Liga Inggris
Erik ten Hag Bisa Digantikan Gareth Southgate, Man United Juga Saingan Chelsea Rebutan De Zerbi
Erik ten Hag masih belum bisa menunjukkan konsistensi di tubuh Manchester United.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Nasib Erik ten Hag di Manchester United mungkin sudah di ujung tanduk.
Erik ten Hag masih belum bisa menunjukkan konsistensi di tubuh Manchester United.
Sudah muncul beberapa nama yang berpotensi menggantikan Erik ten Hag.
Baca juga: Jude Bellingham Nyaris ke Man United, Solskjaer Puji Bintang Madrid, Fans: Bisa Hancur Kariernya
Baca juga: Cara Chelsea Rayu Cole Palmer hingga Tinggalkan Man City: Masih Nekat meski Sudah Ditakut-takuti
Baca juga: Paul Merson soal Saingan Man City, Liverpool, dan Arsenal: Skuad Guardiola seperti Main 13 Orang
Di antaranya adalah pelatih Timnas Inggris Gareth Southgate hingga pelatih Brighton Roberto De Zerbi.
Sejak menahkodai Setan Merah pada Juli 2022, Erik ten Hag hanya mampu membawa trofi Carabao Cup musim lalu.
Manchester United kini berada di urutan keenam klasemen dengan 44 poin.
Dikabarkan dailymail.co.uk, miliarder Sir Jim Ratcliffe yang kini memegang sebagian saham di klub mungkin terpikir untuk menghentikan Erik ten Hag.
Bahkan, para pemain di skuad utama juga disebut-sebut mengharapkan mantan pelatih Ajax Amsterdam itu hengkang.
CEO baru Manchester United, Omar Berrada, yang baru saja direkrut dari Manchester City kemungkinan akan mendukung keputusan itu.
Muncullah sejumlah nama kandidat pengganti Erik ten Hag.
Yakni pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate, yang kontraknya habis Desember 2024 nanti.
Kemudian pelatih Brighton, Roberto De Zerbi, yang kini juga diincar Chelsea untuk menggantikan Mauricio Pochettino hingga pelatih Brentford, Thomas Frank.
Thomas Frank juga dikabarkan dipantau Liverpool untuk menggantikan Jurgen Klopp.
Meski pilihan utama Liverpool tetap pelatih Bayer Leverkusen, Xabi Alonso.
Jude Bellingham Nyaris ke Manchester United
Bintang Real Madrid, Jude Bellingham, nyaris merapat ke Manchester United.
Hal ini diungkapkan oleh mantan pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer.
Dalam masa kepemimpinannya di Old Trafford, Ole Gunnar Solskjaer sempat hendak merekrut Jude Bellingham yang saat itu masih di Birmingham City.
Bahkan, ia juga nyaris merekrut bintang Manchester City, Erling Haaland, yang saat itu masih di Molde.
Namun, ide Ole Gunnar Solskjaer tidak digubris dan kedua pemain itu merapat ke Borussia Dortmund.
Pelatih asal Norwegia itu mengungkapkan betapa dekatnya langkah Setan Merah saat itu lantaran Jude Bellingham sudah sampai datang ke Old Trafford.
"Jude ada di sana. Saya juga di sana, Sir Alex Ferguson di sana, Bryan Robson dan Eric Cantona semuanya di sana saat dia datang ke klub."
"Kami semua berbicara padanya dia mempromosikan dirinya. Dia tahu apa yang dia inginkan, yakni waktu bermain di skuad utama."
"Saat itu dia masih 17 tahun dan dia adalah sosok 17 tahun paling dewasa yang saya kenal, dia sudah merencanakan semuanya," kenangnya via SkyBet's Stick to Football.
Sejumlah fans Manchester United dan fans rival menyesalkan betapa Ole Gunnar Solskjaer sebenarnya pelatih yang brilian dengan ide-idenya.
Sebagian dari mereka malah bersyukur gara-gara Manchester United yang sekarang tidak lagi berjaya seperti dulu dan bisa berbahaya bagi karier Jude Bellingham.
@thenass**: Terima kasih Tuhan dia tidak jadi ke Utd. Mereka bakal menghancurkan kariernya
@rma_ar**: Ole ingin Haaland dan Jude Bellingham tapi para petinggi mengecewakannya. Siapa saja yang ada di keputusan itu bertanggung jawab untuk apa yang kini terjadi di klub
@abzin**: Man Utd jahat ke Ole padahal dia kerjanya bagus
@ridhay**: Lagipula Manchester United tidak punya visi masa depan untuk pemainnya, nanti jadi seperti Pogba
@justinee**: Untungnya Manchester United tidak rekrut Jude Bellingham dan Haaland, mereka bakal jadi pemain flop hari ini karena lingkungannya tidak membebaskan pemain untuk berkembang
Pep Guardiola Gandeng Marcus Rashford
Terjadi momen yang cukup langka antara pelatih Manchester City, Pep Guardiola, dengan winger Manchester United, Marcus Rashford.
Keduanya kedapatan bergandengan tangan di terowongan Etihad Stadium.
Momen itu terjadi setelah Manchester City mengalahkan Manchester United 3-1.
Marcus Rashford menjadi satu-satunya pencetak gol dari kubu tamu.
Sedangkan tuan rumah mengoleksi tiga gol dari brace Phil Foden dan satu dari Erling Haaland.
Marcus Rashford hanya bermain sampai menit ke-75 lalu digantikan oleh Antony.
Dari video yang beredar, tampak Pep Guardiola dan Marcus Rashford berjalan bersama di masing-masing sisi.
Pep Guardiola dengan kaus hitam lengan panjang mengangkat tangannya yang kemudian disambut oleh Marcus Rashford.
Tangan keduanya sempat bergandengan beberapa langkah hingga akhirnya terpisah.
Sebelum momen tersebut, sempat beredar rumor bahwa Marcus Rashford adalah satu-satunya pemain Setan Merah yang bagi Pep Guardiola cocok bergabung di Manchester City.
Hal ini dikabarkan oleh Football Insider, di mana jurnalis Wayne Verysey mengutip kata-kata dari sumber terdekat.
Disebutkan bahwa Pep Guardiola begitu mengagumi talenta dari Marcus Rashford.
Mantan pelatih Bayern Munich itu disebut meragukan kemampuan para bintang Setan Merah jika dimasukkan ke skuad dengan sistem yang ia ciptakan.
Lain cerita dengan Marcus Rashford. Winger Inggris itu dianggap yang paling bisa mengikuti sistem di Manchester City dan menjadi pemain reguler.
Padahal, penampilan Marcus Rashford musim ini kerap memancing kekesalan para fans.
Pemain 26 tahun itu juga sempat ada masalah kedisiplinan dengan sang pelatih, Erik ten Hag.
Marcus Rashford izin tidak latihan karena sakit namun malah kedapatan menghabiskan waktu di klub malam.
Namun, kini situasi sudah membaik antara manajer dan winger Manchester United tersebut.
Marcus Rashford vs Kyle Walker
Ada momen kontroversial dalam laga derby Manchester City vs Manchester United.
Di mana winger Manchester United, Marcus Rashford, dianggap dijatuhkan oleh bek Manchester City, Kyle Walker.
Pelatih Manchester United, Erik ten Hag, menyebut bahwa itu ada unsur pelanggaran.
Namun, Manchester City tidak mendapat ganjaran apa-apa dan malah ada gol sah Phil Foden dari bola yang berhasil direbut Kyle Walker itu.
Pada menit ke-56, terlihat Kyle Walker mengejar Marcus Rashford yang membawa bola.
Ada perbedaan pendapat apakah kaki Kyle Walker, kemungkinan bagian lutut depan, menyentuh kaki bagian belakang Marcus Rashford.
Marcus Rashford jatuh tersungkur sedangkan Kyle Walker berhasil menguasai bola yang kemudian jadi gol penyeimbang dari Phil Foden.
Winger Inggris itu sudah mengangkat kedua tangan meminta perhatian dari wasit namun tidak ada reaksi.
Erik ten Hag mengaku sudah konfirmasi dengan anak asuhnya apakah terjadi kontak.
Pelatih asal Belanda itu menegaskan ada sedikit kontak meski itu bukan berupa tekel.
"Saya tidak bilang kalau itu tekel dari Kyle Walker. Mereka berdua sama-sama berlari."
"Tapi Rashy konfirmasi ke saya kalau ada kontak, saya melihatnya lagi, memang ada tapi sangat halus."
"Kalian bakal mengerti kalau kalian berlari dalam kecepatan penuh, kalau kalian cuma disentuh sedikit saja maka bisa hilang kendali, itulah yang terjadi," paparnya via manchestereveningnews.co.uk.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.