Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Man United Prioritaskan Kalvin Phillips gegara Erik ten Hag Ngefans, Pemain Man City Jawab Begini

Manchester United menjadi salah satu klub yang menginginkan gelandang bertahan Manchester City, Kalvin Phillips.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@kalvinphillips
Pemain Manchester City, Kalvin Phillips. Manchester United menjadi salah satu klub yang menginginkan gelandang bertahan Manchester City, Kalvin Phillips. 

TRIBUNTERNATE.COM - Manchester United menjadi salah satu klub yang menginginkan gelandang bertahan Manchester City, Kalvin Phillips.

Kalvin Phillips digadang-gadang akan hengkang pada bulan Januari 2024 mendatang.

Apalagi setelah sang pelatih, Pep Guardiola, menyebut tidak bisa membayangkan untuk memasukkan Kalvin Phillips dalam skuad utamanya.

Baca juga: Guardiola Ngamuk ke Ruben Dias setelah Man City Susah Payah Kalahkan Luton, Fans: Cadangin Aja

Baca juga: Guardiola Putar Otak Cari Pengganti Rodri dan Kevin De Bruyne, Bos Man City: Kami Tak Diam Menunggu

Baca juga: Minta Maaf, Reaksi Guardiola Bahas Kalvin Phillips: Saya Sulit Bayangkan Dia di Skuad Man City

Kalvin Phillips yang baru tampil delapan kali dengan total durasi cuma 215 menit didambakan Manchester United gara-gara sang pelatih, Erik ten Hag, mengidolakannya.

Namun, pemain 28 tahun itu ternyata pernah menjawab soal potensi dirinya merapat ke Old Trafford.

Yakni terkait dengan para mantan pemain Leeds United seperti Eric Cantona, Rio Ferdinand, dan Alan Smith yang kini dibenci gara-gara bergabung ke Manchester United.

Kalvin Phillips yang sejak kecil bersama Leeds United mengaku tidak mungkin dirinya bergabung bersama Setan Merah.

"Bergabung ke United? Tidak, tidak mungkin saya pergi ke sana. Kalian tahu loyalitas saya pada Leeds."

"Pada keluarga saya juga, karena mereka semua fans Leeds. Saya tersanjung jika United menginginkan saya, tim yang besar dan bahkan salah satu tim terbesar di dunia," ujarnya pada musim panas lalu.

Pep Guardiola Minta Maaf

Kalvin Phillips adalah salah satu pemain senior yang paling jarang dimainkan.

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, sampai minta maaf gara-gara jarang memainkan Kalvin Phillips.

Kalvin Phillips musim ini hanya bermain delapan kali di semua kompetisi dan baru satu kali menjadi starter di Carabao Cup.

Pemain 28 tahun itu kini semakin dirumorkan bakal hengkang Januari 2024 nanti.

"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi kepada Kalvin Phillips. Dia punya karakter yang bagus, saya minta maaf saya tidak memainkannya."

"Saya memvisualisasikan tim saya dan memilih sebuah tim tapi saya sulit untuk membayangkan ada dia," ucapnya, dikutip dari dailymail.co.uk.

Diketahui, Kalvin Phillips diincar oleh sejumlah klub, yang terbaru adalah West Ham United.

Ia dilirik West Ham United sebagai pengganti Tomas Soucek.

Sebelum West Ham United, ada Real Madrid hingga Newcastle United yang memantau situasi Kalvin Phillips.

Pep Guardiola Bantah Gampang Menang

Pep Guardiola membantah bahwa skuadnya mudah menang.

Bahkan sejak musim lalu saat meraih treble, Pep Guardiola menegaskan bahwa Manchester City tidak semudah itu untuk bisa unggul.

Kini, Manchester City agak terpuruk setelah kekalahan melawan Aston Villa dan tiga kali imbang berturut-turut.

"Apa kalian tahu bagaimana perjuangan kami musim lalu untuk menang treble? Kami delapan, sembilan, atau 10 poin di belakang Arsenal."

"Bagaimana kami berjuang di tengah cedera dan segala masalah yang kami miliki."

"Itu normal dan itulah mengapa kami menghargai treble yang kami raih, itu sangat sulit," ujarnya, menjelang laga melawan Luton Town.

Selain itu, Pep Guardiola juga membantah bahwa Manchester City mudah untuk menang.

"Orang-orang bulang 'Man City mudah menang'. Kami bersama tim yang sama saat ini, sebelum Wolves kami tinggal satu laga untuk bisa di puncak."

"Saat jeda internasional, kami di puncak, bukan dua musim lalu. Tapi kami menghadapi Chelsea, Liverpool, Tottenham, Aston Villa, mereka tim papan atas, apapun bisa terjadi," jelasnya.

Rodri Bukan Alasan

Bagi Pep Guardiola, kehadiran Rodri memang penting namun Manchester City tidak hanya bergantung pada satu pemain saja.

Ketiadaan Rodri di musim ini langsung tampak dengan hasil laga yang tidak memuaskan.

Yang terakhir gara-gara Rodri diskors akumulasi kartu kuning, laga melawan Aston Villa berakhir kekalahan 1-0.

Pep Guardiola mengungkapkan alasan utama skuadnya tampil buruk.

"Rodri itu penting, jelas. Tapi pemikirannya terlalu sederhana kalau kita bilang cuma gara-gara satu pemain."

"Menurut saya bukan cuma karena itu, ada banyak faktor. Ada laga-laga di mana dia tidak main di musim lalu tapi hasilnya tetap bagus."

"Kami kurang konsisten dalam memroses permainan di laga terakhir. Kami tidak punya kreativitas di laga (melawan Villa), tidak ada rasa untuk menciptakan peluang," paparnya, dikutip dari manchestereveningnews.co.uk.

Kevin De Bruyne Merumput

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengonfirmasi bahwa anak asuhnya, Kevin De Bruyne sudah mulai berlari di lapangan.

Setelah absen sejak awal musim dan menjalani operasi hamstring, Kevin De Bruyne akhirnya kembali merumput.

Meski demikian, Kevin De Bruyne belum bisa kembali ke skuad.

Pep Guardiola mengaku tidak bisa menemukan pengganti Kevin De Bruyne.

Sang pelatih juga tidak ingin memaksa Kevin De Bruyne untuk kembali terlalu cepat.

"Sepertinya dia mulai berlari di lapangan tapi dia belum berlatih bersama kami. Piala Dunia (Klub) digelar dua hingga tiga minggu lagi."

"Saya tidak tahu, mungkin agak lebih awal, tapi saya tidak tahu," ujar Pep Guardiola, dikutip dari manchestereveningnews.co.uk.

Dengan kehebatan Kevin De Bruyne sebagai playmaker, Pep Guardiola merasa tidak mampu menemukan penggantinya untuk saat ini.

"Kevin itu sangat penting. Saya tidak akan menemukan pengganti Kevin, dia itu sangat penting."

"Sayangnya dia mengalami cedera berat, butuh tiga atau empat bulan (untuk pulih). Saya tidak akan menekannya, dia akan kembali saat dia sudah layak kembali."

"Dia akan kembali, dan kami akan menyambutnya dengan tangan terbuka," tuturnya.

Jurgen Klopp soal Manchester City

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, masih yakin bahwa Manchester City akan tetap bersaing di peringkat atas klasemen untuk menjadi juara Liga Premier.

Padahal, Manchester City kini bisa dibilang terpuruk setelah hasil imbang tiga kali berturut-turut dan ditutup dengan kekalahan melawan Aston Villa.

Sejumlah fans Manchester City saja sudah mulai pesimis dengan skuad Pep Guardiola karena penampilan yang akhir-akhir ini mengecewakan.

Legenda Manchester United, Roy Keane, termasuk yang meragukan bahwa Manchester City bisa juara lagi.

Jurgen Klopp menyebut, jika sampai ada yang merasa Manchester City keluar dari persaingan juara maka pemikiran itu seperti candaan.

Hal itu diungkapkan Jurgen Klopp setelah menang 2-0 di kandang Sheffield United.

Sedangkan Manchester City tengah terpuruk, setelah imbang tiga kali berturut-turut kini dikalahkan Aston Villa 1-0.

"Kalau ada orang yang menghapus City (dari perebutan gelar) itu akan menjadi lawakan paling lucu dalam sejarah sepak bola," ujarnya, dikutip dari skysports.com.

Jurgen Klopp kemudian merasa bahwa skuadnya kini selevel dengan Arsenal yang berada di puncak klasemen.

Menanggapi optimisme Jurgen Klopp untuk Manchester City, sejumlah fans justru sudah seperti kehilangan harapan.

@baldio**: Klopp malah lebih percaya ke City dibanding fansnya sendiri

@cabello**: Tidak, kami sudah benar-benar tersingkirkan kali ini

@mcfc_e**: Untuk kali ini sepertinya kami benar-benar tersingkir

@anotherfa**: Haha Klopp punya keyakinan lebih di klub ini dibanding mayoritas fansnya

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

 

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved