banyak waktu untuk para pemain itu agar berkembang.

"Kami butuh memberikan waktu kepada jenis pemain seperti ini. Ada banyak pemain yang didatangkan dengan kontrak yang sangat panjang, bahkan lebih panjang dari kami."

"Sekarang tak cuma harus membawa pemain dengan kontrak delapan tahun, tapi juga bekerja dengan mereka untuk menyatukan mereka di skuad menciptakan kedinamisan dan membangun tim," ujarnya, dikutip dari football.london.

Chelsea Belum Bisa Bersaing

Mauricio Pochettino mengaku skuadnya belum bisa bersaing di empat besar klasemen.

Chelsea saat ini masih bertengger di peringkat 10 dengan perolehan poin 19.

Sedangkan di puncak ada Arsenal (36), Liverpool (34), Aston Villa (32), Manchester City (30).

Menjelang laga melawan Everton, Mauricio Pochettino ditanya soal kondisi Chelsea yang saat ini belum membanggakan.

Pelatih asal Argentina itu mengaku memang skuadnya belum bisa bersaing di empat besar.

Namun, ia yakin nanti Chelsea akan kembali memuncaki klasemen.

"Kalau dari luar, ketika Anda bergabung, orang-orang mengira Anda mampu bersaing di empat besar," tanya awak media.

"Kami memang akan bersaing (di empat besar). Mungkin tidak sekarang tapi nanti di masa depan," jawab Mauricio Pochettino.

Ketika ditanya kapan kira-kira Chelsea bisa bangkit, Mauricio Pochettino tidak memberi jawaban pasti.

"Siapa yang tahu? Harapannya ya sesegera mungkin. Jelas kami akan bersaing di empat besar," tegasnya.

Skuad Chelsea Disoraki

Skuad Chelsea mendapat sorakan dari fansnya sendiri saat berlaga di Old Trafford.

Pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino, menanggapi soal Cole Palmer dan kawan-kawan yang mendapat perlakuan kurang baik dari fansnya sendiri.

Para fans Chelsea yang jauh-jauh datang ke Manchester begitu kecewa dengan penampilan The Blues yang kalah 2-1.

Mauricio Pochettino menyebut, dirinya tak ada hak untuk mengkritik para fans lantaran itu hak mereka.

"Kami tidak bisa berkata apa-apa kepada fans, mereka bereaksi sesuai yang mereka rasakan."

"Kami tidak bisa menyalahkan mereka. Kami perlu menerima kalau kami memang tidak main bagus maka kami akan dikritik mereka. Kami perlu menerima itu," jawabnya, dikutip dari thechelseachronicle.com.

Penyebab Chelsea Kalah

Pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino, mengungkapkan faktor penyebab skuadnya kalah melawan Manchester United.

Manchester United menang tipis 2-1 atas Chelsea pada Kamis (7/12/2023) dini hari WIB.

Mauricio Pochettino menyebut, laga melawan Brighton menjadi alasan kurangnya performa Chelsea.

Adapun kemenangan 3-1 melawan Brighton dilakukan oleh 10 pemain di babak kedua gara-gara Conor Gallagher dikeluarkan di babak pertama.

Bagi Mauricio Pochettino, itulah mengapa Manchester United punya energi lebih banyak.

"Mereka berhak atas kemenangan itu. Mereka punya energi lebih dibanding kita, mungkin kami terkena dampak karena kami bermain di hari Minggu dengan keluarnya satu pemain," ujarnya, dikutip dari utddistrict.

Sejumlah fans Chelsea pun kesal dengan alasan yang dilontarkan sang pelatih karena dianggap terlalu mencari-cari.

@cfcba**: Alasan macam apa ini, pecat dia segera

@cfcacc**: Ini alasan macam apa?

@thelam**: Ini alasan yang sangat sangat mengerikan

@luniha**: Selalu saja ada alasan

Kritik untuk Enzo Fernandez

Gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, sampai disebut bodoh gara-gara pelanggaran yang dilakukannya dalam laga melawan Manchester United.

Laga baru mulai, Enzo Fernandez sudah menjatuhkan Antony di kotak terlarang.

Masih untung pelanggaran konyol Enzo Fernandez tidak berujung gol karena Bruno Fernandes gagal mengeksekusi penalti.

Ucapan bodoh ini terlontar dari legenda Rangers, Ally McCoist yang terheran-heran melihat bintang Argentina itu.

"Itu adalah pelanggaran bodoh dari Fernandez, betapa konyolnya pelanggaran itu. Betul-betul bodoh," kritiknya, dikutip dari thechelseachronicle.com.

Padahal, sebelumnya Enzo Fernandez bagaikan pahlawan dengan dua gol ke gawang Brighton.

Enzo Fernandez kemungkinan besar masih dimainkan di skuad utama saat menghadapi Everton di akhir pekan.

Berkat Robert Sanchez

Laga Manchester United vs Chelsea pada Kamis (7/12/2023) dini hari WIB berakhir 2-1.

Peran kiper Chelsea, Robert Sanchez, begitu krusial di skuad meski di awal kehadirannya sempat dipertanyakan.

Justru Robert Sanchez kini yang menggendong skuad, sementara para pemain yang lain justru menjadi beban.

Hal ini disampaikan oleh jurnalis football.london, Bobby Vincent.

Dalam tulisannya, Bobby Vincent menyebut Robert Sanchez bersinar tapi sayang timnya malah tidak tahu malu.

Robert Sanchez melakukan sejumlah penyelamatan brilian, termasuk penalti Bruno Fernandes.

Alejandro Garnacho dan Antony juga meneror gawang sang kiper Spanyol namun ia tetap tangguh.

"Ini bisa jadi berakhir 5-0 untuk United di babak pertama kalau itu bukan karena Sanchez. Untunglah untuk The Blues, mantan kiper Brighton tampil luar biasa," tulisnya.

Padahal, Chelsea banyak mendapat peluang, ditambah kiper Manchester United, Andre Onana yang sering tampil buruk.

Gol pembalasan Cole Palmer saja dilakukan dengan tendangan pelan dan masih luput dari jangkauan Andre Onana.

Bobby Vincent berharap, pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino bisa membuat anak asuhnya sadar diri dan terinspirasi dengan Robert Sanchez.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved