Selasa, 5 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Rio Ferdinand Dengar soal Pochettino Bisa Dipecat Chelsea, Legenda Man United: Dari Para Petinggi

Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, mengaku mendengar pembicaraan tokoh-tokoh yang berkaitan dengan nasib pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino.

Tayang:
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram/pochettino
Pelatih asal Argentina, Mauricio Pochettino. Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, mengaku mendengar pembicaraan tokoh-tokoh yang berkaitan dengan nasib pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino. 

TRIBUNTERNATE.COM - Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, mengaku mendengar pembicaraan tokoh-tokoh yang berkaitan dengan nasib pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino.

Meski pemilik Chelsea, Todd Boehly, sempat melontarkan pujian untuk Mauricio Pochettino, ternyata posisi sang pelatih tidak otomatis aman.

Rio Ferdinand menyebut ada potensi bahwa Mauricio Pochettino akan berakhir dipecat dan tidak melanjutkan musim depan.

Baca juga: 4 Pemain Chelsea Bakal Pamit di Laga Terakhir Lawan Bournemouth, Conor Gallagher Termasuk?

Baca juga: Sebagus Malo Gusto, Jason Cundy: Meski Sempat Cedera, Trevoh Chalobah Paling Konsisten di Chelsea

Mauricio Pochettino sendiri baru-baru ini mengaku diajak makan malam oleh para petinggi klub namun hal itu bukanlah jawaban atas nasibnya.

"Dari apa yang saya dengar soal Mauricio Pochettino, saya tidak yakin dia bakal bertahan di Chelsea."

"Gumaman yang saya dengar, saya tidak tahu semuanya bakal berakhir baik-baik saja di sana (Chelsea)," ujar Rio Ferdinand, via Vibe with Five.

Meski kini sejumlah fans Chelsea berharap mantan bos PSG itu bertahan, legenda Setan Merah menegaskan opini publik tidak berpengaruh.

Mauricio Pochettino Senang

Pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino, sempat dipertanyakan kemampuannya untuk melatih skuad termuda di Liga Premier.

Kini, Mauricio Pochettino, berhasil membawa perubahan meski dengan mati-matian di sepanjang musim ini.

Hubungan Mauricio Pochettino dengan Cole Palmer dan rekan-rekannya kini semakin hangat dan membuatnya terharu.

Hal itu diungkapkan Mauricio Pochettino setelah kemenangan melawan Bournemouth.

Di mana Chelsea yang musim lalu berakhir di peringkat 12 kini naik ke peringkat 6.

Mauricio Pochettino mulai bisa membangun kesatuan dengan para anak asuhnya yang masih muda.

"Saya sangat senang dan bangga dengan para pemain. Kalian bisa lihat di akhir laga, para pemain lebih banyak yang bermain dan semakin sedikit yang cedera."

"Cara mereka menghampiri untuk memeluk saya, rasanya sangat sangat menyenangkan."

"Kita bahas hubungan yang kami miliki, terkadang kami keras dengan mereka, terkadang kami harus membuat pilihan, tapi kami sangat bangga dengan etos kerja mereka," pujinya via football.london.

Dalam kesempatan itu, Mauricio Pochettio juga menjelaskan alasannya langsung masuk kembali ke gedung dan tidak bertahan di lapangan bersama para pemain setelah kemenangan melawan Bournemouth.

Chelsea menang 2-1 melawan Bournemouth dengan gol dari Moises Caicedo (17') dan Raheem Sterling (48') sedangkan tim tamu mencatatkan dari gol bunuh diri Benoit Badiashile (49').

Sewajarnya setelah dukungan para fans selama jatuh bangunnya Chelsea diapresiasi dalam lap of appreciation setelah laga.

Namun, Mauricio Pochettino malah tidak tampak batang hidungnya dan hanya Thiago Silva dan kawan-kawan yang bertahan di lapangan untuk mengapresiasi para suporter.

Dalam wawancara setelah laga, akhirnya mantan bos PSG itu mengungkapkan alasannya langsung "menghilang" setelah laga.

Menurutnya, tidak ada waktu lantaran dirinya langsung diminta oleh staf pers untuk masuk.

"Tidak ada waktu. Kami bersama Thiago Silva dan saat para pemain mulai (menyambut para fans), Adrian (staf pers-red) bilang 'Anda harus masuk ke dalam'," jelasnya via football.london.

Soal penampilan Chelsea yang semakin matang di penghujung musim, Mauricio Pochettino berpendapat masih banyak yang harus ditingkatkan.

Pelatih asal Argentina itu berharap di musim depan para pemain minim cedera sehingga skuad bisa utuh dan lebih mudah untuk berkembang bersama.

Kata Chris Sutton sebelum Laga

Simak prediksi skor untuk laga Chelsea vs Bournemouth yang digelar pada Minggu 19 Mei 2024 pukul 22.00 WIB.

Duo pundit, Chris Sutton dan Paul Merson, membeberkan prediksinya untuk laga yang digelar di Stamford Bridge tersebut.

Mantan penyerang Chelsea itu mengungkapkan peluang Christopher Nkunku dan kawan-kawannya bisa menyalip Tottenham Hotspur.

Chelsea mencatatkan empat kemenangan berturut-turut dan kini bertengger di peringkat 6 dengan 60 poin.

Sedangkan Bournemouth di posisi ke-11 dengan 48 poin.

Sementara Tottenham Hotspur di peringkat kelima dengan perolehan 63 poin.

Meski Bournemouth di bawah Andoni Iraola semakin membaik, Chelsea pun demikian.

"Chelsea sudah menang empat laga berturut-turut dan bisa menggeser Tottenham di peringkat lima, yang mana ini bakal menjadi musim yang tak terlupakan yang mereka miliki."

"Saya bakal menjagokan mereka untuk terus menang dan Cole Palmer akan melanjutkan catatan golnya," katanya via BBC.

Pada akhirnya, Chris Sutton memberikan prediksi skor Chelsea 3-1 Bournemouth.

Apa Kata Paul Merson

Legenda Arsenal, Paul Merson, membeberkan prediksi skornya untuk laga yang diselenggarakan di Stamford Bridge tersebut.

Skuad Mauricio Pochettino digadang-gadang sudah semakin membaik dan konsisten di penghujung musim ini.

Namun, Paul Merson enggan begitu saja percaya.

"Seperti yang saya bilang beberapa pekan lalu, saya tidak mau hasil akhir-akhir ini untuk menutup kekurangan mereka selama ini."

"Saya masih berharap mereka mengevaluasi skuadnya di penghujung musim ini dan beli beberapa pemain berpengalaman untuk membantu mereka berkembang sebagai satu kesatuan di musim depan," pesannya via sportskeeda.

Bournemouth pun bukan tim yang bisa diremehkan, namun Chelsea seharusnya bisa benar-benar membuktikan kualitasnya.

Maka dari itu, Paul Merson memprediksi skor Chelsea 3-1 Bournemouth.

4 Pemain Pamit

Kabarnya empat pemain Chelsea bakal berpamitan di laga terakhir musim ini, yakni saat melawan Bournemouth di Stamford Bridge.

Apakah sang gelandang, Conor Gallagher, juga termasuk yang akan pamit?

Mengingat Conor Gallagher dikait-kaitkan dengan bursa transfer sejak musim panas lalu.

Bek veteran Chelsea, Thiago Silva, jelas akan berpamitan karena tidak ada perpanjangan kontrak.

Thiago Silva bakal kembali ke klub masa kecilnya, Fluminense, setelah empat tahun di Stamford Bridge.

Kemudian bek yang terlupakan, Malang Sarr, yang berada di Chelsea namun tidak pernah dimainkan.

Pemain Prancis itu kemungkinan bisa diputus kontraknya meski masih ada setahun.

Kemudian Trevoh Chalobah dan Conor Gallagher bisa dijual jika Chelsea memang benar-benar butuh uang untuk membangun skuad.

Duo lulusan akademi itu bakal menyakiti hati sejumlah fans jika benar-benar angkat kaki dari klub.

Apalagi peran besarnya pada musim ini, Conor Gallagher yang kerap mengenakan ban lengan kapten memiliki sumbangsih besar di lini tengah.

Trevoh Chalobah yang baru kembali dari cedera juga membantu pertahanan Chelsea dalam enam laga terakhir.

Chelsea sebenarnya masih punya sumber dana lain dari hasil penjualan empat pemainnya yang kini dipinjamkan.

Yakni Armando Broja (Fulham), Romelu Lukaku (AS Roma), Hakim Ziyech (Galatasaray), dan Ian Maatsen (Borussia Dortmund) yang diharapkan terjual permanen musim panas nanti.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved