Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Champions

Arteta Kecewa Berat Arsenal Dikalahkan Porto di Liga Champions, Odegaard dkk Main Ga Ada Tujuan

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, kecewa berat skuadnya dikalahkan Porto di leg 1 babak 16 besar Liga Champions.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
DAN MULLAN / POOL / AFP
Gelandang Arsenal asal Norwegia, Martin Odegaard (kanan) melakukan selebrasi setelah mencetak gol penyama dalam pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Arsenal dan Tottenham Hotspur di Emirates Stadium di London pada 14 Maret 2021. Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, kecewa berat skuadnya dikalahkan Porto di leg 1 babak 16 besar Liga Champions. 

TRIBUNTERNATE.COM - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, kecewa berat skuadnya dikalahkan Porto di leg 1 babak 16 besar Liga Champions.

Arsenal kalah 1-0 setelah melalui pertandingan yang memelahkan dengan akhir yang dramatis, yakni gol satu-satunya di detik-detik terakhir.

Mikel Arteta menyebut Martin Odegaard dan kawan-kawannya seperti bermain tanpa tujuan.

Baca juga: Arsenal Kalah Lawan Porto di Liga Champions, Bikin Perang Lagi David Raya vs Aaron Ramsdale

Baca juga: Diam-diam Guardiola Akui Marcus Rashford Satu-satunya Pemain Man United yang Cocok Main di Man City

Baca juga: Liverpool Bakal Juara Ketiga, Susah Saingi Man City dan Arsenal tanpa Diogo Jota yang Absen 2 Bulan

"Saya sangat kecewa melihat kami kalah begitu saja di akhir. Kami tidak mengatur situasi dengan cukup baik."

"Kalian mendapat hukuman di Liga Champions. Setidaknya kalau tidak bisa menang ya jangan kalah."

"Kami sangat menguasai pertandingan tapi kami tidak punya tujuan," kritiknya via Fabrizio Romano.

David Raya vs Aaron Ramsdale

Laga berlangsung begitu sengit hingga akhirnya gol pertama dan satu-satunya baru tercipta pada menit ke-90+4 oleh Galeno.

Kekalahan Arsenal membuat sejumlah fans berdebat lagi soal siapa kiper yang lebih bagus, apakah David Raya atau Aaron Ramsdale.

Di babak pertama, Arsenal tidak langsung agresif dan memilih berhati-hati dalam menyerang.

The Gunners menguasai bola lebih lama namun tidak ada serangan yang berarti.

Bukayo Saka dan William Saliba nyaris memecah kebuntuan namun tetap luput.

Meski Arsenal lebih menguasai bola, Porto malah membuat peluang lebih baik.

Di babak kedua, baik tuan rumah atau tamu sama-sama kesulitan membangun serangan sehingga bola bertahan di lini tengah.

Tim tamu berusaha meningkatkan ritme permainan dengan mengganti pemain namun tetap saja tidak ada tembakan tepat sasaran.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved