Liga Inggris
Prediksi Paul Merson soal Man City, Lebih Optimis ke Arsenal gegara Declan Rice di Skuad Arteta
Manchester City sang pemenang treble kemungkinan besar harus bersusah payah menggeser Arsenal.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Legenda Arsenal, Paul Merson, mengungkapkan prediksinya terkait pemenang Liga Premier nanti.
Manchester City sang pemenang treble kemungkinan besar harus bersusah payah menggeser Arsenal.
Sedangkan Arsenal ada peningkatan pesat dibanding musim lalu karena kehadiran Declan Rice dari West Ham United.
Baca juga: Marcus Rashford Saingi Jack Grealish, Fans Man City Emosi: Bisa-bisanya Pemain Man United Rangking 1
Baca juga: Man City vs Everton Tayang di SCTV, Prediksi Chris Sutton, Link Streaming, Starting XI: Rodri Main?
Baca juga: Prediksi Skor Chelsea vs Crystal Palace, Chris Sutton: Di Stamford Bridge Belum Tentu Menang
Saat ini, Manchester City menunda dua laga karena mengikuti final Piala Dunia Antarklub di mana menjadi trofi besar kelima musim ini.
Manchester City berada di urutan kelima dengan 34 poin.
Sedangkan Liverpool di puncak dengan 42 poin, diikuti Arsenal (40), Aston Villa (39), dan Tottenham Hotspur (36).
Paul Merson memuji penampilan laga Liverpool vs Arsenal yang berakhir 1-1 dengan gol dari Mo Salah (29') dan Gabriel Magalhaes (4').
"Arsenal adalah tim yang berbeda sekarang, mereka banyak belajar dari musim lalu dan merekrut Declan Rice sudah membawa mereka ke level yang berbeda menurut saya."
"Saya rasa mereka akan mampu berjuang dan memenangkannya. Teman saya bilang Arsenal akan menang liga sejak awal musim tapi saya bilang 'tidak mungkin'."
"Menurut saya mereka akan membalikkan keadaan musim lalu dan akan dikalahkan (turun dari puncak) empat atau lima kali tapi ternyata tidak, mereka bertahan di sana," ujarnya, dikutip dari manchestereveningnews.co.uk.
Sementara itu, Paul Merson sempat meragukan Manchester City bisa kembali juara karena ketiadaan Ilkay Gundogan serta Kyle Walker di penghujung kontrak.
Namun, para pemain Manchester City meski yang kerap dicadangkan pun adalah pemain-pemain kuat menurut sang legenda.
Marcus Rashford Saingi Jack Grealish
Badan riset sepak bola, CIES Football, mengunggah peringkat-peringkat terbaik pemain sesuai posisinya.
Di antaranya adalah winger kiri terbaik, di mana winger Manchester United, Marcus Rashford berada di urutan pertama.
Dalam daftar winger kiri terbaik sepanjang 2023 itu, winger Manchester City, Jack Grealish ada di urutan kedua.
Juara tiga diraih oleh bintang Brighton, Kaoru Mitoma.
Diikuti oleh Yannick Carrasco dari Al Shabab dan Gabriel Martinelli dari Arsenal.
Kemudian ada Dusan Tadic (Fenerbahce), Khvicha Kvaratskhelia (Napoli), Kerep Akturkoglu (Galatasaray), Pedro Goncalves (Sporting CP), dan Rafael Leao (AC Milan).
Sejumlah fans Manchester City pun terheran-heran dengan masuknya nama Marcus Rashford, terlebih menjadi rangking satu.
@mankipp**: Sangat tidak sopan menaruh Trashford di atas Super Jack
@debruyn**: Tidak bisa setuju dengan peringkat ini. Siapa yang sisipkan Rashford di sana?
@nicopa**: Bisa-bisanya Trashford rangking satu
Jack Grealish Nyaris Baku Hantam
Sempat terjadi keributan setelah laga final Piala Dunia Antarklub antara Manchester City dan Fluminense.
Manchester City yang menang telak 4-0 harus membawa pulang trofi dengan bonus kenangan pahit gara-gara perkelahian.
Namun, sepertinya kapten Manchester City, Kyle Walker, yang terlibat dalam peristiwa itu justru menganggapnya seperti candaan.
Felipe Melo berapi-api mengaku terhina oleh sikap Jack Grealish hingga nyaris baku hantam.
Alih-alih dendam, Kyle Walker yang membela Jack Grealish hingga terlibat perkelahian itu malah dengan santai mengunggahnya di Instagram.
Melalui akun @kylewalker2, ia mengunggah foto insiden itu, di mana tampak dirinya berusaha membela Jack Grealish melawan Felipe Melo.
"Tidak ada yang boleh menyentuh Jack-ku," tulis Kyle Walker dengan emoji tertawa dengan air mata.
Unggahan itu juga diberi komentar tertawa oleh rekan-rekannya seperti Riyad Mahrez, Jeremy Doku, Jordan Henderson, hingga Aaron Ramsdale.
Sementara itu, Felipe Melo menyebut bahwa Jack Grealish menghina institusinya.
"Saya membela institusi saya. Saya akan melakukan ini selamanya. Tidak ada yang boleh menghina institusi saya atau atlet-atletnya," tegasnya.
Jack Grealish Pengecut
Felipe Melo berapi-api menceritakan Jack Grealish yang menurutnya bersikap tidak sopan kepada pemain Fluminense saat final Piala Dunia Antarklub.
Bek veteran Brasil itu menyebut, Jack Grealish hanya berani menyasar rekannya, Martinelli, dengan postur tubuh mungil.
"Saat laga berakhir, Grealish hampiri Martinelli. Dia pilih pemain yang kecil. Dia tak punya keberanian hadapi yang bertubuh besar."
"Grealish melintas di dekat Martinelli dan saya melihat mereka mengobrol, lalu (emosi) menempel dahi ke dahi, jadi saya kejar mereka."
"Saya mendorongnya (Grealish), Walker balik mendorong saya. Padahal saya ingin membela rekan saya," tuturnya, dikutip dari manchestereveningnews.co.uk.
Banyak Orang Bodoh
Felipe Melo awalnya mengklaim bahwa Jack Grealish bersikap tidak sopan terhadap skuad Fluminense dengan berkata 'ole'.
Jack Grealish yang membantahnya kembali diprotes oleh Felipe Melo dalam wawancara terbaru.
Momen keributan sempat terjadi setelah laga final Piala Dunia Antarklub di Jeddah, Arab Saudi.
Felipe Melo nyaris berkelahi dengan Jack Grealish dan Kyle Walker di lapangan hingga para pemain lain melerai.
Mantan pemain Juventus itu mengklaim, Jack Grealish menyebut kata tidak pantas kepada rekan-rekannya.
Dalam wawancara setelah laga, Felipe Melo menyebut Jack Grealish meneriakkan kata "ole" kepada para pemain Fluminense.
Bagi Felipe Melo, ucapan itu hanya boleh terucap dari suporter dan bukan pemain.
"Hari ini Grealish bersikap tidak hormat kepada tim Fluminense dan saya tidak akan membiarkan itu terjadi."
"Dia berteriak 'ole' selama laga. Itu ucapan untuk fans, mereka boleh berteriak 'ole'."
"Kalau atlet di lapangan tidak bisa, itu sikap tidak hormat," ujarnya kepada ManCityBrazil.
Sementara itu, Jack Grealish menjawab melalui akun X, "Sekali pun saya tidak bilang ole".
Dalam wawancara terbaru, Felipe Melo kembali menegaskan soal sikap Jack Grealish dan ia juga menyayangkan banyak orang yang menyalahkan dirinya.
"Saya sudah melihat ada banyak orang bodoh di media sosial yang menuduh saya memulainya."
"Saya tahu menyikapi kekalahan. Kalau kalian kalah, ini saatnya untuk bersikap tenang."
"Saya sangat kecewa karena saya sangat memimpikan soal kompetisi ini, tapi saya tetap bangga," tegasnya, dikutip dari manchestereveningnews.co.uk.
"Tidak satu pun, bahkan para pemain Manchester City yang tidak kami hormati, saya tidak kurang hormat dengan siapa pun."
"Jadi, saya berharap untuk dihormati. Dan dia (Grealish) tidak bersikap sopan. Dia adalah orang yang sudah kehilangan rasa hormat saya," sambungnya.
Jack Grealish Ngakak
Beredar video kocak winger Manchester City, Jack Grealish, bersama tiga rekannya, Bernardo Silva, Erling Haaland, dan Ruben Dias.
Bernardo Silva, Erling Haaland, dan Ruben Dias berlagak layaknya petugas keamanan yang mengawal Jack Grealish.
Momen lucu itu terjadi setelah Manchester City memenangkan final Piala Dunia Antarklub melawan Fluminense di Jeddah, Arab Saudi.
Saat berjalan keluar dari Stadion King Abdullah Sports City, tampak para pemain berjalan cepat lewat di depan pagar pembatas awak media.
Bernardo Silva berjalan paling depan sambil membentangkan tangan melindungi Jack Grealish.
Erling Haaland pun bertingkah sama dengan melindungi sisi samping sahabatnya itu.
Sementara Ruben Dias di belakang menutupi Jack Grealish dengan tasnya.
"Tanya saja ke sekuriti!" seru Jack Grealish sambil tertawa dan menunjuk rekan-rekannya.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.