Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Champions

Ederson Sakit, Stefan Ortega Starter Man City vs Red Star, Guardiola: Saya Mau Rotasi Pemain

Laga Red Star Belgrade vs Man City akan digelar pada besok, Kamis 13 Desember 2023 pukul 00.45 WIB.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@ederson93 - @stefan.ortega1
Kiper Manchester City, Ederson Moraes dan Stefan Ortega Moreno. Laga Red Star Belgrade vs Man City akan digelar pada besok, Kamis 13 Desember 2023 pukul 00.45 WIB. 

TRIBUNTERNATE.COM - Laga Red Star Belgrade vs Man City akan digelar pada besok, Kamis 13 Desember 2023 pukul 00.45 WIB.

Kiper utama Manchester City, Ederson, dikabarkan sedang sakit sehingga harus digantikan Stefan Ortega untuk matchday 6 Liga Champions tersebut.

Sang pelatih, Pep Guardiola, juga mengonfirmasi dirinya akan merotasi beberapa pemain.

Baca juga: Guardiola Putar Otak Cari Pengganti Rodri dan Kevin De Bruyne, Bos Man City: Kami Tak Diam Menunggu

Baca juga: Guardiola Ngamuk ke Ruben Dias setelah Man City Susah Payah Kalahkan Luton, Fans: Cadangin Aja

Baca juga: Fans Liverpool Sorak-sorak Jurgen Klopp Sindir Chelsea, Untung Gagal Dapat Caicedo dan Lavia

Stefan Ortega sendiri sudah mengonfirmasi bahwa dirinya akan menjadi starter laga di Red Star Stadium itu.

"Saya senang untuk semua laga yang saya mainkan. Besok adalah kesempatan selanjutnya untuk menunjukkan versi terbaik saya," ujarnya, dikutip dari manchestereveningnews.co.uk.

Sementara itu, Pep Guardiola sempat dipaksa merotasi pemain lini depan gara-gara Erling Haaland cedera saat melawan Luton Town.

Pep Guardiola menggeser posisi Phil Foden dan Julian Alvarez yang untungnya membuahkan hasil.

Kini, Pep Guardiola akan menganalisis gaya permainan klub Serbia itu sebelum melakukan rotasi.

"Kami menganalisis para lawan, apa yang harus kita lakukan untuk memenangkan laga."

"Kami akan merotasi beberapa pemain," tegas Pep Guardiola.

Jack Grealish Sebut Arsenal

Winger Manchester City, Jack Grealish, ditertawakan gara-gara menyinggung soal Arsenal.

Diketahui, Jack Grealish menegaskan bahwa Manchester City tidak sedang dalam krisis.

Hal ini terkait anggapan Manchester City terpuruk gara-gara tiga laga imbang dan satu kekalahan.

Setelah kemenangan melawan Luton Town, Jack Grealish berharap agar para fans lebih optimis.

Ia menjadikan Arsenal sebagai contoh untuk membangun mentalitas yang kuat meski tengah mengalami tren kurang bagus.

"Kami kalah satu laga dari empat laga terakhir dan menghadapi empat tim yang brilian."

"Lihat saja Arsenal. Apakah mereka bisa mengalahkan Chelsea, tidak kan? (Mengalahkan) Villa, tidak kan? (Mengalahkan) Spurs, tidak kan?"

"Mereka tidak menang melawan tim-tim itu, tapi giliran kami tidak menang langsung Man City sedang krisis," tegasnya, dikutip dari bbcsport.

Ucapan Jack Grealish ini lantas dikritik oleh para fans lantaran menjadikan Arsenal yang merupakan salah satu rival terbesar sebagai contoh.

Para fans juga menyebut bahwa standar Manchester City makin tinggi, tidak heran jika tren tidak memuaskan langsung dikaitkan dengan krisis.

@dnexp**: Kita sudah punya standar sendiri kan. Jangan mengeluh kalau kita dihakimi yang lain

@115hoes**: Kok bisa menjadikan Arsenal dasar kita, kamu harusnya malu bilang begini Grealo

@iamwarl**: Ini mentalitas yang salah. Grealish cuma perlu memperbaiki pemikirannya. Man City memang sedang krisis

@makumbe**: Seseorang tolong tangkap Jack, bisa-bisanya dia sebut Arsenal sebagai contoh

Jack Grealish Gregetan

Jack Grealish ikut gregetan karena skuadnya tampil buruk dalam empat laga terakhir.

Manchester City imbang melawan Liverpool, Chelsea, dan Tottenham Hotspur.

Malah ditutup dengan kekalahan 1-0 di kandang Aston Villa.

Untunglah Manchester City yang tampil mengkhawatirkan di babak pertama melawan Luton Town bisa comeback.

Skuad Pep Guardiola akhirnya bisa menang 2-1 di kandang Luton Town.

Jack Grealish yang menyumbang gol mengaku tak sabar untuk bisa membantu skuad kembali ke jalan kemenangan.

"Dalam diri kami sendiri, kami sadar kami harus tetap tenang dan saya gregetan untuk kembali ke jalan kemenangan."

"Kami tahu laga tadi bakal menjadi salah satu (yang sulit) dan begitu juga bagi mereka (Luton), mereka adalah tim yang sangat bagus dan lebih bagus ketimbang anggapan orang-orang."

"Saya rasa hadir di sini itu adalah hal yang sulit, namun untungnya kami bisa menyelesaikan pekerjaan dengan baik," ucapnya, dikutip dari manchestereveningnews.co.uk.

Jack Grealish Bantah Krisis

Winger Manchester City, Jack Grealish, menyorot kritikan untuk skuadnya.

Manchester City disebut sedang mengalami krisis gara-gara imbang tiga laga dan kalah satu kali.

Posisi Manchester City pun tergeser sampai di peringkat empat klasemen dengan 33 poin.

Bisa dibilang kontras jika dibandingkan dengan hebatnya Manchester City yang meraih treble pada musim lalu.

Jack Grealish yang membantu dalam kemenangan Manchester City melawan Luton Town menegaskan skuadnya tidak sedang krisis.

Hanya saja, lawan-lawan Manchester City dalam empat laga terakhir yang memang tim hebat.

"Saya rasa banyak orang yang membicarakan City dan berkata bahwa kami sedang dalam krisis besar."

"Kenyataannya, kami menghadapi tim-tim yang sangat bagus. Kami menghadapi Spurs yang kemampuannya sulit dipercaya, Liverpool yang di puncak klasemen."

"Lalu kami menghadapi Chelsea dan Aston Villa di laga tandang yang mana mereka punya rekor terbaik di Eropa."

"Kami telah menghadapi tim-tim brilian, hasilnya mereka menang satu dan imbang tiga, ini bukan akhir dunia tapi orang-orang terkadang berpikir demikian," jelasnya, dikutip dari manchestereveningnews.co.uk.

Pep Guardiola Cemas

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengaku kepikiran saat Luton Town unggul di babak pertama pertandingan Liga Premier pekan ke-16.

Pep Guardiola sempat khawatir saat Luton Town unggul satu gol yang tercipta menjelang babak pertama berakhir.

Padahal, Manchester City sudah mencatatkan 10 tembakan, namun ternyata Luton Town bermain lebih efektif.

Namun, Pep Guardiola menguatkan anak asuhnya di ruang ganti dan memperbaiki apa yang kurang.

"Saya memikirkan hal itu (gol Luton). Tapi saya bilang (kepada para pemain) 'Apa yang harus kita lakukan, mengasihani diri kita?'."

"Kita tidak perlu mengasihani diri kita. Ini sepak bola, inilah hidup, hal itu bisa terjadi."

"Apa yang bakal kita lakukan? Mengeluh gara-gara kurang beruntung? Para penyerang lebih agresif, cetaklah gol. Lini pertahanan tampillah lebih baik dan berpikirlah positif," terangnya, dikutip dari rte.ie.

Ruben Dias Diamuk

Pep Guardiola marah-marah ke anak asuhnya, Ruben Dias.

Momen ini terjadi setelah Manchester City mengalahkan Luton Town dengan susah payah hingga laga berakhir 2-1.

Ruben Dias memang tidak tampil prima dalam beberapa penampilan terakhir.

Pertahanan Manchester City juga buruk akhir-akhir ini hingga mengalami tiga imbang dan satu kekalahan.

Tidak heran jika Pep Guardiola mengungkapkan kekesalannya kepada sang bek.

Dalam video yang beredar, Pep Guardiola tampak begitu ekspresif mengungkapkan kekesalannya.

Terlihat gesturnya menunjuk ke belakang ke arah lapangan hingga mengusap kepala plontosnya.

Ruben Dias pun tampak pasrah mencoba menjawab sekenanya.

Sejumlah fans Manchester City mendukung aksi Pep Guardiola yang marah-marah kepada Ruben Dias.

@kwah_**: Saya lihat ini dan Pep ada benarnya, Ruben lari dan menyerang bola yang ada pada striker tanpa melihat bolanya, terus-terusan memberi tendangan bebas ke lawan, harusnya kalau sudah begini dicadangkan saja

@papom**: Pep harus cadangkan Ruben dan Walker

@rolfwatt**: Pep teriak-teriak ke Ruben, sudah seharusnya

@njotupo**: Saya rasa Ruben Dias harus dicadangkan. Seseorang harus gabung Akanji di bangku cadangan.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved