Liga Inggris
Alasan yang Bikin Chelsea Harus Singkirkan Pochettino: Untung Jurgen Klopp Sudah Tobat di Liverpool
Berikut ini empat alasan yang membuat Chelsea harus segera menyingkirkan Mauricio Pochettino.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Berikut ini empat alasan yang membuat Chelsea harus segera menyingkirkan Mauricio Pochettino.
Di antaranya adalah gaya permainan yang sempat digunakan juga oleh Jurgen Klopp di Liverpool.
Untunglah Jurgen Klopp segera menyadari teknik permainan yang tidak sesuai sebelum hengkang dari Liverpool.
Baca juga: 4 Alasan Pochettino Memang Harus Ditendang dari Chelsea: Malah Memperburuk Kondisi Nkunku dkk
Baca juga: Gary Neville Ledek Kelakuan Fans Man City, Legenda Man United: Sudah Sering Menang Kok Masih Begitu
Hal ini dipaparkan oleh jurnalis kroasia, Roko Skrabic, yang juga merupakan fans Chelsea.
Skrabic membeberkan sejumlah faktor mengapa Mauricio Pochettino tidak layak dipertahankan di Chelsea.
Chelsea merelakan Mauricio Pochettino pergi tanpa ada usaha untuk mempertahankan sang pelatih yang sudah berhasil membawa The Blues naik 6 peringkat tersebut.
Mauricio Pochettino secara mengejutkan diumumkan resmi mundur pada Selasa 21 Mei 2024 waktu setempat.
Kabar ini menimbulkan pro dan kontra, ada yang berharap sang pelatih bertahan, ada pula yang senang lantaran memang kepergiannya diharapkan.
Kini, Skrabic menyebutkan empat poin yang membuat Mauricio Pochettino memang harus pergi.
Yang pertama adalah gaya sepak bola yang ketinggalan zaman.
Mauricio Pochettino masih menggunakan gaya permainan lama dari Jerman, gegenpressing.
Yang mana Jurgen Klopp sempat menggunakan itu di Liverpool namun lama kelamaan mengubahnya menjadi seperti gaya Pep Guardiola yang modern.
Alasan kedua adalah pengetahuan taktikal yang dipertanyakan.
Skrabic menyorot contoh dari poin tersebut, di antaranya adalah pemain yang telat diganti, pola permainan tidak jelas, hingga penggunaan pemain yang kurang tepat seperti Enzo Fernandez.
Penyebab selanjutnya adalah poin pertama yang akhirnya memperparah krisis cedera di tubuh Chelsea.
Gara-gara permainan yang ketinggalan zaman, maka metode pemulihan pemain yang cedera jadi terpengaruh.
Pemain seperti Christopher Nkunku, Reece James, hingga Ben Chilwell semakin sering cedera dan waktu bermain pun minim.
Poin terakhir adalah performa yang kurang, meski Skrabic sendiri menyadari naik ke posisi 6 klasemen adalah sebuah pencapaian.
Namun, Skrabic menolak pemikiran bahwa itu pencapaian luar biasa mengingat Chelsea selalu berputar-putar di kisaran posisi 10.
Ia menyayangkan jika sampai posisi Chelsea di luar lima besar menjadi kewajaran yang baru.
Alasan Chelsea
Apa sebenarnya alasan Chelsea setuju-setuju saja atas pengunduran diri Mauricio Pochettino dari posisi pelatih?
Apa yang menyebabkan Mauricio Pochettino dengan mudah hengkang tanpa ada usaha mempertahankan dari Chelsea?
Kabar mengejutkan datang dari Chelsea saat tiba-tiba mengumumkan mundurnya Mauricio Pochettino pada Selasa 21 Mei 2024 waktu setempat.
Terungkap salah satu hal yang diduga menjadi alasan Chelsea melepas Mauricio Pochettino.
Ternyata hal ini berkaitan dengan cara Mauricio Pochettino melatih Cole Palmer dan kawan-kawannya.
Dikabarkan The Guardian, ada seorang sumber internal yang menyebut bahwa metode latihan di Chelsea agak ketinggalan zaman.
Sumber terpercaya itu menyebut, mantan bos Tottenham Hotspur itu melatih dengan cara yang kuno.
Cara melatih sang manajer itu membuat pihak klub khawatir dengan keberlangsungan tim.
Sebelumnya, The Athletic pada awal Mei 2024 juga mengabarkan bahwa metode kepelatihan sang manajer termasuk mengecewakan.
Padahal, Mauricio Pochettino sanggup mengembangkan Chelsea yang musim lalu berakhir di peringkat 12 kini di peringkat 6.
Penampilan Chelsea semakin konsisten di penghujung musim dengan lima kemenangan berturut-turut.
Ketika Chelsea mulai stabil, Mauricio Pochettino malah meninggalkan Stamford Bridge.
Sebelumnya, Mauricio Pochettino mengaku sempat makan malam dengan para petinggi klub.
Namun, ia tidak menjelaskan apa tujuan dari pertemuan tersebut.
Dikabarkan independent.co.uk, ternyata pelatih asal Argentina itu sudah ingin hengkang sejak berminggu-minggu yang lalu.
Menurut kabar, semakin hari semakin sulit untuk menyesuaikan diri dengan struktur di klub.
Kini, mantan bos PSG itu menjadi incaran Bayern Munich, Juventus, dan Manchester United.
Sedangkan Chelsea sudah punya daftar potensial untuk menggantikan sang pelatih.
Sejumlah fans mengharapkan Thomas Tuchel kembali setelah dipecat Bayern Munich.
Nama-nama lain yang dirumorkan adalah Roberto De Zerbi, Jose Mourinho, Julian Nagelsmann, Sebastian Hoeness, Kieran McKenna, Unai Emery, Brendan Rodgers, dan Enzo Maresa.
Menurut jurnalis Ben Jacobs, kemungkinan kecil Thomas Tuchel bisa kembali ke London.
Pasalnya, para petinggi klub mengharapkan pelatih yang berusia muda.
Roberto De Zerbi Kandidat
Roberto De Zerbi baru saja mengumumkan perpisahannya dengan Brighton dan kini langsung dikait-kaitkan dengan klub lain.
Pelatih Italia yang sudah bersama Brighton nyaris 2 tahun itu dikaitkan dengan Bayern Munich, Manchester United, dan Chelsea.
Sejumlah fans Chelsea kesal mendengar kabar klubnya lagi-lagi berurusan dengan Brighton.
Mengingat Chelsea pernah menggaet Graham Potter sepaket dengan para staf yang berakhir dipecat.
Chelsea juga merekrut Robert Sanchez dan Moises Caicedo yang harganya selangit dari Brighton.
The Blues pun dianggap seperti begitu terobsesi dengan The Seagulls.
@peter**: Sebenarnya ada hubungan apa sih antara Chelsea dan Brighton?
@baah**: De Zerbi tidak layak berada di Chelsea
@haym**: Kenapa Chelsea sangat terobsesi segalanya dari Brighton? Saya lelah
@teema**: Kami perlu tahu ada hubungan apa antara Brighton dan Chelsea
@simeo**: Todd Boehly jelas fan Brighton
Diketahui, setelah pengumuman mundurnya Mauricio Pochettino, sejumlah nama langsung dikaitkan dengan Chelsea.
Selain Roberto De Zerbi, ada Kieran McKenna, Ruben Amorim, Thomas Frank, Hansi Flick, Vincent Kompany, hingga sang mantan pelatih, Thomas Tuchel.
Grup Heboh
Kabar kepergian Mauricio Pochettino dari Chelsea bisa dibilang sangat dadakan.
Bahkan, para pemain Chelsea saja sampai syok mendengar kabar itu.
Bagaimana tidak, Mauricio Pochettino mulai bisa membawa Chelsea ke arah konsistensi.
Di saat musim lalu Chelsea berakhir di posisi 12 klasemen, kini Mauricio Pochettino berhasil mengangkatnya ke posisi 6.
Ditambah kemenangan lima laga berturut-turut di penghujung musim.
Dikabarkan Telegraph Sport, grup WhatsApp yang berisi Cole Palmer dan rekan-rekannya disebut syok mendengar kabar kepergian sang pelatih.
"Para pemain sempat tidak percaya kabar itu. Mereka sama sekali tidak tahu sampai berita itu muncul dan mulai dibahas di grup-grup WhatsApp."
"Banyak dari mereka yang sangat menyukai Poch, jadi mereka sangat kecewa," ujar seorang sumber.
Apa Mungkin Thomas Tuchel Kembali
Seberapa besar kemungkinan Thomas Tuchel kembali ke Chelsea setelah dipecat dari Bayern Munich?
Apakah Thomas Tuchel bisa begitu saja menggantikan posisi Mauricio Pochettino?
Simak penjelasan dari jurnalis Graeme Bailey dari thechelseachronicle.com.
Graeme Bailey menyebut, bakal sangat mengejutkan jika sampai Thomas Tuchel kembali ke Stamford Bridge.
"Saya diberitahu, dilihat dari cara Tuchel meninggalkan klub, ini bakal sangat mengejutkan untuk mereka jika sampai mempertimbangkan dia kembali."
"Tuchel dan salah satu pemilik berpisah dengan cara yang tidak baik-baik saja," ujarnya via TCC.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.