Senin, 18 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Bukayo Saka Puji Man City tapi Harap Tim Guardiola Kepeleset, Bintang Arsenal: Ga Ada yang Sempurna

Bintang Arsenal, Bukayo Saka, berharap Manchester City akan terpeleset dan kehilangan poin dari empat laga yang tersisa.

Tayang:
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@bukayosaka87
Bintang Arsenal, Bukayo Saka, berharap Manchester City akan terpeleset dan kehilangan poin dari empat laga yang tersisa. 

TRIBUNTERNATE.COM - Bintang Arsenal, Bukayo Saka, berharap Manchester City akan terpeleset dan kehilangan poin dari empat laga yang tersisa.

Hal ini diungkapkan Bukayo Saka setelah Arsenal menang melawan Tottenham Hotspur.

Saat ini, Arsenal berada di puncak dengan 80 poin, sementara Manchester City selisih satu poin di peringkat bawahnya.

Baca juga: Jack Grealish Tiba-tiba Dirumorkan ke Chelsea, Mau Susul Kesuksesan Cole Palmer dari Man City?

Baca juga: Adebayor Malah Ga Yakin Arsenal Bisa Juara, Legenda The Gunners: Lain Cerita kalau Man City

Baca juga: Kevin De Bruyne Ngakak Ghibahin Phil Foden Bareng Bernardo Silva, Ungkap Kekurangan Bintang Man City

Arsenal masih memiliki tiga laga tersisa, yakni melawan Bournemouth, Manchester United, dan Everton.

Sedangkan Manchester City masih punya empat laga lagi, yakni melawan Wolves, Fulham, Tottenham Hotspur, dan West Ham United.

"City itu tim yang luar biasa tapi mereka tidak sempurna. Tidak ada yang sempurna, mereka bisa kehilangan poin."

"Kami hanya perlu melakukan tugas kami dan lihat ke mana perjuangan itu membawa kami."

"Kami masih punya tiga laga dan kami akan memberikan segalanya. Sekarang kami akan naik ke bus dan nonton laga (Man City) serta berdoa yang terbaik!" jawab Bukayo Saka setelah kemenangan atas Tottenham Hotspur.

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, beberapa kali ditanya komentarnya soal persaingan gelar musim ini.

Sama seperti sang pelatih, Erling Haaland tidak mau memikirkan hal itu sekarang mengingat masih ada empat laga yang dijalani.

"Saya rasa yang paling penting adalah tidak memikirkannya, apalagi di momen-momen seperti ini."

"Ini soal fokus hari demi hari. Jujur saya, kalau kalian terlalu memikirkannya, maka kalian bisa gila. Jadi santai saja, nikmati dan fokus ke laga berikutnya," ujarnya via Mail Sport.

Adebayor Tidak Yakin

Legenda Arsenal, Emmanuel Adebayor, justru tidak yakin dengan mantan klubnya untuk bisa menjuarai Liga Premier musim ini.

Berkaca dari kekalahan 2-0 Arsenal oleh Aston Villa, Emmanuel Adebayor jadi ragu akan kemampuan mantan klubnya itu.

"Tim Arsenal yang ini sangatlah muda dan bertalenta, tapi kalau kalian tanya saya apakah mereka akan mendapat sembilan poin sempurna, maka saya tidak yakin, karena semua bisa terjadi."

"Kita lihat beberapa minggu lalu, melawan Aston Villa, kita semua berpikir bahwa mereka bakal menang laga itu, tapi malah akhirnya kalah 2-0 di kadnang yang mana membuat sulit," jelasnya via Premier League Productions.

Mantan pemain Togo itu malah merasa yakin kalau ditanya apakah Manchester City bisa meraih poin sempurna dari empat laga yang tersisa.

"Kalau soal Man City, kalau kalian tanya saya apakah saya rasa mereka bisa menang 20 laga lagi, saya bakal percaya diri menjawab iya, karena bagaimana mereka melakukan pendekatan terhadap laga, mereka punya beberapa pemain berpengalaman," paparnya.

Belum Aman

Pep Guardiola mengaku posisi skuadnya di klasemen belum aman.

Bagi Pep Guardiola, Manchester City masih harus menempuh jalan panjang untuk bersaing gelar dengan Arsenal.

Saat ini, Arsenal memuncaki klasemen dengan 80 poin setelah menang melawan Tottenham Hotspur.

Sedangkan Manchester City mengoleksi 79 poin setelah menang melawan Nottingham Forest.

Pep Guardiola sempat enggan menjawab potensi skuadnya bakal kembali juara Liga Premier.

Kini, mantan bos Barcelona itu kembali menghindari pertanyaan serupa.

Seorang jurnalis bertanya soal karier Pep Guardiola yang sudah memenangkan segala gelar bergengsi bersama Manchester City.

Ditambah kini Manchester City berpotensi memenangkan Liga Premier empat kali berturut-turut.

Saat ini, Manchester City masih memiliki empat laga, yakni melawan Wolves, Crystal Palace, Tottenham Hotspur, dan West Ham United.

"Ini masih jauh. Tanya saya pertanyaan ini saat kami di puncak klasemen dengan sisa satu laga dan setelah itu saya baru bisa jawab."

"Tapi ini masih ada empat laga lagi, ini seperti mendaki gunung yang tinggi, jadi ini adalah laga yang berat," ujarnya via Hayterstv.

Kesebelasan Alan Shearer

Dua pemain Manchester City, Josko Gvardiol dan Kevin De Bruyne masuk dalam kesebelasan pilihan Alan Shearer.

Legenda Newcastle United itu memilih 11 pemain dan pelatih yang tampil terbaik pada pekan ini.

Di lini belakang, posisi kiper ada Arijanet Muric (Burnley), kemudian jajaran bek ada James Tarkowski (Everton), Josko Gvardiol (Manchester City), dan Alassane Ouattara (Bournemouth).

Di lini tengah ada Bukayo Saka (Arsenal), Idrissa Gueye (Everton), Conor Gallagher (Chelsea), dan Kevin De Bruyne (Manchester City).

Sementara paling depan ada Jarrod Bowen (West Ham United), Alexander Isak (Newcastle United), dan Kai Havertz (Arsenal).

Serta pelatih terbaik versi Alan Shearer minggu ini adalah bos Bournemouth, Andoni Iraola.

Dari The Big Six, tidak ada pemain Liverpool, Manchester United, dan Tottenham Hotspur di sana.

Menurut Alan Shearer, penampilan Josko Gvardiol begitu mengagumkan di laga 2-0 melawan Nottingham Forest.

"Dia mencetak gol pembuka dan penampilannya mengesankan di kedua ujung lapangan, termasuk penyelamatan krusial di dekat gawang yang membuat Man City unggul," ujarnya via premierleague.com.

Sementara itu, untuk Kevin De Bruyne tampil memukau dengan memberikan assist kepada gol Josko Gvardiol dan Erling Haaland.

"Dia itu poros yang kreatif. De Bruyne adalah pemain terbaik di lapangan, memberi assist untuk kedua gol," pujinya.

Josko Gvardiol Kena Marah

Sempat terjadi insiden antara pelatih Manchester City Pep Guardiola dan sang bek Josko Gvardiol dalam laga melawan Nottingham Forest.

Pep Guardiola ternyata sempat memarahi Josko Gvardiol di babak pertama laga yang digelar di City Ground itu.

Sedangkan Josko Gvardiol malah mengaku bingung apa yang diinginkan oleh sang pelatih.

Dikabarkan MEN Sport, Pep Guardiola tampak marah kepada mantan bek RB Leipzig itu.

Pasalnya, ada perubahan taktik yang mana Josko Gvardiol butuh waktu untuk memahami.

"Saat di awal ada perubahan ide dari sang pelatih setelah setengah jam, lalu berubah lagi di penghujung babak pertama, dia membuat perubahan agar kami melakukan hal yang sama seperti di awal."

"Jujur saja saya agak tidak paham karena saya tidak tahu persis apa yang dia inginkan dari saya tapi dia jauh lebih jelas saat selesai babak pertama," ujar Josko Gvardiol.

Meski sempat kesal kepada anak asuhnya, Pep Guardiola akhirnya senang dengan gol ketiga yang dibukukan Josko Gvardiol dalam lima laga terakhirnya.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved