Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Mykhailo Mudryk Curcol Tertekan di Liga Premier, Winger Chelsea sampai Larang Georgiy Sudakov Nyusul

Winger Chelsea, Mykhailo Mudryk, secara tidak langsung mencurahkan isi hatinya bahwa ia mendapat tekanan besar di Liga Premier.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Mundo Deportivo
Pemain Ukraina Georgiy Sudakov dan Mykhailo Mudryk. Winger Chelsea, Mykhailo Mudryk, secara tidak langsung mencurahkan isi hatinya bahwa ia mendapat tekanan besar di Liga Premier. 

TRIBUNTERNATE.COM - Winger Chelsea, Mykhailo Mudryk, secara tidak langsung mencurahkan isi hatinya bahwa ia mendapat tekanan besar di Liga Premier.

Mykhailo Mudryk sampai melarang mantan rekan setimnya, yakni bintang Shakhtar Donetsk, Georgiy Sudakov untuk menyusul ke Inggris.

Memang, awal kedatangan Mykhailo Mudryk ke Chelsea termasuk kontroversial.

Baca juga: Kesetiaan Conor Gallagher Bertahan di Chelsea dalam Suka dan Duka, Joe Cole Wanti-Wanti Enzo Maresca

Baca juga: Fans Chelsea Senang Sambut Tosin Adarabioyo, Bek Fulham Alumni Man City: Upgrade Besar Lini Belakang

Pasalnya, Mykhailo Mudryk selalu menyatakan keinginannya bergabung dengan Arsenal.

Namun ia malah lebih memilih rival sekotanya, yakni Chelsea, dan membuat para fans Arsenal marah.

Apalagi Chelsea membelinya dengan harga sangat mahal pada Januari 2023 lalu, yakni 70 juta euro.

Setiap gerak-gerik Mykhailo Mudryk jadi disorot, terutama oleh fans Arsenal yang kecewa.

Winger Ukraina itu pun mengalami masalah kepercayaan diri yang membuat penampilannya tidak maksimal dan kritikan pedas tak bisa dihindarkan.

Musim 2022/2023, pemain 23 tahun itu tampil 15 kali dengan hanya sumbangan dua assist.

Sedangkan di bawah asuhan Mauricio Pochettino, ia mencatatkan 31 penampilan Liga Pemier dengan lima gol dan dua assist.

Baru-baru ini, Georgiy Sudakov, menyatakan keinginannya untuk bergabung dengan Chelsea dan bermain dengan rekan senegaranya itu.

Diketahui, Georgiy Sudakov memang sempat dikait-kaitkan dengan Chelsea yang ingin memperkuat lini depan.

Pemain 21 tahun itu sudah bermain 34 laga di semua kompetisi dengan koleksi 10 gol dan enam assist.

Georgiy Sudakov dan Mykhailo Mudryk sama-sama dipanggil Serhiy Rebrov untuk mewakili Timnas Ukraina di kualifikasi Euro Juni 2024

Sang gelandang serang mengaku tahu betapa berat tekanan yang dihadapi mantan rekan seklubnya itu saat pertama bergabung Chelsea.

"Awal-awal bagi dia cukup keras, secara fisik dan psikis, tapi lambat laun dia mulai beradaptasi."

"Saat kami bermain di tim nasional bersama, saya menyaksikan betapa dia suadh berkembang di sepanjang musim," ujarnya via iNews.co.uk.

Lebih lanjut, keinginan Georgiy Sudakov ternyata tidak sepenuhnya didukung oleh Mykhailo Mudryk.

"Saya sudah bilang ke Misha soal betapa saya ingin main di Liga Premier dan betapa hebatnya kalau bisa bermain di tim yang sama."

"Misha bilang ke saya bahwa saya belum siap untuk menghadapi tekanan yang ada di Inggris dan kalau sampai saya datang ke sana, saya harus siap. Dan saya memang sudah siap," sambungnya.

Joe Cole soal Conor Gallagher

Gelandang Chelsea, Conor Gallagher, bisa dibilang sebagai pemain yang setia dan bisa diandalkan.

Conor Gallagher yang sering mengenakan ban lengan kapten musim kemarin berperan krusial di skuad Mauricio Pochettino.

Tidak heran jika legenda Chelsea, Joe Cole, mewanti-wanti calon pelatih Chelsea, Enzo Maresca.

Joe Cole berpesan agar Enzo Maresca tidak melepaskan Conor Gallagher jika sudah merapat ke Stamford Bridge.

Conor Gallagher yang lebih kebal cedera dibanding sang kapten Reece James dan wakilnya Ben Chilwell juga lebih sering mengenakan ban lengan kapten.

Banyak pihak yang tidak ingin lulusan akademi Chelsea itu dilepas begitu saja.

Joe Cole sampai rasanya ingin bertemu dengan Todd Boely dan jajarannya agar tidak menjual bintang Inggris itu.

"Kalau saja saya duduk di hadapan para petinggi Chelsea, saya bakal bilang ke mereka kalau Conor itu bisa dibilang sebagai pemain paling penting di ruamh ganti."

"Sebelum kita bahas apa yang dia lakukan di lapangan, dia itu paham klubnya."

"Selama masa-masa sulit, kalian bisa lihat seberapa besar nilai pemain dan Conor itu selalu setia di sana dan siap memimpin tim," tegasnya via talkSPORT.

Joe Cole mengaku tidak paham soal keuangan klub, mengingat Conor Gallagher akan dijual dengan tujuan agar bisa membeli banyak pemain lain yang harganya terjangkau.

Namun, ia tidak bisa membayangkan jika sampai Chelsea tanpa Conor Gallagher.

Nasihat untuk Conor Gallagher

Mantan pemain Tottenham Hotspur, Jason Cundy, menasihati gelandang Chelsea, Conor Gallagher.

Bek yang pernah membela Chelsea itu menyorot dua hal yang harus diperbaiki Conor Gallagher.

Terutama jika sang gelandang ingin bertahan di Chelsea, mengingat Conor Gallagher dirumorkan akan dijual.

Conor Gallagher mengalami peningkatan dari segi penampilannya sejak dilatih Mauricio Pochettino.

Bintang Inggris itu juga sering mengenakan ban lengan kapten di saat Reece James atau Ben Chilwell absen.

Musim lalu, Conor Gallagher mencatatkan 45 laga dengan tiga gol dan satu assist saja.

Sedangkan musim ini, lulusan akademi Chelsea itu mengoleksi tujuh gol dan sembilan assist dari 50 penampilannya.

Meski demikian, Jason Cundy tetap berharap permainan Conor Gallagher bisa lebih tajam.

"Apakah dia sudah mencetak cukup gol? Apakah dia sudah menciptakan cukup peluang?"

"Itulah dua hal yang saya rasa Conor harus tingkatkan dalam permainannya."

"Dalam sepertiga akhir musim, dia memang agak lebih produktif dalam hal mencetak gol," pesannya via talkSPORT.

Joe Cole Dukung Enzo Maresca

Legenda Chelsea, Joe Cole, ikut senang The Blues akan segera meresmikan Enzo Maresca sebagai pelatih baru.

Joe Cole berpendapat, bos Leicester City itu sangat cocok dengan skuad Chelsea sepeninggalan Mauricio Pochettino ini.

"Dari segalanya yang saya dengar soal Enzo, dia sangat memenuhi kriteria. Semua orang yang saya ajak bicara yang pernah bekerja dengannya bilang betapa bagusnya dia."

"Omongan seperti itu akan selalu menjadi pertanda baik. Prosesnya nanti adalah pelatih yang muda, haus kemenangan, dan penuh semangat akan bekerja dengan para pemain muda ini."

"Kita akan bangkit kembali," ujar Joe Cole kepada talkSPORT.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved